Dientry oleh Dyah Puspasari - 05 May, 2020 - 415 klik
Solidaritas Pegawai BLI di Tengah Pandemi

[BLI]_Gelora aksi solidaritas dalam mengatasi pandemi Covid-19 mewarnai seluruh penjuru negeri. Beragam inisiatif terus bermunculan dari berbagai kelompok masyarakat dan institusi sebagai bentuk kepedulian, kontribusi, dan harapan agar pandemi ini segera berakhir. Aksi solidaritas pegawai Badan Litbang dan Inovasi (BLI) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), adalah salah satunya. 

Keterbatasan ruang gerak dan waktu dalam situasi work from home (WFH), tidak mengurangi semangat para pegawai BLI. Inisiatif gotong-royong muncul untuk membantu masyarakat mencegah penyebaran dan mengatasi dampak pandemi ini. Para pegawai di unit-unit kerja BLI menggalang donasi baik uang maupun barang, termasuk sumbangan dari koperasi kantor serta kerja sama dengan lembaga lain agar bisa berkontribusi.

Di Serpong misalnya, para pegawai Puslitbang Kualitas dan Laboratorium Lingkungan (P3KLL) mengumpulkan donasi dan menyalurkan 42 paket sembako kepada masyarakat terdampak Covid-19 seperti ojek online, pedagang keliling dan pemulung di sekitar Kawasan Serpong (BSD) dan Pamulang. Sistem pengumpulan donasi di P3KLL cukup unik. Sebuah kotak ditempatkan di depan ruangan peneliti. Para pegawai dapat memasukan donasi sembako dalam bentuk apa saja dan jumlah berapa saja. Setiap Jumat, donasi dikemas untuk dibagikan pada Senin berikutnya.

Sementara di Bogor, Ikatan karyawati Puslitbang Hasil Hutan (P3HH) dan EDP-Sekretariat BLI menyalurkan bantuan ke RSUD Kota Bogor. Bantuan yang diberikan berupa pakaian 10 buah Hazmat, aneka vitamin dan 20 liter hand sanitizer. Selain itu, bantuan hand sanitizer juga diberikan ke Puskesmas Pasirmulya, Bogor.

Unit-unit kerja BLI di daerah juga tidak kalah aksi. Di Solo, para pegawai Balai Litbang Teknologi Pengelolaan DAS (BP2TPDAS Solo) bergotong royong mengumpulkan dana dan menyiapkan 40 paket sembako dan 40 paket APD (alat pelindung diri). Paket sembako disalurkan kepada tukang becak, buruh pabrik dan warga terdampak Covid-19 lainnya. Sementara paket APD disalurkan ke puskesmas di daerah Mojonggedang I, Tawangmangu dan Jumapolo. Penyaluran bantuan dilakukan bekerja sama dengan Solopeduli, yang disalurkan bersama-sama dengan bantuan dari pihak lain yang dikelola penyalurannya oleh Solopeduli. 

Baca juga: Gandeng Solopeduli, Balitek DAS Santuni Warga Terdampak Covid-19

Balai Besar Litbang Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan (B2P2BPTH) Yogyakarta, dengan produk riset unggulannya berupa kayu putih, menyumbangkan 16 lusin minyak kayu putih asli dan terbaik kepada tenaga medis dan aparat keamanan di sekitar kantor.  Hand sanitizer sebanyak 26,3 liter (240 botol 70ml dan 19 botol 500ml) serta 475 masker juga diberikan satu paket dengan minyak kayu putih tersebut. Bantuan disalurkan kepada Puskesmas Pakem, Ngaglik 2, Turi; Klinik Sisma Media, Pulowatu, Pakem; dan  Polsek Pakem, Koramil Pakem, Polsek Ngaglik, Koramil Ngaglik. 

Baca juga: Biotifor Bagikan Minyak Kayu Putih, Hand Sanitizer dan Masker kepada Tenaga Medis dan Aparat Keamanan

Selain itu, untuk membantu menjaga imunitas masyarakat sekitar ditengah pandemi, B2P2BPTH Yogyakarta bersama Koperasi Wana Mandiri BLI-KLHK membagikan 450 paket minyak kayuputih terbaiknya dan ramuan herbal. Bantuan diberikan kepada 3 dukuh, yaitu Dukuh Bunder, Dukuh Sembung, dan Dukuh Glondong. Masing-masing menerima paket berisi 100 botol minyak kayu putih dan obat herbal 50 kemasan. Seluruh bantuan tersebut merupakan hasil kerja sama kantor B2P2BPTH Yogyakarta dengan Koperasi Wana Mandiri, ditambah sumbangan sukarela para pegawainya. 

Baca juga: Biotifor Bagikan Minyak Kayuputih dan Ramuan Herbal kepada Masyarakat

Sementara di Pulau Kalimantan, aksi solidaritas pegawai juga dilakukan Balai Besar Litbang Ekosistem Hutan Dipterokarpa (B2P2EHD) Samarinda berupa bakti sosial kepada masyarakat sekitar. Tahap pertama menyalurkan 20 masker, tahap kedua 30 paket sembako, dan tahap ketiga sedang dipersiapkan. Balai Litbang Teknologi Konservasi Sumber Daya Alam (BP2TKSDA) Samboja juga berpartisipasi dengan membagikan 200 paket masker dan sabun kepada warga sekitar kantor secara door to door. Kegiatan ini juga sekaligus salah satu bentuk sosialisasi budaya hidup bersih dan sehat dalam rangka memutus penyebaran Covid-19. 

Selain itu, BP2TKSDA Samboja juga digandeng oleh mitra yaitu Yayasan Jejak Pulang (YJP) melakukan bakti sosial. Kegiatan yang dilakukan meliputi penyemprotan disinfektan pada rumah warga, rumah ibadah, dan fasilitas umum; pembagian masker gratis kepada warga sekitar dan pengendara motor yang melintas; serta pembagian pupuk kompos kepada petani di sekitar kawasan sekolah Orangutan Research Center.  

Baca juga : Gandeng Balitek KSDA, Yayasan Jejak Pulang Lakukan Bakti Sosial Cegah Covid-19

Di Pulau Sumatra, Balai Litbang Teknologi Serat Tanaman Hutan (BP2TSTH) Kuok bersama dengan Koperasi Rimba Raya Kuok, membagikan 300 masker pada pengunjung Pasar Kuok yang Sebagian besar terlihat tidak menggunakan masker. Penyediaan masker berasal dari sumbangan koperasi dan donasi pegawai. 

Aksi-aksi solidaritas ini diyakini akan terus berlanjut. Apalagi Bulan Ramadhan kini sedang dijalani. Bulan dimana amalan dilipatgandakan oleh Allah SWT. Momen ini tentu tidak akan disia-siakan untuk terus berbagi pada sesama. Saat berita ini diterbitkan, beberapa unit kerja mengonfirmasi bahwa sedang menyiapkan donasi tahap berikut. 

Upaya-upaya di atas sejalan dengan ajakan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, untuk menggelorakan aksi solidaritas dan gotong royong untuk mengatasi pandemi dan dampaknya di Indonesia. Presiden menyatakan bahwa peran serta seluruh lapisan masyarakat sangat penting dan aksi-aksi tersebut menegaskan sifat dan kebesaran bangsa Indonesia. Presiden percaya bahwa Indonesia akan mampu melalui kesulitan ini bersama.*(DP)

Penulis : Dyah Puspasari