Pustakawan Wajib Menulis Karya Ilmiah

👤Tuti 🕔 06:00 pm, 26. May 2016

B2P2EHD (Samarinda, 27/5/2016)_Fungsional Pustakawan sekarang diwajibkan untuk membuat karya tulis ilmiah. Hal ini diungkapkan oleh Muhammad Taufik, Kepala Bidang Informasi dan Otomasi Badan Perpustakaan Kalimantan Timur (Kaltim), saat membuka acara Workshop Penulisan Karya Ilmiah bagi Pustakawan dan Pengelola Perpustakaan se-Kaltim 2016,  di Samarinda, (17/05).

”Profesi pustakawan tidak hanya dituntut untuk membuat laporan kegiatan tetapi sesuai jabatan  fungsionalnya diwajibkan menuangkan ide untuk pengembangan perpustakaan melalui penulisan karya ilmiah/karya tulis,”tegas Taufik.

Menurutnya, kewajiban ini sesuai dengan peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (Menpan) dan Reformasi Birokrasi tentang Jabatan Fungsional Pustakawan dan Angka Kreditnya. Disebutkan bahwa Pembuatan karya tulis ilmiah merupakan salah satu tugas pokok daan merupakan salah satu persyaratan dalam kenaikan pangkat fungsional Pustakawan baik tingkat terampil maupun tingkat ahli.

“Namun pembuatan karya tulis ilmiah ini sering tidak dapat dipenuhi dan merupakan salah satu momok bagi pustakawan itu sendiri,”kata Taufik.

“Faktor budaya membaca dan menulis yang sangat rendah merupakan salah satu penyebabnya. Hasil survei UNESCO tahun 2015, setiap 1000 penduduk Indonesia hanya ada 1 orang saja yang membaca buku,”tegasnya.

Untuk mengatasi masalah tersebut, diselenggarakan kegiatan Workshop Penulisan Karya Ilmiah bagi Pustakawan dan Pengelola Perpustakaan se-Kaltim 2016. Kegiatan tersebut dilaksanakan selama 3 (tiga) hari, yaitu Selasa – Kamis (17 – 19 Mei).

Kegiatan workshop tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pustakawan dalam menyusun dan mempresentasikan karya tulis ilmiah. Disadari bahwa karya tulis merupakan gagasan deskripsi atau pemecahan masalah secara sistematis yang disajikan secara objektif dan jujur dengan menggunakan bahasa baku  serta didukung oleh fakta, teori dan atau bukti-bukti empirik.

Adapun materi yang disampaikan dalam workshop adalah: 1). Pemikiran dan Penulisan Karangan Ilmiah oleh Prof. Dr. Hj, Nur Fitriyah, MS.  (Guru Besar FISIP Unmul); dan 2). Metode/ Teknik Penelitian Dan Penulisan Karya Ilmiah oleh Dr. H. Abdullah Karim, MS (Staf Pengajar pada FISIP Unmul).

Pada kegiatan tersebut juga dilaksanakan praktek menulis karya tulis ilmiah yang dibimbing oleh  Mustang, S.Sos, M.Si (Pustakawan Madya Perpustakaan Fakultas Hukum UNMUL) dan Achmad Daldiri, S.Ag, M.Pd (Pustakawan Muda Perpustakaan IAIN Samarinda).

Kegiatan tersebut diikuti oleh 29 peserta, terdiri dari pustakawan dan pengelola perpustakaan lainnya yang berasal dari umum, provinsi, kabupaten dan kota serta desa/kelurahan, perpustakaan khusus (instansi) serta perguruan tinggi dan sekolah. Dalam kegiatan tersebut, Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Ekosistem Hutan Dipterokarpa (B2P2EHD) Samarinda mengirimkan satu peserta, yaitu Maria Anna Raheni, Pustakawan muda.  ***ANA & MSC

 

Informasi Lebih Lanjut

BALAI BESAR PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN EKOSISTEM HUTAN DIPTEROKARPA

url : http://b2pd.litbang.dephut.go.id  atau  http://www.diptero.or.id

Jl. A. Wahid Syahrani No. 68, Sempaja, Po. Box. 1206, Samarinda, Kalimantan Timur, Telp. 0541 - 206364, Fax. 0541 - 742298