Dientry oleh Risda Hutagalung - 10 August, 2019 - 96 klik
Eksplor Hutan Tropis, Peserta International Summer School 2019 UNMUL Kunjungi Balitek KSDA

Balitek KSDA (Samboja, Agustus 2019) _Sebanyak 60 orang peserta dan panitia International Summer School Program 2019 Universitas Mulawarman (UNMUL) mengunjungi Balai Litbang Teknologi Konservasi  Sumber Daya Alam (Balitek KSDA), Kamis (25/7/2019). Kegiatan yang diikuti peserta dari berbagai negara, antara lain Malaysia, Thailand dan Pakistan dan Indonesia dengan beragam latar belakang bidang studi ini dilakukan dalam rangka mengeksplor hutan tropis.

Mengusung tema “The Heart of Borneo: Exploring Tropical Rain Forest and Its Local Wisdom”, di Balitek KSDA para peserta diajak berkeliling melihat koleksi tumbuhan berkhasiat obat di Trek Tri Joko Mulyono Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Samboja. Peneliti tumbuhan obat Balitek KSDA, Noorcahyati, S.Hut., M.Si selaku pemandu lapangan menjelaskan tentang penelitian tumbuhan berkhasiat obat di Kalimantan, hingga upaya konservasi yang dilakukan Balitek KSDA.

“Kami mendokumentasikan kearifan lokal terkait penggunaan tumbuhan berkhasiat obat oleh masyarakat di Kalimantan agar tidak hilang. Ada 55 jenis tumbuhan berkhasiat obat yang ada di Trek Tri Joko Mulyono ini,” ungkap Noorcahyati kepada peserta ISS Program 2019 ini.

“Upaya konservasi juga terus kami lakukan agar bukan hanya pengetahuan mengenai tumbuhan obat yang terselamatkan, namun juga tumbuhan yang berkhasiat tidak mengalami kepunahan di alam karena over eksploitasi. Sebagai contoh kami membangun plot pasak bumi dan akar kuning di lokasi ini,” tambahnya.

Peserta juga mendapatkan materi kuliah umum “Tropical Rainforest Conservation” di Aula Balitek KSDA. Pada sesi ini, peneliti Ardiyanto Wahyu Nugroho, S.Hut., ME menjelaskan kegiatan-kegiatan penelitian dan pengembangan yang telah dan sedang dilakukan oleh Balitek KSDA.

“Kami terlibat dalam penguatan upaya konservasi satwa-satwa yang dilindungi di Kalimantan dari aspek kegiatan penelitian, seperti penelitian terkait habitat, populasi dan ekowisata bekantan, penelitian habitat badak sumatera di Kalimantan, serta penelitian koridor dan sanctuary orangutan,” kata Ardiyanto menjelaskan.

Di akhir kunjungan, kepada peserta diperkenalkan Herbarium Wanariset Balitek KSDA Samboja. Para peserta tampak antusias melihat dan mendengarkan pemaparan tentang herbarium, proses pembuatan dan manfaatnya oleh teknisi Herbarium, Nanda Farha Zakia dan Dwi Wahyu Mentari.

Dari penyelenggara program ini diketahui bahwa International Summer School Program 2019 merupakan salah satu upaya yang ditempuh oleh UPT Layanan Internasional UNMUL untuk menjadikan kampus terbesar di Kaltim tersebut bertaraf internasional. Kegiatan yang dilaksanakan pada program yang dimulai sejak 22 hingga 26 Juli 2019 ini berupa penyampaian materi kelas di UNMUL serta kegiatan kunjungan di berbagai spot menarik di seputar Kota Samarinda, seperti Balitek KSDA, Kawasan Wisata Alam Bukit Bengkirai, BOSF, serta ekowisata Bekantan Sungai Hitam.***