19 November 2014 - 2779 klik
Panduan Pengukuran Karbon Tegakan Tanaman Meranti

Stok karbon yang tersimpan dalam biomassa tanaman meranti belum banyak diketahui informasinya, begitu pula dengan perubahan dalam kawasannya. Harus diakui hingga saat ini tanaman meranti banyak dikembangkan di areal hutan alam produksi dengan berbagai program, seperti TPTII/TPTJ, PMUMHM dan pengayaan atau rehabilitasi kawasan, belum pada hutan yang berstatus hutan tanaman meranti. Untuk itu seraya menunggu jalannya perkembangan hutan tanaman meranti hingga panennya tiba, perlu untuk dilakukan pengukuran dan pemantauan terhadap perubahan stok karbonnya karena perubahan ini sangat berpengaruh terhadap konsentrasi emisi karbon (CO2) di atmosfer.

Mengukur stok karbon pada suatu kawasan relatif sulit dilakukan dan nilai dugaannya masih tergantung pada tingkat ketidakpastian yang sumbernya dari kesalahan pengukuran, metode maupun model yang digunakan. Buku ini diharapkan dapat bermanfaat untuk meminimalkan nilai ketidakpastian tersebut, khususnya pada kawasan hutan yang ditanami meranti skala luas ataupun hutan tanaman meranti nantinya.

Penulis : Asef K. Hardjana

Download : -