Dientry oleh Muhamad Sahri Chair - 23 December, 2019 - 191 klik
Science Techno Park, Sebuah Rekomendasi untuk Muara Penelitian BP2TPTH

BP2TPTH (Bogor, Desember 2019)_ Badan Litbang dan Inovasi (BLI) banyak menghasilkan karya melalui hasil riset dan inovasi, hal ini terlihat dari banyaknya unit kerja BLI yang menerima penghargaan sebagai lembaga litbang Pusat Unggulan Iptek (PUI). Balai Penelitian dan Pengembangan Teknologi Perbenihan Tanaman Hutan (BP2TPTH), sebagai salah satu Unit Kerja BLI penerima PUI, direkomendasikan menjadi muara riset dalam pembentukan Science Techno Park.

Hal ini disampaikan oleh tim pembahas materi hasil litbang di acara pembahasan Laporan Hasil Penelitian (LHP) 2019 dan Rencana Operasional Penelitian dan Pengembangan (ROP) 2020 lingkup BP2TPTH, di Ruang Rapat Ganitri BP2TPTH, 19/12. Tim Pembahas tersebut adalah Prof. Dr. Ir. Iskandar Z. Siregar, Dr. Darwo, Dr. Yulianti, dan Ir. Reny Sawitri, MSi.

Sebelumnya Kepala BP2TPTH, Drs. Jonny Holbert Panjaitan, M.Sc dalam sambutannya di acara tersebut merasa sangat bersyukur atas capaian yang diraih BP2TPTH selama tahun 2019. Diantaranya yaitu, KHDTK Parungpanjang dalam proses status penetapan, memiliki sumber benih bersertifikat untuk kebun benih gempol dan mahoni di Parungpanjang, diraihnya sertifikasi ISO 9001 : 2015, BP2TPTH ditetapkan sebagai Lembaga Litbang PUI, sertifikasi KNAPPP, pengukuhan professor riset yaitu Prof. Ris. Dra. Dida Syamsuwida, dan kenaikan jabatan yaitu Dr. Dede Jajat Sudrajat, S.Hut., M.T dan Dr. Kresno Agus Hendarto, S.Hut., M.M  sebagai Peneliti Ahli Utama.  Pada kesempatan itu, Jonny juga mengatakan pada tahun 2019 BP2TPTH melaksanakan kegiatan 2 penelitian dan 3 pengembangan, Tahun 2020 akan melaksanakan 3 kegiatan penelitian dan 2 kegiatan pengembangan.

Peneliti BP2TPTH memaparkan hasil penelitian dan pengembangan tahun 2019 dengan judul kegiatan sebagai berikut :

  1. Teknik Perbenihan Untuk Meningkatkan Produktivitas Sumber Benih Mahoni dan Gmelina
  2. Pengendalian Karat Puru Pada Sengon Melalui Pendekatan Teknologi Benih.
  3. Produksi Bibit Jati Muna Hasil Mutation Breeding.
  4. Demplot Hutan Tanaman Energi Sebagai Sumber Bahan Baku Energi Biomassa dan Biofuel.
  5. Demplot Rehabilitasi di Lahan Kritis dengan Menggunakan Teknologi Biopot dan Briket Benih.

Tim Pembahas kembali memberikan masukan masukan diantaranya, teknologi biopot sudah dapat di patenkan dengan penekanan terhadap komposisi, sifat mekanis, sifat biologis; pemanfaatan teknologi briket dapat bekerjasama dengan perusahaan teknologi drone (dalam rangka penyebaran briket benih di lahan kritis dan rehabilitasi lahan gambut). Selain itu disarankan untuk melakukan direct seedling dengan briket benih yang diaplikasikan kepada jenis-jenis yang sulit ditanam seperti bibit pinus, jenis-jenis tanaman gambut. Pembuatan briket benih disesuaikan dengan ukuran benih.

Masukan lainnya adalah, untuk 7 klon dan varietas jati Muna hasil iradiasi sebaiknya segera didaftarkan dulu untuk mendapatkan Hak Kekayaan Intelektual. Lokasi penelitian karat puru ada di Perhutani, perlu diperjelas sumber genetiknya milik siapa. Kolaborasi penelitian dengan peneliti Puslitbang yang melakukan riset pengendalian karat puru agar lebih terintegrasi dan komprehensif. Penelitian meningkatkan produktivitas sumber benih mahoni dan gmelina dipertajam lagi perlakukan-perlakuan untuk meningkatkan produksi benih sehingga dapat mensuplai bibit. Untuk penelitian hutan tanaman energi yang bertujuan menyediakan bioenergi  perlu pemeliharaan lebih intensif demplot hutan tanaman energi.

Sesi pemaparan Rencana Operasional Penelitian dan Pengembangan tahun 2020 mengangkat Judul :

  1. Perbaikan Vigor Benih dan Bibit Tanaman Hutan Melalui Teknologi Invigorasi Berbasis Fisik, Kimia dan Biologi
  2. Standardisasi Mutu Bibit untuk Kondisi Tapak Spesifik (Rehabilitasi Hutan dan Lahan Bekas Tambang, Lahan dengan Cekaman, dan Penghijauan Area Perkotaan)
  3. Model Pengadaan Benih Dan Bibit Tanaman Hutan Pada Perhutanan Sosial Di Indonesia
  4. Penentuan klon terbaik dan produksi massal bibit jati muna hasil mutation breeding
  5. IPTEK dan Manajemen Perbenihan Jenis-Jenis Bioenergi

Tim pembahas memberikan masukan arahan penelitian antara lain penelitian model pengadaan benih dan bibit tanaman hutan pada perhutanan sosial di Indonesia disarankan untuk menggunakan modelling ilmu sosial. Penelitian jati muna dengan melibatkan masyarakat agar masyarakat dapat mengakses teknologi stek dan kultur jaringan dengan biaya murah,. Untuk penelitian hutan tanaman energi, sumber daya genetiknya diperkuat agar pemanfaatannya multifungsi. Setiap judul penelitian membuat roadmap penelitian. Roadmap penelitian harus jelas sehingga terlihat apa yang telah dicapai dan apa yang akan dicapai. Selain itu diperoleh paten dari hasil litbang.

Dengan kegiatan ini semoga peneliti-peneliti dapat memperbaiki ROP sesuai dengan saran-saran dan masukan dari para pembahas. Jonny berharap peneliti BP2TPTH juga memanfaatkan kesempatan dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan Pendanaan Riset Inovatif dan Produktif (LPDP RISPRO) bertema making Indonesia 4.0. LPDP RISPRO adalah kegiatan yang diinisiasi untuk peneliti dalam pengajuan kegiatan penelitian yang komprehensif dan sesuai dengan tupoksi institusi. “Anggaran LPDP RISPRO tersebut juga dapat digunakan untuk mengusulkan pembelian alat-alat laboratorium,” kata Jonny, sebelum menutup acara yang dihadiri oleh pejabat struktural, para peneliti dan teknisi litkayasa lingkup BP2TPTH. ***Edh & WF

Penulis : Endah