Bimbingan Teknis, Tugas Penting Seorang Peneliti

👤lusi 🕔 07:53 am, 12. June 2017

B2P2BPTH (Yogyakarta, 09/06/2017)_”Selain meneliti, tugas lain seorang peneliti adalah pengabdian pada masyarakat dan bimbingan teknis.” Demikian disampaikan Dr. Asti Insiana Putri, peneliti kultur jaringan pada Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan (B2P2BPTH) Yogyakarta pada presentasi hasil magang atas nama Nurul Amaliyah Tanjung, Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta di ruang rapat Laboratorium Kultur Jaringan B2P2BPTH Yogyakarta.

Pada kesempatan tersebut Lukman Hakim, S.Hut., MP., Kasi Data, Informasi dan Diseminasi juga mengatakan bahwa bimbingan teknis yang berupa kunjungan ilmiah, magang, praktek kerja lapangan dan penelitian mahasiswa di B2P2BPTH Yogyakarta mengindikasikan bahwa institusi Litbang ini diakui oleh dunia pendidikan sebagai tempat pembelajaran di luar sekolah.

Lebih lanjut Lukman mengatakan bahwa “Beberapa pengakuan dari Sekolah Dasar sampai dengan Perguruan Tinggi baik yang berasal dari Yogyakarta maupun luar Yogyakarta menunjukan bahwa B2P2BPTH layak dijadikan sebagai salah satu lembaga Litbang yang mendapatkan anugerah Pusat Unggulan Iptek (PUI) dari Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (KEMENRISTEKDIKTI).

Dalam presentasinya, Nurul menyampaikan bahwa magang yang dilaksanakan pada 7 November-16 Desember 2016 meliputi perbanyakan makro, yaitu kegiatan mencangkok Jambu dan sambung pucuk Cendana, dan kegiatan di Laboratorium Kutur Jaringan yang meliputi pemilihan eksplan, pembuatan media, induksi, subkultur, multiplikasi dan aklimatisasi.

“Beberapa jenis tanaman hutan yang kami tangani ini meliputi Sengon, Cendana, Merbau, Aquillaria crassna, dan Kayu Kuku,” kata Mahasiswa Program Studi Agroteknologi ini.

Sedangkan Fithry Ardhany, S.Hut., M.Sc., selaku pembimbing berharap agar magang ini dapat menjadi bekal bagi mahasiswa untuk kegiatan penelitian dalam rangka menyusun skripsi. “Kegiatan ini selain bermanfaat dalam mendukung proses pendidikan dan juga bermanfaat bagi kami dalam kegiatan peneliti.” Kata Fithry.

Dr. Toni Herawan, peneliti kultur jaringan yang hadir pada kesempatan tersebut mengatakan bahwa, “Penelitian jenis tanaman hutan memiliki waktu yang relatif lebih panjang dibandingkan jenis tanaman pertanian. Oleh karena itu, jika kegiatan magang ini akan diteruskan sebagai objek penelitian skripsi, harus mempertimbangkan jangka waktunya,” ujar Toni.

Presentasi dan penyerahan laporan untuk disimpan di Perpustakaan merupakan kewajiban bagi mahasiswa yang telah melaksanakan kegiatan magang di lingkup B2P2BPTH Yogyakarta.***(LH & DS)