BP2LHK Manokwari Sosialisasikan Masoi pada Kegiatan Ekspedisi NKRI dan PMK

👤Tuti 🕔 04:12 am, 13. June 2016

BP2LHK Manokwari (Kaimana, 13/06/2016)_Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BP2LHK) Manokwari turut berpartisipasi dalam puncak acara ekspedisi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) Koridor Papua Barat 2016 dengan mensosialisasikan tumbuhan Masoi (Cryptocarya massoy) di Kabupaten Kaimana, Papua Barat, Jum’at (20/05).

Masoi merupakan salah satu jenis tumbuhan yang banyak dijumpai di Maluku dan Papua. Kayu tumbuhan ini dapat dimanfaatkan sebagai bahan bangunan. Sedangkan kulit kayunya menebarkan aroma wangi dan dpat diolah menjadi minyak atsiri dan sebagai bahan baku obat-obatan. Selain itu, tumbuhan ini juga dapat digunakan sebagai pewarna alami dan dan bahan kosmetik atau campuran ratus.

Selama ini masyarakat lokal sering memanfaatkannya sebagai obat tradisional. Sayangnya, tidak banyak masyarakat yang mengetahui potensi dan nilai ekonomi lain dari tumbuhan ini. Hal ini terlihat pada puncak acara ekspedisi NKRI tersebut. Pengetahuan Tim ekspedisi dan Masyarakat Papua Barat mengenai potensi, target pasar dan cara pengembangan masoi masih sangat terbatas.

Oleh karena itu, pada ajang pameran tersebut, BP2LHK Manokwari selain menyediakan materi pameran berupa  tumbuhan masoi juga melakukan sosialisasi tentang tumbuhan tersebut. Adapun hal-hal yang disosilaisasikan terkait tumbuhan tersebut antara lain adalah cara awal pengembangan masoi, potensi pasar dan distribusi alami masoi di Papua.

BP2LHK Manokwari berharap dengan adanya sosialisasi secara singkat tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengembangan dan pelestarian masoi sebagai komoditas ekonomi asli Papua Barat.

Sedangkan materi yang disajikan BP2LHK Manokwari dalam stand berupa ekspedisi NKRI wilayah Manokwari Selatan berupa contoh anakan, daun, batang dan kulit masoi.

Ekspedisi NKRI merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan tiap tahun yang dimotori oleh Kementerian Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Kegiatan ini dilaksanakan pada beberapa wilayah yang dipilih di Indonesia.  Pada tahun 2016, kegiatan ekspedisi NKRI dilaksanakan di Papua Barat yang dilaksanakan selama 3 bulan dari bulan Januari dan ditutup pada tanggal 20 mei 2016 di kabupaten Kaimana.

Kegiatan ekspedisi NKRI koridor Papua Barat 2016 diharapkan dapat memberikan masukan pemerintah dalam mengurangi konsentrasi pembangunan ekonomi, sosial dan kesehatan di Pulau Jawa atau yang lebih umum dikenal dengan istilah Jawa Centris. ***El Halim (EH).

 

Informasi lebih lanjut:

Balai Litbang Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Manokwari

url : http://bpk-manokwari.litbang.dephut.go.id atau http://www.balithutmanokwari.com

Jl. Inamberi, Pasir Putih,  Manokwari, Papua Barat 98131, Telp. 0986 - 213437, 213440, Fax. 0986 - 213441, 213447