21 Juni 2019 - 545 klik
BEKANTAN: Puspa & Satwa

Dipenghujung tahun 2018 Bekantan kembali menyapa sahabat semua. Dimulai pertama kali pada tahun 1993 berdasarkan Keppres Nomor 4 tahun 1993, tiap tanggal 5 November diperingati sebagai Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN) yang bertujuan untuk meningkatkan kepedulian, perlindungan, pelestarian puspa dan satwa nasional serta untuk menumbuhkan dan mengingatkan betapa pentingnya puspa dan satwa dalam rona kehidupan sekitar kita.

Tahun 2018 ini Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia memberikan tema ” Mari Selamatkan Puspa dan Satwa Indonesia”. Seiring dengan hari peringatan tersebut, Bekantan edisi akhir tahun ini mengambil tema “Puspa dan Satwa” Menyelamatkan puspa dan satwa dalam upaya pelestarian berarti juga menjaga keanekaragaman hayati. Puspa dan satwa selain sebagai modal penting pemenuhan kebutuhan dasar manusia juga sebagai penjaga keseimbangan ekosistem. Terlebih lagi Indonesia adalah salah satu negara megabiodiversiti di dunia.

Data dan Informasi yang menggambarkan sebagian keanekaragamanan jenis puspa dan satwa di KHDTK Kintap dan juga koleksi tanaman di arboretum Guntun Payung, ditampilkan dalam rubrik lansekap. Upaya dalam penyelamatan puspa dan satwa diantaranya diwujudkan dengan Stasiun Riset Bekantan dan ide pelestarian puspa dimanifestasikan dalam pembuatan hutan kota ataupun penghias sepanjang jalan kota ditampilkan dalam rubrik fokus. Gerakan ini juga didukung dengan beberapa artikel mengenai Burung Seriwang Asia : “Tali Pocong” Penghuni KHDTK Kintap; Papuyu dan haruan, ikan asli Kalimantan Selatan makin melejit dan popular; Flora dan fauna dalam motif batik Kalimantan; Bambu tanaman non kayu serbaguna; dan Arboretum Guntung Payung: Destinasi Eco-Edutourism Pelajar Banjarbaru.

Rubrik Profil kali ini menyuguhkan kiprah seorang Sri Rahayu yang telah 11 tahun mengabdi dengan ikhlas dan penuh cinta sebagai pengasuh dan mendidik orangutan sampai akhirnya siap dilepasliarkan kembali ke habitatnya. Pada Rubrik khusus menampilkan lahirnya seorang Profesor Riset Acep Akbar yang juga salah satu Dewan Redaksi Bekantan dari Balai Litbang LHK Banjarbaru. Diwarnai dengan beberapa aktifitas BP2LHK Banjarbaru dalam lintas berita di sepanjang penghujung tahun antara lain penyegaran pegawai di KHDTK Kintap dalam rangka memotivasi kerja dan wahana edukasi baru di KHDTK Tumbang Nusa yaitu Camp Peat.

Penulis : BP2LHK Banjarbaru

Download : Majalah_Bekantan_Volume_6_Nomor_2_Tahun_2018.pdf