Dientry oleh Risda Hutagalung - 24 October, 2019 - 28 klik
KLHK Ajak Siswa SMP Peduli Pelestarian Ekosistem Pesisir

Jakarta, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Kamis, 24 Oktober 2019. Sebanyak kurang lebih 200 siswa terbaik dari kelas 7 s/d kelas 9 SMP Negeri 2 Jakarta Pusat, diajak peduli pelestarian ekosistem pesisir melalui kegiatan sambang sekolah. Kegiatan ini merupakan kerjasama KLHK c.q. BKSDA DKI Jakarta dengan Kelompok EKSATLI (Edukasi Satwa Liar, Tumbuhan, dan Lingkungan) dan Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN), yang diselenggarakan pada hari Rabu, 23 Oktober 2019.
 
Kegiatan sambang sekolah kali ini bertujuan menumbuhkan semangat dan antusiasme generasi muda untuk peduli dengan alam dan lingkungan, khususnya ekosistem pesisir, seperti ekosistem mangrove, lamun, dan terumbu karang. Ketiga ekosistem tersebut penting diketahui oleh generasi muda karena merupakan ekosistem penyusun pesisir yang memiliki fungsi sangat penting dalam melindungi pantai, juga sebagai penyerap karbon yang luar biasa, habitat berbagai macam fauna, dan pendukung kegiatan edu/ekowisata. 
 
"Namun ekosistem ini mendapat berbagai macam ancaman baik dari manusia dan alam. Aktivitas pembangunan, pembukaan lahan di sekitar pesisir dan limbah serta sampah menjadi ancaman nyata bagi kelestarian ekosistem tersebut", tutur Penyuluh Kehutanan DKI BKSDA Jakarta, Richard. 
 
Sementara itu Ketua EKSATLI, Sutrisno menambahkan jika lingkungan terkecil di sekitar kita bisa menjadi sasaran awal kita belajar melestarikan lingkungan. "Upaya adik-adik bisa dimulai minimal dari lingkngan terkecil, yaitu rumah tangga dengan mengelola sampah dengan bijak dan meminimalkan penggunaan sampah plastik serta terlibat aktif dalam aktivitas/komunitas pecinta lingkungan" tambah," ucapnya. 
 
Siswi Kelas 9 SMPN 2 Jakarta Pusat, Ayu Syifa antusias mengikuti kegiatan ini, dirinya berharap khususnya kepada para remaja untuk semakin mencintai ekosistem mangrove dan juga menambah pengetahuan tentang ekosistem pesisir. "Saya berharap untuk kedepannya semoga tidak ada lagi kerusakan khususnya ekosistem hutan mangrove," ucap Ayu.
 
Kepala Sekolah SMPN 2 Jakarta Pusat, Sayuti sangat menyambut baik kegiatan ini, dirinya berharap para mahasiswa dapat memetik manfaat dari kegiatan tersebut, sehingga akan dapat ikut berperan aktif dalam upaya pelestarian ekosistem mangrove di Indonesia khususnya di Jakarta. "Besar harapan kami semoga kegiatan ini terus dapat dilanjutkan di sekolah lainnya karena selalu mendapatkan respon positif dari pihak sekolah," pungkasnya.
 
Kegiatan sambang sekolah ini diselingi dengan kegiatan ice breaking, games dan diskusi interaktif yang membuat suasana menjadi semakin menarik.(*)