Dientry oleh Rizda - 01 August, 2017 - 1428 klik
Partisipasi BP2LHK Manado dalam IUFRO-INAFOR Joint International Conference 2017

BP2LHK Manado (Yogyakarta, 28/07/2017)_ Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BP2LHK) Manado berpartisipasi dalam IUFRO-INAFOR Joint International Conference 2017. Selain presentasi paper dan poster oleh para penelitinya, BP2LHK Manado juga mendiseminasikan publikasinya seperti buku, booklet, leaflet, poster, video-video riset dan beberapa produk olahan dari buah Pakoba (Syzygium luzonense (Merr.) Merr) yang berkhasiat obat.

Dalam pameran juga ditampilkan Demo QR-Code Database Arboretum. BP2LHK MANADO menerapkan Sistem Informasi Arboretum BP2LHK MANADO berbasis web melalui penggunaan QR-Code yang dipasang di plang tanaman arboretum dengan tujuan untuk lebih meningkatkan pemanfaatan potensi yang dimiliki arboretum BP2LHK MANADO secara optimal. Sistem informasi ini dapat mempermudah pengguna, baik pengelola Arboretum BP2LHK MANADO, peneliti maupun masyarakat luas dalam memperoleh data dan informasi mengenai detail tanaman yang ada di dalam arboretum, seperti jenis pohon, progres pertumbuhan pohon (diameter, tinggi), tanggal penanaman, foto saat penanaman dan foto perkembangan terkini pohon, serta kegunaan pohon sehingga apabila ingin meneliti atau mengenal jenis-jenis pohon tanpa harus pergi ke habitat aslinya.

Untuk presentasi paper, peneliti BP2LHK MANADO, Margaretta Christita, S.Hut, mempresentasikan paper dengan judul “The ability of Hexavalen chromium (Cr6+) reduction by bacteria isolated from nickel post minning soil at East Halmahera”. Publikasi ini sendiri merupakan output dari kegiatan peneltian Reklamasi Lahan Pasca Tambang Nikel Melalui Fitoremediasi dan Biomediasi yang di lakukan BP2LHK MANADO bekerjasama dengan PT. Antam.  Sedangkan untuk presentasi poster, Peneliti  BP2LHK MANADO, Julianus Kinho, S.Hut, M.Sc mempresentasikan poster dengan judul “Evaluation growth on progeny test of ebony (Diospyros rumpii Bakh.) one years old in Southeast Minahasa Regency North Sulawesi.  Publikasi ini sendiri merupakan output dari kegiatan pengembangan Demplot Kebun Benih dan Konservasi Eboni (Diospyros spp.) yang dilakukan BP2LHK MANADO di Kebun Raya Megawati, Minahasa Tenggara.

Selain itu juga tak ketinggalan Teknisi Litkayasa BP2LHK MANADO, Supratman Tabba, S.Hut dan Lis Nurrani, S.Hut (peneliti BP2LHK MANADO) turut andil dalam paper berjudul Potential and assaciations of tree Agathis dammara (Lambert) I.rich at traditional zone of aketajawe lolabata national park. Namun karena keduanya sedang melanjutkan pendidikan S2 di Korea Selatan, maka presentasi diwakili oleh penulis kedua, Dewi Maharani dari Balai Penelitian Teknologi Agroferestry Ciamis.

Sebagaimana diketahui, Badan Litbang dan Inovasi (BLI) Kemeterian LHK kembali mengadakan Konferensi International IUFRO-INAFOR yang pada tahun 2017 ini mengusung tema "Promoting Sustainable Resources From Plantations for Economic Growth and Community Benefits", dan berlangsung di Alana Hotel Yogyakarta 24-27 Juli 2017.

International Union of Forest Research Organizations atau IUFRO sendiri adalah organisasi internasional yang menyatukan lebih dari 15 ribu ilmuwan dalam bidang kehutanan dari 110 negara. Sedangkan INAFOR merupakan forum komunikasi dua tahunan peneliti bidang kehutanan di Indonesia yang rutin diadakan BLI KLHK dan pada tahun ini adalah penyelenggaraan INAFOR yang keempat. Ada 6 topik yang dibahas pada IUFRO-INAFOR International Conference 2017 ini, yaitu Plantation management for sustainable production; Diseases and pests; Genetics and breeding; Risk and Mitigation; Forest-based Products for Greener Future; dan Forests for Community Benefits.

Dalam sambutannya Kepala BLI Dr. Ir. Henry Bastaman, MES menyatakan bahwa hasil-hasil penelitian yang akan dipaparkan dan dipamerkan dalam Konferensi ini bisa menjadi bahan informasi untuk diterapkan di Indonesia. "BLI bisa tukar menukar informasi hasil penelitian yang memberikan manfaat bagi masyarakat tetapi tanpa merusak hutan," ujar Henry ketika memberikan sambutan pembukaan di Hotel Alana Yogyakarta, Senin (24/07/2017).

Rangkaian acara IUFRO-INAFOR ini juga dilakukan kunjungan lapangan (field trip) pada hari ketiga ke beberapa lokasi penelitian antara lain ke Purworejo, Gunung Kidul dan Klaten. Di akhir rangkaian acara juga dilakukan pemberian penghargaan untuk peserta poster terbaik dan pemenang lomba foto riset. Penutupan IUFRO-INAFOR secara resmi sendiri ditutup oleh Sekretaris Badan Litbang, Dr. Ir. Sylvana Ratina, M.Si pada Kamis (27/07/2017).***(Muhammad Farid)

Dokumentasi   : Muhammad Farid & Tim Panitia

Artikel terkait :

BP2LHK Manado Kampanyekan Konservasi Anoa dalam Indogreen Environment and Forestry Expo 2017

7th Indogreen Forestry Expo 2015

Kiprah Rimbawan Sulawesi Utara pada 6th Indogreen Forestry Expo 2014

Partisipasi Rimbawan Sulawesi Utara pada 5th Indogreen Forestry Expo 2013

Antusias Wisatawan Jerman Kagumi Anoa di Anoa Breeding Centre Manado

Kunjungan Berbagai Pihak ke Kampus Kreatif Sahabat Rakyat

Rencana Lakukan Pendidikan Konservasi Anoa dan Babirusa, Aliansi Tompotika Kunjungi ABC

Pendidikan Konservasi Anoa : Karena Sedini Mungkin Mereka Harus Peduli, Sebelum Semua Punah

------------------------------------------------------------------------------------

Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Manado

Jl. Raya Adipura Kel. Kima Atas, Kec. Mapanget, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Indonesia)

Email :

publikasi.bpkmdo@yahoo.com

bp2lhkmanado@gmail.com

bpk_mdo@forda-mof.org

Website :

www.manado.litbang.menlhk.go.id

www.balithut-manado.org

E-Jurnal :

http://ejournal.forda-mof.org/ejournal-litbang/index.php/JWAS

Penulis : M. Farid