06 Juli 2020 - 194 klik
Statistik Badan Litbang dan Inovasi 2019

Badan Penelitian, Pengembangan dan Inovasi (BLI) merupakan unsur penting dan mempunyai peran strategis di dalam struktur organisasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), yang mempunyai tugas pokok dan fungsi melaksanakan penelitian, pengembangan, dan menciptakan inovasi-inovasi di bidang lingkungan hidup dan kehutanan. Selain itu, tugas BLI termasuk penyebarluasan hasil-hasil penelitian dan pengembangan kepada pengguna baik internal maupun eksternal KLHK. Peran strategis BLI tersebut diinterpretasikan sebagai pemandu KLHK dalam membuat kebijakan-kebijakan, penyedia informasi, ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) yang dipergunakan sebagai basis untuk memberikan solusi terhadap permasalahan aktual lingkungan hidup dan kehutanan, serta penghasil inovasi teknologi yang dapat mendorong akselerasi pencapaian tujuan pembangunan kehutanan.

Dalam menyelenggarakan tugas pokok dan fungsinya, BLI didukung oleh 20 (dua puluh) unit kerja, yaitu sekretariat badan, 4 (empat) pusat penelitian dan pengembangan, 2 (dua) balai besar penelitian dan 13 (tiga belas) balai penelitian.

 Pada periode 2015-2019, kegiatan penelitian yang dilaksanakan oleh BLI dikelompokkan dalam 7 (tujuh) kegiatan yaitu Penelitian dan Pengembangan Pengelolaan Hutan, Penelitian dan Pengembangan Peningkatan Nilai Tambah Hasil Hutan, Penelitian dan Pengembangan Kualitas Lingkungan dan Pengelolaan Laboratorium Lingkungan, Penelitian dan Pengembangan Sosial, Ekonomi, Kebijakan dan Perubahan Iklim, Pengembangan, Pilot IPTEK dan Penelitian Tematik Unggulan Daerah yang seluruhnya dijabarkan ke dalam 15 (limabelas) Rencana Penelitian dan Pengembangan Integratif (RPPI). Sampai dengan tahun 2019, kegiatan-kegiatan penelitian yang dilaksanakan telah menghasilkan berbagai luaran informasi ilmiah, paket IPTEK dan bahan rekomendasi kebijakan yang diharapkan dapat meningkatkan kinerja pembangunan lingkungan hidup dan kehutanan.

Untuk memperluas jejaring kerja, meningkatkan kinerja penelitian dan pengembangan serta eksistensi institusi, sampai dengan 2019 BLI telah melaksanakan kerjasama penelitian dengan berbagai institusi dalam dan luar negeri. Selain itu, secara terus menerus juga menyebarluaskan informasi ilmiah dan teknologi hasil penelitian dan pengembangan yang telah dilakukan, baik melalui media publikasi maupun penyelenggaraan pameran dan gelar/alih teknologi, pertemuan ilmiah/seminar/eskpose/diskusi/lokakarya dan pelayanan konsultasi/advis teknis. 

Untuk melindungi hasil-hasil penelitian sebagai hasil karya intelektual peneliti BLI, telah dilakukan upaya untuk memperoleh perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) melalui pengusulan hasil-hasil penelitian untuk memperoleh hak paten dan hak cipta. 

Sampai dengan tahun 2019, Badan Penelitian, Pengembangan dan Inovasi telah menerima 22 (dua puluh dua) hak paten dan  Hak Cipta telah diperoleh sebanyak 70 (tujuh puluh) Hak Cipta.

Dalam melaksanakan tugasnya, BLI didukung oleh sumber daya berupa dana, sarana dan prasarana serta sumber daya manusia. BLI didukung oleh 1.461 pegawai yang profesional di bidangnya yaitu sebanyak 455 tenaga peneliti, 6 calon peneliti, 247 tenaga teknisi litkayasa dan 5 calon teknisi litkayasa, 144 tenaga struktural serta sejumlah tenaga administrasi lainnya. Para peneliti tersebut terbagi dalam berbagai bidang kepakaran/spesialisasi yang dapat berkontribusi dalam memberikan solusi dalam menjawab permasalahan pada sektor kehutanan. Salah satu upaya untuk mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia adalah melalui peningkatan jenjang pendidikan formal, antara lain melalui program research school dan kerjasama dengan instansi dalam dan luar negeri untuk pengembangan kapasitas pegawai. Selain itu, sarana dan prasarana yang dimiliki BLI, diantaranya 36 Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) sebagai laboratorium lapangan untuk mendukung kegiatan penelitian, dan Perpustakaan R.I Ardi Koesoema dengan koleksi buku dan jurnal ilmiah yang semakin meningkat setiap tahunnya.

BLI di masa yang akan datang diharapkan dapat senantiasa memberikan dukungan informasi dan teknologi yang tepat guna dan berdaya guna, serta menjadi input yang obyektif dalam pengambilan kebijakan, dengan demikian dapat meningkatkan kinerja pembangunan lingkungan hidup dan kehutanan.

Penulis : Sub Bagian Data dan Informasi Sekretariat BLI

Download : STATISTIK_BLI_2019-v3.pdf