Dientry oleh Risda Hutagalung - 15 April, 2021 - 33 klik
Mengkader Pemimpin Transglobal Peduli Usaha Rakyat Berbasis Hutan Lewat PIKATAN

Nomor: SP.123/HUMAS/PP/HMS.3/4/2021

Kebutuhan untuk mencetak calon-calon pemimpin masa depan diperlukan oleh setiap organisasi. Direktorat Jenderal Pengelolaan Hutan Produksi Lestari  (PHPL) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pun perlu untuk mempersiapkan calon pemimpin masa depan yang mampu menjadi katalis perubahan, pecipta enabling condition dan penggerak perubahan salah satunya dalam mengembangkan ekosistem Usaha Rakyat Berbasis Hutan (URBAN).  

Melalui kerjasama dengan INSPIRIT dan MFP4, penggodokan calon-calon pemimpin masa depan ini dilaksanakan lewat Program Inisiasi Kepemimpinan untuk Transformasi Masyarakat dan Kehutanan (PIKATAN) yang acara puncaknya (PIKATAN Summit) diselenggarakan secara hybrid (luring dan daring) dari Ubud, Bali, Kamis, (8/4).

Sekretaris Jenderal KLHK, Bambang Hendroyono memberi sambutan pada kegiatan ini. Ia menyambut baik diselenggarakannya kegiatan training kepemimpinan seperti PIKATAN. Pelatihan kepemimpinan disebutnya penting, khususnya agar mampu membentuk seorang pemimpin yang memiliki pola kepemimpinan transglobal.

"Kepemimpinan transglobal dapat meningkatkan produktivitas kerja karena  efektif den efisien dalam pengambilan keputusan dan pasti bisa berdampak baik kepada masyarakat," ujarnya.

Kepemimpinan transglobal menurutnya dibutuhkan untuk menghadapi perubahan yang sangat cepat seperti yang sedang terjadi saat ini. Para calon pemimpin yang ingin memiliki kualitas transglobal harus memiliki 6 nilai kecerdasan, yaitu: (1) Intelektual, (2) Emosional, (3) Spiritual/integritas moral, (4) Sosial Budaya, (5) Kecerdasan Bisnis, (6) Kecerdasan Global.

Selain itu Bambang menyebutkan jika kualitas kepemimpinan transglobal dengan 6 kecerdasan tadi perlu juga dilengkapi dengan 5 perilaku, yaitu: (1) Perilaku tahan terhadap perubahan lingkungan. (2) Perilaku terkoneksi/berjejaring dan kolaborasi, (3) Perilaku fleksibel/luwes dan pragmatis, (4) Perilaku Responsif, (5) Perilaku orientasi pada talenta.

Melalui pelatihan seperti PIKATAN, Bambang ingin agar terbentuk semakin banyak pemimpin terutama disektor kehutanan yang berkualitas transglobal. Pemimpin ini yang kedepan akan mendukung tercapainya cita-cita Indonesia Maju salah satunya melalui good governance dan empowerment kepada masyarakat yang semakin baik jika dipimpin oleh pemimpin berkualitas transglobal.

Sejalan dengan itu Plt. Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hutan KLHK, Istanto yang juga membuka kegiatan ini menyatakan jika KLHK khususnya Direktorat Jenderal PHPL akan selalu berupaya mendorong usaha masyarakat berbasis hutan untuk terus tumbuh dan berkembang, salah satunya melalui training kepemimpinan seperti PIKATAN ini yang muaranya akan menghasilkan calon-calon pemimpin masa depan yang inovatif dan cerdas dalam bekerja apalagi untuk menghadapi tantangan sektor kehutanan kedepan yang semakin kompleks.

"Kedepan tantangannya tidak akan semakin mudah kita harus mampu mewujudkan suatu kondisi hutan yang harmonis dengan kondisi lingkungan sekitarnya, yaitu untuk mendukung kelestarian hutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat," jelas Istanto.

Istanto melanjutkan jika acara summits ini merupakan acara puncak dari serangkaian kegiatan pelatihan leadership yang telah dimulai sejak 10 bulan yang lalu tepatnya sejak Bulan Juli 2020.

Dirinya berharap jika para peserta PIKATAN Summit kedepannya dapat mendukung percepatan tumbuhnya usaha masyarakat berbasis hutan, yang merupakan salah satu program prioritas di KLHK khususnya di lingkup Ditjen PHPL dan Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan (PSKL).

Istanto juga menambahkan jika para pemimpin di sektor kehutanan kedepan harus semakin cerdas untuk mampu menterjemahkan mandat Undangan-undang Cipta Kerja (UUCK) kedalam kebijakan dan peraturan pelaksanaannya agar selaras dengan prinsip-prinsip pengelolaan hutan yang berkelanjutan.

Sementara itu Tri Nugroho, dari MFP4 menyatakan jika program leadership PIKATAN ini bukan project biasa, namun merupakan project perjuangan yang dilakukan dengan kerja keras, kerja cerdas dan sungguh – sungguh untuk investasi di masa depan.

"Kami percaya bahwa mimpi di  10 sd 15 tahun yang akan datang (atau bahkan sebelumnya) akan menyaksikan alumni PIKATAN sebagai pemimpin – pemimpin yang mampu menjadi katalis perubahan, pecipta enabling condition dan penggerak perubahan," ujarnya.

Dirinya juga menjelaskan jika hingga 30 Maret 2021, telah diadakan 5 kali master class yang membahas enabling condition yakni kebijakan, community readiness, data dan Informasi serta akses pada finance. Juga telah dilakukan 32 episode Kelas Kreatif melalui saluran Youtube dan Podcast. Seluruh proses belajar ini dilakukan secara online dan virtual melalui berbagai platform seperti Zoom, Youtube dan Spotify. 

Dari proses belajar tersebut, ia menyebut jika peserta PIKATAN telah mampu melahirkan 21 gagasan inovasi untuk percepatan, perluasan dan peningkatan kualitas Usaha Rakyat Berbasis Hutan (URBAN), yaitu mulai dari tataran kebijakan, peningkatan kapasitas fasilitator,  peningkatan produktivitas lahan, pemasaran produk, pendanaan dan pembiayaan baru, pengembangan teknologi agroforestri dan lain-lain.

Sementara itu Lili Hasanuddin
Direktur Program, Tata Kelola Lingkungan, The Asia Foundation Indonesia menyatakan jika kegiatan ini merupakan kegiatan yang luar bisa untuk mencetak para pemimpin masa depan yang juga luar biasa.

Semangat para peserta yang bertahan hingga saat ini disebutnya menjadi salah satu tolak ukur kemampuan pemimpin untuk bertahan dari berbagai macan tantangan dan hambatan tugasnya dimasa yang akan datang.

10 Ide Inovasi CoP PIKATAN 2021 yang masuk menjadi terbaik dan dipertandingkan pada PIKATAN Summit kali ini, yaitu:
(1) Rina Kristanti dari Ditjen PHPL, KLHK 
Judul Gagasan : REUNI (REklamasi UNtuk Idonesia). Sistem alert pemantauan dan penilaian pertambangan 
dan reklamasi IPPKH
(2) J.O Fernando & Zahrina Hasyati dari Direktorat Penyerasian Pembangunan Sosial Budaya dan Kelembangaan Daerah Tertinggal, 
Ditjen PPDT, Kementerian Desa Pembangunan Desa Tertinggal & Transmigrasi
Judul Gagasan : “Halo, Prof! Rakyat Belajar, Indonesia Mendengar”
(3) Noni Eko Rahayu 
dari Multistakeholders Forestry Programme Phase 4 (MFP4)
Judul Gagasan : Petik buah (Platform Edukasi, Telaah Informasi dan Komunikasi Pendanaan bagi 
Usaha/Aktifitas berbasis Hutan)
(4) Andi Adriana WeTenri Sau dari Direktorat KPHP, KLHK 
Judul Gagasan : Si Enabler (Sinergitas Hibah untuk Menciptakan Enabler)
(5) Fadli Fadillah dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM, KLHK 
Judul Gagasan : JALIN UTARA (Membangun Kesadaran Publik di Kabupaten Raja Ampat tentang Mitigasi 
Bencana dan Pemanfaatan Hasil Hutan)
(6) Ernawati Eko Hartono dari Biro Perencanaan, KLHK 
Judul Gagasan : Membumikan GESI di Tingkat Tapak Melalui Festival Gender
(7) Heru Budiono dari Balai Diklat LHK Kadipaten, Jawa Tengah 
Judul Gagasan : Sang Pendamping (Peningkatan Kapasitas Fasilitator Masyarakat Untuk Peningkatan 
Ekonomi dan Pelestarian Hutan)
(8) Pradito Mushandono dari Direktorat Penyiapan Kawasan Perhutanan Sosial, Ditjen PSKL, KLHK
Judul Gagasan : MISI MAPAN (Masyarakat Innovative, Smart and Independent untuk Masa Depan)
(9) Apri Dwi Sumarah dari Bina Usaha Perhutanan Sosial & Hutan Adat
Judul Gagasan : DIMAR KUPS (Digital Marketing Produk KUPS)
(10) Agus Rahmat dari Balai Pengelolaan Hasil Hutan Wilayah V, Ditjen PHPL, KLHK
Judul Gagasan : SIMPLIFY (Deregulasi Pembayaran PNBP dari Usaha Rakyat Berbasis Hutan) 

Selain itu masih ada 11 Ide Inovasi CoP PIKATAN Tercerdas 2021, yaitu:
(1) Drajad Kurniadi dari Kementerian KLHK, Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hutan - Dirjen PHPL, KLHK
Judul Gagasan : Upaya Peningkatan Kinerja Ekspor Produk Furnitur dan Kerajinan Indonesia
(2) Putu Agus Murjadi dari UPTD KPH Bali 
Judul Gagasan : Pengelolaan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Secara Profesional Berbasis 
Kompetensi
(3) Heri Hermana dari Pusat Keteknikan KLHK, Sekjen KLHK
Judul Gagasan : Kabaralam.com. Knowledge Sharing Innitiative
(4) Maria Paulina dari Prodi Agroteknologi, Universitas Bina Insan, Lubuklinggau, Sumatera Selatan
Judul Gagasan : REM Rumah Edukasi Mikoriza
(5) Mamay Maisaroh & Rosita Dewi dari Pusat Litbang Hutan, Badan Litbang dan Inovasi
Judul Gagasan : Inovasi Training 4.0
(6) Aprisep Ferdhana Kusuma & Abdul Malik SIMPER dari Balai Diklat LHK Kupang
Judul Gagasan : Sistem Informasi Permohonan PS Pasca Izin (Web & Mobile)
(7) Aditya Hani & Husnul Khotimah dari Balai Litbang Tekhnologi Agroforestry
Judul Gagasan : Klinik Agroforestri Untuk Mendukung Perhutanan Sosial di Wilayah KPH 
(8) Fatmawati dari Balai Diklat LHK Kupang
Judul Gagasan : Membangun Pasar Produk Kacang Mete Kelompok Tani Hutan/KPS/KUPS di NTT 
(9) Kurniawansyah Effendi dari Balai Pengelolaan Hutan Produksi Wilayah III Pekanbaru (UPT KLHK)
Judul Gagasan : Pembangunan Display Produk KPH Provinsi Riau
(10) Efral Derik dari Balai Pengelolaan Hutan Produksi Wilayah III Pekanbaru (UPT KLHK)
Judul Gagasan : Packaging dan Barcode Untuk Peningkatan Nilai Tambah Produk HHBK pada KPH
(11) Sriyanto dari Dinas LHK Prov Jawa Tengah 
Judul Gagasan : Sistem Informasi Hasil Hutan.

Ide Inovasi CoP PIKATAN Terbaik 2021 akan mendapatkan Anugerah PIKATAN dan berkesempatan untuk mempromosikan dan menyampaikan gagasan inovasinya kepada para social investor, donor, dan
pemimpin kementerian/lembaga yang terkait.

Selain memilih juara, Kegiatan PIKATAN ini juga mendiskusikan Co-Creation untuk menyatukan dan memadukan ide-ide yang telah ada menjadi ide bersama PIKATAN 2021. Yang tidak kalah penting juga membangun kesepakatan antar peserta PIKATAN 2021 untuk melanjutkan semangat dan inovasi gagasan-gagasan baru di lingkungan kerja masing-masing dan kegiatan strategis lainnya.(*)

______________
Jakarta, KLHK, 15 April 2021

Penanggung jawab berita:
Kepala Biro Hubungan Masyarakat, KLHK
Nunu Anugrah - 081281331247

Website:
www.menlhk.go.id
www.ppid.menlhk.go.id

Youtube:
Kementerian LHK

Facebook:
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Instagram: 
kementerianlhk

Twitter:
@kementerianlhk

Sumber: http://ppid.menlhk.go.id/berita/siaran-pers/5918/mengkader-pemimpin-transglobal-peduli-usaha-rakyat-berbasis-hutan-lewat-pikatan

Penulis : PPID