Dientry oleh Editor - 26 November, 2012 - 2459 klik
Guyub Bersama Warga dan Pengelola Hutan Penelitian Gunung Dahu

guyub

Puskonser (Bogor, 22/11/12)_Sebagai salah satu bentuk pendekatan dan memberikan pemahaman, pengertian, penyadaran serta partisipasi masyarakat dalam upaya perlindungan hutan, Puskonser melaksanakan acara dialog dan silaturahmi dengan masyarakat yang terlibat dengan pengelolaan Hutan Penelitian (HP) Gunung Dahu.

Acara tersebut dilaksanakan pada hari rabu, 22 November 2012 di mess Gunung Dahu, Leuwiliang, Bogor. Kegiatan ini dihadiri oleh Lurah, Babinkamtibmas, para Ketua RW, para Ketua RT, tokoh masyarakat Desa Pabangbon dan Desa Bantar Karet, Kecamatan Leuwiliang, Bogor. Ir. Didik Purwito, M.Sc., Kabid PDTLP Puskonser, yang mewakili Kapuskonser, mengemukakan pentingnya menjalin silaturahmi dengan masyarakat dan stakeholder yang terlibat dengan pengelolaan hutan penelitian.

Acara ini juga merupakan sebagai salah satu tindak lanjut perjanjian kerjasama (PKS) dengan Perum Perhutani pada bulan Agustus 2012, dimana para pihak melaksanakan pengamanan kawasan dan asset penelitian dan pengembangan secara bersama-sama. HP. Gunung Dahu dikelola oleh Puskonser sejak tahun 1997 seluas 250 ha dengan tujuan penelitian dan pengembangan jenis-jenis dari famili dipterocarpa, dimana pengelolaan kawasan hutan berbeda dengan pengelolaan oleh Perum Perhutani.

HP. Gunung Dahu merupakan salah satu show window yang menunjukkan keberhasilan beberapa uji coba silvikultur jenis-jenis meranti diluar habitat aslinya. Pada awalnya, lahan yang tumbuh hijau saat ini merupakan lahan kosong yang ditumbuhi semak belukar dan sebaian jenis jenis pinus, semak, kayu afrika, dan bambu. Berkat “tangan dingin” Ir. Atok Subiakto, M. Sc., crew project pada waktu itu, dan partisipasi dari masyarakat sekitar, maka berhasil diperoleh tegakan yang seperti sekarang ini. untuk jenis tanaman Shorea leprosula yang berumur 13 tahun diameternya dapat mencapai 30-40 cm. Hutan Penelitian ini telah dikunjungi oleh Menhut Dr. Prakoso dan Ir. Kaban sebagai bentuk apresiasi terhadap upaya rehabilitasi kawasan hutan.

Kerjasama Puskonser dengan Komatsu membangun plot uji penanaman jenis jenis meranti telah dibangun plot uji tanaman meranti seluas 160,7 ha, yang ter­diri dari plot percobaan 75 ha dan plot koleksi jenis dipterokarpa sel­uas 85,7 ha. Fasilitas yang terdapat di Gunung Dahu adalah bangunan camp ukuran 5 x 30 meter dan persemaian transit 10 x 25 meter. Perlakuan pada plot uji adalah je­nis meranti, asal bahan tanaman, jarak tanam dan sistim penanaman. Pada tahun 2008 dibangun plot uji jenis dipterokarpa. Se­banyak 23 jenis dipterokarpa diuji dengan rancangan uji Rancangan Acak Lengkap Kelompok (RCBD), dan jumlah ulangannya adalah 5 blok. Pada umur 3 tahun jenis yang terbaik tumbuhnya adalah Shorea platyclados dan diikulti dengan S. leprosula dan Vatica sumatrana.(IB)***