Dientry oleh Risda Hutagalung - 20 August, 2019 - 370 klik
Tumbuhkan Rasa Cinta Lingkungan Generasi Milenial, P3KLL Kampanyekan Bahaya Merkuri dan Timbel

P3KLL (Serpong, Agustus 2019)  _Untuk menumbuhkan rasa cinta lingkungan pada generasi milenial, Puslitbang Kualitas dan Laboratorium Lingkungan (P3KLL)  kembali mengedukasi gerenasi muda. Melalui talkshow bertema “Timbel dan Merkuri di Sekitar Kita", Selasa (13/8/2019) P3KLL mengampanyekan bahaya merkuri (Hg) dan timbel (Pb) kepada 100 orang generasi milenial dari sekolah Adiwiyata dan Anggota Saka Kalpataru Tangerang Selatan.

Acara yang merupakan side event Media Dialog dan Festival Tropical Forestry and Environment Research Badan Litbang dan Inovasi (BLI) ini dilaksanakan di areal kantor P3KLL di Kawasan Puspiptek, Serpong. Talkshow dipandu Sufenal Healty dengan narasumber Rita dan Ely Rahmy,Fungsional Pedal P3KLL.

Generasi milenial yang hadir sangat antusias dan aktif mendengarkan materi yang disampaikan. Para siswa bersemangat mengikuti kuis-kuis bertema merkuri (Hg) dan timbel (Pb) yang disampaikan secara aktif menggunakan piranti smartphone berbasis aplikasi. Materi ini disampaikan untuk meningkatkan kesadaran akan tingginya risiko dan dampak negatif dua jenis logam berat tersebut. 

"Kasus pencemaran timbel di Jabodetabek sudah lama terjadi, dibuktikan dengan tingginya kadar timbel (Pb) dalam darah anak2 SD di Tangerang rata-rata diatas 39,18 mikrogram/dL melebihi baku mutu menurut Central for Disease Control (CDC) yaitu 5 mikrogram/dL,” kata Rita kepada para siswa

“Sumber utama pencemaran Pb juga sudah diketahui yaitu berasal dari kegiatan daur ulang aki bekas, hal ini tidak bisa dibiarkan,” tegas Rita.

Generasi muda, terutama yang masih duduk di bangku sekolah memerlukan pencerahan tentang isu-isu lingkungan, baik yang berkaitan langsung dengan kehidupan mereka sehari-sehari maupun yang terjadi di tempat lain. Hal ini penting untuk meningkatkan tanggung jawab individu dan untuk menumbuhkan tanggung jawab sosial.  

Pada kesempatan ini, P3KLL peneliti P3KLL melakukan wawancara terkait pengetahuan, persepsi dan sikap pelajar terhadap konservasi lingkungan, termasuk pencemaran udara, air dan tutupan lahan.Evaluasi ini dilakukan sebelum memberikan materi pengkayaan wawasan terkait kualitas lingkungan. 

Hasil wawancara dan pengisian kuesioner diketahui bahwa pengetahuan, persepsi dan sikap pelajar terhadap konservasi lingkungan masih perlu ditingkatkan. Karena itulah,pelajar sangat antusias mengikuti materi pengkayaan untuk mengetahui lebih dalam tentang peningkatan kualitas air, deforestasi dan gaya hidup cinta lingkungan***R/RP/AH

Penulis : Tim website