Dientry oleh BP2LHK Manado - 07 August, 2020 - 168 klik
BP2LHK Manado Kembangkan Potensi Pakoba, Tanaman Berkhasiat Obat di Masyarakat

" Daun pakoba memiliki kandungan senyawa aktif yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh, khususnya sebagai sumber antioksidan alami dan berpotensi dapat menurunkan kadar gula darah. Untuk memudahkan dalam mengonsumsi, olahan daun pakoba ini dapat dikemas dalam bentuk teh "

FORDA] _Hasil penelitian Balai Litbang Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BP2LHK) Manado menunjukkan bahwa Syzigium luzonense Merr. Merr, tanaman hutan yang biasa disebut "pakoba" oleh masyarakat Sulawesi Utara, memiliki khasiat obat. Untuk mengembangkan potensi tersebut melalui pemberdayaan, BP2LHK Manado melatih masyarakat Desa Tumaluntung, Minahasa Utara membuat teh daun pakoba, Kamis (6/8/2020).

Baca juga: Sari Buah Pakoba, Minuman Segar Kaya Antioksidan

“Daun pakoba sendiri memiliki kandungan senyawa aktif yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh, khususnya sebagai sumber antioksidan alami dan berpotensi dapat menurunkan kadar gula darah. Untuk memudahkan dalam mengonsumsi, olahan daun pakoba ini dapat dikemas dalam bentuk teh,” ungkap peneliti BP2LHK Manado Hanif Nurul Hidayah di Rumah Belajar Desa Tumaluntung, Kec. Kauditan Kab. Minahasa Utara kepada peserta pelatihan yang terdiri dari kelompok tani.

“Proses pembuatan teh sangat sederhana yaitu dengan mencuci bersih daun pakoba menggunakan air mengalir, melayukannya, mengeringkan dengan oven, dan kemudian dikemas dalam kantong the,” jelas Hanif.

Selain daun pakoba yang dapat dijadikan teh, Peneliti BP2LHK Manado lainnya, Julianus Kinho menyebutkan bahwa bagian lain pakoba, seperti buah dan kulit kayunya juga memiliki manfaat untuk kesehatan.

“Buah pakoba mengandung vitamin c yang cukup tinggi sehingga dapat dimanfaatkan sebagai sumber antioksidan alami, sedangkan kulit kayunya memiliki potensi yang cukup besar sebagai obat herbal penurun gula darah,” lanjut Kinho.

Baca juga: Pakoba, Obat Alternatif Diabetes dan Kanker

Selain kelompok tani Desa Tumaluntung, pada pelatihan ini hadir pula Coordinator CSR PT. Tirta Investama Airmadidi, Femmy Luntungan. Dalam sambutannya, Femmy menyampaikan apresiasi kepada BP2LHK Manado yang telah berkenan membagikan paket Ipteknya kepada desa binaan program CSRnya.

“Hal baru bagi saya mengetahui potensi di balik pakoba, dimana masyarakat desa ini sejatinya telah mengenal bahkan memiliki pohon pakoba,” ujar Femmy.

Mewakili pihak Manengkel Solidaritas, mitra kerja sama terlaksananya kegiatan ini, Viando Manusirip mengaku sangat senang BP2LHK Manado berkunjung ke desa binaannya untuk berbagi Iptek pengolahan daun teh pakoba. Viando berharap kerja sama pihaknya dengan BP2LHK Manado dapat terus berlanjut dengan berbagai kegiatan karya nyata untuk Indonesia Maju, sesuai dengan tema perayaan hari kemerdekaan Negara Indonesia ke-75.

Baca juga: Teknik Budidaya Pakoba, Tanaman Hutan Berpotensi Obat

Sebelumnya, harapan yang sama juga disampaikan Kepala BP2LHK Manado, Mochlis, agar kerja sama dengan Manengkel Solidaritas dan PT. Tirta Investama Airmadidi bisa terus terjalin dalam rangka hilirisasi produk Iptek BP2LHK Manado. Mochlis juga berharap agar masyarakat Desa Tumaluntung dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh dari pelatihan ini.

“Sulawesi kaya akan jenis tanaman asli yang tidak dijumpai di wilayah lain, seperti pakoba. BP2LHK Manado rasanya tidak mungkin bisa mengembangkan produk tanpa bantuan masyarakat dan dukungan pihak lain seperti LSM dan CSR,” ujar Mochlis.

“Rasanya bangga ketika suatu hari produk pakoba dapat dipatenkan dan menjadi ciri khas buah tangan dari Sulawesi Utara,” tambah Mochlis.Informasi lainnya, pakoba memiliki nilai budaya yang erat dengan masyarakat di Sulawesi Utara. Buah pakoba banyak dimanfaatkan oleh masyarakat menjadi olahan makanan tradisional. Kayu pakoba masuk dalam kelas kuat III dan banyak dimanfaatkan sebagai kayu konstruksi.***(LT)

Dokumentasi : Lulus Turbianti

Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Manado

Jl. Raya Adipura Kel. Kima Atas, Kec. Mapanget, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Indonesia)

Email :

bp2lhkmanado@gmail.com

Website :

www.manado.litbang.menlhk.go.id

www.balithut-manado.org

E-Jurnal :

http://ejournal.forda-mof.org/ejournal-litbang/index.php/JWAS

Penulis : Lulus Turbianti
Editor : Risda Hutagalung