Dientry oleh BP2TKSDA Samboja - 14 September, 2020 - 74 klik
Tim Herbarium Balitek KSDA Supervisi QR Code Pohon di TN Kutai

" Supervisi oleh tim herbarium ini dilakukan untuk memastikan kesesuaian antara jenis pohon dengan QR Code yang dipasang pada pohon-pohon tersebut. Ini untuk menghindari terjadinya kesalahan dan perbedaan antara pohon yang dijumpai di lapangan dengan informasi yang diperoleh masyarakat "

[FORDA] _Awal September lalu, Balai Litbang Teknologi Konservasi Sumber Daya Alam (Balitek KSDA) Samboja melakukan kegiatan supervisi pemasangan One Code WAN Data (OCWD) jenis pohon di Balai Taman Nasional Kutai. Supervisi oleh tim herbarium ini dilakukan untuk memastikan kesesuaian antara jenis pohon dengan QR Code yang dipasang pada pohon-pohon tersebut.

“Hal ini dilakukan agar tidak terjadi kesalahan dan perbedaan antara pohon yang dijumpai di lapangan dengan informasi yang diperoleh masyarakat tentang suatu jenis tumbuhan dari QR Code,” ujar Taufiqurrohman, Kepala Seksi Data Informasi dan Sarana Penelitian (DISP) Balitek KSDA, selaku pemimpin rombongan.  

Siswadi, Kepala Subbag Tata Usaha Balai TN Kutai menyambut baik inisiatif Balitek KSDA untuk melakukan supervisi pemasangan QR Code ini. Saat ini TN Kutai telah melakukan pemasangan QR Code pada pohon-pohon yang ada di trek wisata di lokasi Bontang Mangrove Park, Sangkima Jungle Park dan Prevab.

“TN Kutai menargetkan memasang 500 buah QR Code di ketiga lokasi wisata yang dikelolanya. Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian persiapan pelaksanaan peringatan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) yang akan digelar di TN Kutai pada 15-16 September 2020 mendatang,” kata Siswadi.

Sebagaimana diketahui, tahun lalu Balitek KSDA mulai merintis pembuatan e-herbarium dan One Code WAN Data. E-herbarium adalah upaya digitalisasi koleksi fisik spesimen herbarium yang tersimpan di Herbarium Wanariset yang diunggah di website herbarium-wanariset.or.id beserta deskripsi informasi jenisnya. Sedangkan One Code WAN Data adalah pemasangan teknologi QR Code pada pohon-pohon di lapangan untuk mengakses informasi jenisnya yang terkoneksi dengan website herbarium-wanariset.or.id.

Baca :  Balitek KSDA Soft Launching E-Herbarium Wanariset

Dengan terobosan ini, Balitek KSDA berharap terjadi integrasi antara tumbuhan alami yang ada di alam dengan database yang tersimpan di Herbarium Wanariset. Dengan demikian, kemanfaatan data informasi yang telah terkumpul di Herbarium Wanariset tidak hanya dimanfaaatkan oleh kalangan terbatas, namun juga menyasar masyarakat luas.

Baca juga : Apresiasi Menteri LHK untuk Herbarium Wanariset Samboja

Sebagai informasi, dari 3700 jenis koleksi fisik spesimen yang dimiliki Herbarium Wanariset Samboja, hingga saat ini sekitar 500 informasi jenis tumbuhan tersebut telah diunggah di website herbarium-wanariset.or.id., terutama jenis dari family Dipterocarpaceae, jenis-jenis pohon endemik Kalimantan, dan jenis-jenis dari hutan mangrove.***

Penulis : Agustina DS
Editor : Risda Hutagalung