Dientry oleh Risda Hutagalung - 29 January, 2020 - 103 klik
Kementerian Kehutanan India Belajar Pengendalian Karhutla di Indonesia

Nomor : SP.027/HUMAS/PP/HMS.3/01/2020
Jakarta, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Selasa, 28 Januari 2020. 
Posko Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, pada Selasa (28/01/2020) mendapatkan kunjungan dari Officer of Indian Forest Service (IFS).
 
Kunjungan para pejabat Kementerian Kehutanan India ini dilaksanakan untuk mengembangkan pengetahuan dan bertukar pengalaman dalam pengendalian kebakaran hutan dan lahan.
 
Plt. Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan, Raffles B. Panjaitan menyambut baik dan gembira atas kunjungan para Pejabat Kementerian Kehutanan India ke Posko Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan, KLHK.
 
“Kami berharap kunjungan ini dapat memberikan manfaat kepada kedua belah pihak secara nyata untuk menjaga kelestarian hutan dan lingkungan di masing-masing negara,” ujar Raffles.
 
Raffles melanjutkan bahwa kunjungan ini juga bernilai strategis, dan semoga bisa menjadi pembelajaran kedua pihak, dan menjadi sinergi kedepannya dalam pengendalian kebakaran hutan dan lahan.
 
Di Posko Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan, rombongan dari India diberikan informasi terkait upaya KLHK dalam pengendalian kebakaran hutan dan lahan yang sudah dilaksanakan, antara lain meliputi metode pemantauan titik panas (hotspot) melalui website sipongi.menlhk.go.id, Fire Danger Rating System (FDRS), patroli terpadu pencegahan karhutla, serta kampanye dan sosialisasi pencegahan karhutla.
 
Selain itu, disampaikan juga upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan yang dilaksanakan oleh KLHK dan Satgas Karhutla seperti pemadaman darat oleh Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan atau yang dikenal sebagai Manggala Agni, serta pemadaman udara yang dilaksanakan dengan water boombing dan Teknologi Modifikasi Cuaca.
 
Kepala Seksi Monitoring Hotspot dan Deteksi Dini, Eva Famurianty menyampaikan bahwa Indonesia juga dihadapkan pada tantangan kebakaran hutan dan lahan di wilayah yang didominasi lahan gambut. 
 
"Jenis lahan gambut berbeda penanganannya dengan lahan mineral, diperlukan upaya lebih besar dengan penggunaan metode dan peralatan khusus untuk memadamkan kebakaran di lahan gambut”, terang Eva.
 
Kunjungan ke Posko Pengendalian Karhutla ini merupakan rangkaian dari acara The Professional Skill Upgradation Course for Indian Forest Service (IFS) Officer: Overseas Training Cum Exposure Visit Indonesia yang diselenggarakan oleh Institut Pertanian Bogor bekerjasama dengan Bio Academy Finland. 
 
Rombongan berjumlah tiga puluh orang ini sangat antusias dalam kunjungannya ke Kantor KLHK. Selain mengunjungi Posko Pengendalian Karhutla rombongan juga mengunjungi Center of Intelligence milik Direktorat Jenderal Penegakan Hukum KLHK serta Museum Kehutanan Ir. Djamaludin Suryohadikusumo.(*)
 
Penanggung jawab berita:
Kepala Biro Hubungan Masyarakat KLHK,
Djati Witjaksono Hadi – 081977933330