SEMUA BERITA

Temu Rimbawan Sulut, Sekretaris Badan Litbang Kehutanan Sampaikan Kuliah Umum

27-11-2013 | 746 Klik

BPK Manado (Manado, 26/11/13)_Semangat dan motivasi untuk menanam harus jadi budaya bagi rakyat Indonesia. Demikian disampaikan Ir. Tri Joko Mulyono, MM, Sekretaris Badan Litbang Kehutanan pada kuliah umumnya kepada mahasiswa dan rimbawan Sulawesi Utara di Kampus Kima Atas Balai Penelitian Kehutanan Manado, Selasa (26/11).

Baca Selanjutnya »

Lokakarya Perbenihan Nasional: Perlunya Sistem Perbenihan Tanaman Hutan yang Baik

20-11-2013 | 1093 Klik

FORDA (Jakarta, 18/11/13)_Serangkaian dengan Sosialisasi SK. 07/Menhut-II/2013 dan Launching Benih Unggul Hasil Penelitian Badan Litbang Kehutanan yang Benihnya Wajib Diambil dari Sumber Benih Bersertifikat sekaligus Pengukuhan Forum Perbenihan Tanaman Hutan Nasional di Manggala Wanabakti, Jakarta, Jumat (15/11)  juga diselenggarakan Lokakarya Perbenihan Nasional yang dibuka oleh Menteri Kehutanan, Dr. (HC) Zulkifli Hasan, SE, MM.

Baca Selanjutnya »

Menhut Launching Benih Unggul Hasil Penelitian Badan Litbang Kehutanan yang Benihnya Wajib Diambil dari Sumber Benih Bersertifikat

20-11-2013 | 1304 Klik

Sosialisasi PerbenihanFORDA (Jakarta, 18/11/13)_Salah satu faktor yang dapat menjamin keberhasilan pembangunan hutan tanaman untuk rehabilitasi hutan dan lahan adalah tersedianya benih berkualitas yang berasal dari sumber benih bersertifikat. Karena itulah, baru-baru ini Menteri Kehutanan melaunching 5 jenis benih unggul hasil penelitian Badan Litbang Kehutanan yang benihnya wajib diambil dari sumber benih bersertifikat, yaitu jati, mahoni, sengon, gmelina, dan jabon.

“Penentuan 5 jenis tanaman tersebut merupakan kesepakatan para pihak terkait perbenihan tanaman hutan pada beberapa lokakarya yang telah dilakukan, terakhir pada 12-14 Juni 2013 di Bali,” kata Dr. (HC) Zulkifli Hasan, SE, MM, Menhut dalam sambutannya pada Sosialisasi SK. 707/Menhut-II/2013 tentang Penetapan 5 Jenis Tanaman Hutan yang Benihnya Wajib Diambil dari Sumber Benih Bersertifikat di Ruang Auditorium Manggala Wanabakti, Jakarta, Jumat (15/11).

“Penetapan 5 jenis tanaman hutan yang wajib bersertifikat tersebut akan dijadikan acuan dalam setiap penggunaan benih pada pengadaan benih, pengedaran benih dan atau penanaman untuk kepentingan publik pada kawasan hutan dan atau tanah negara,” jelas Zulkifli.

Lebih lanjut Zulkifli menyampaikan beberapa pertimbangan dalam menetapkan keputusan tersebut adalah karena jumlah sumber benih bersertifikat untuk jenis tersebut dinilai telah mencukupi dan benihnya sudah tersedia di pasaran. Beberapa persyaratan agar keputusan ini dapat dilakukan secara efektif adalah terselenggaranya sertifikasi sumber benih, mutu benih dan mutu bibit oleh Balai Perbenihan Tanaman Hutan atau UPTD di bidang perbenihan tanaman hutan dan terselenggaranya tata usaha benih oleh pengada, pengedar benih/bibit dan pengawasan oleh petugas dinas kehutanan kabupaten/kota.

Baca Selanjutnya »

Keputusan Menhut Tentang Peta Indikatif Arahan Pemanfaatan Hutan Pada Kawasan Hutan Produksi yang Tidak Dibebani Izin untuk Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu

22-11-2013 | 403 Klik

Dalam rangka menyeimbangkan dan menselaraskan pembangunan ekonomi, sosial budaya dan lingkungan serta tata kelola izin usaha pemanfaatan hasil hutan kayu, Menhut telah menetapkan Keputusan SK.5040/Menhut-VI/BRPUK/2013 Tentang Peta Indikatif Arahan Pemanfaatan Hutan Pada Kawasan Hutan Produksi yang Tidak Dibebani Izin untuk Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu.

Baca Selanjutnya »

Jurnal Penelitian Kehutanan Wallacea Mendapat Akreditasi

20-11-2013 | 741 Klik

BPK Makassar (Jakarta, 19/11/13)_Empat kali terbit sejak 2012, Jurnal Penelitian Kehutanan Wallacea telah terakreditasi berdasarkan Keputusan Kepala LIPI Nomor. 1001/E/2013 Tanggal 7 Oktober 2013 tentang Hasil Akreditasi Majalah Ilmiah.

Baca Selanjutnya »

Reklamasi Hutan Bekas Tambang Batubara

19-11-2013 | 738 Klik

Swara Samboja: Reklamasi Hutan Bekas Tambang BatubaraBalitek KSDA (Samboja, 19/11/13)_Apa yang kita dengar sebagai “bencana ekologis” mudah-mudahan tidak terjadi. Memang, perubahan paras alam Indonesia, masih memiriskan. Senandung “ijo royo royo” untuk menggambarkan alam yang kita miliki, tidak lagi pas dinisbatkan di beberapa wilayah. Kalimantan yang dulu hampir seluruhnya ditutupi oleh belantara yang sangat lebat, dengan aliran sungai-sungai besar yang jernih, kini di banyak tempat justru telah menjadi bopeng oleh aktivitas tambang terutama batubara. Memang, pembangunan yang berusaha memaksimalkan semua potensi ekonomi yang kita miliki adalah sah-sah saja, namun hendaknya dibarengi dengan tanggungjawab lingkungan yang kuat.

Sejatinya dalam dokumen perencanaan pertambangan, aktivitas pertambangan tidak boleh lepas dengan pemulihan pasca tambang termasuk rehabilitasinya. Namun realitas di lapangan justru memperlihatkan banyak danau-danau bekas tambang menganga, menjadi monumen ketidakbertanggungjawaban manusia terhadap kebaikan alam. Kerusakan ekologis yang masif pada akhirnya justru akan mengantarkan pada dampak sosial yang mendalam.  Paradoks kehidupan justru sering tergelar di sekitar eksploitasi  sumberdaya alam yang seharusnya memakmurkan, yakni kerusakan lingkungan yang berjalin dengan kemiskinan masyarakat.    

“Rehabilitasi tambang itu mahal”, kata pelaku tambang. Namun demikian mahalnya rehab tentu tidak boleh menjadi alasan pengingkaran tanggungjawab oleh sebagian perusahaan tambang. Terdorong oleh rasa tanggungjawab institusional itulah, maka peneliti BALITEK KSDA berpikir dan bekerja keras mencari teknologi rehabilitasi tambang yang mudah dan murah. 

“Kita bersinergi dengan alam” demikian  frase kunci teknologi yang telah diujicobakan BALITEK KSDA di lahan bekas tambang batubara di areal PT Singlurus Pratama Kalimantan Timur. Mulanya peneliti mengamati secara metodologis proses regenerasi alami hutan, dari kehadiran jenis pionir hingga jenisi-jenis yang hadir pada ekosistem hutan klimaks. Urutan itu yang jadi pijakan rekayasa penerapan di lapangan, termasuk cara mengundang satwa liar lewat teknik silvikultural. Hasilnya ternyata sangat menggembirakan, dan itulah yang akan kita bagikan dalam fokus utama Swara Samboja edisi kali ini.

Baca Selanjutnya »

Sambutan Menhut Pada Peringatan HMPI dan BMN Tahun 2013 di Seluruh Indonesia

19-11-2013 | 472 Klik

Berikut disampaikan Sambutan Menteri Kehutanan Pada Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dan Bulan Menanam Nasional (BMN) Tahun 2013 di Seluruh Indonesia.

Baca Selanjutnya »

Undangan Sosialisasi WebGIS Kementerian Kehutanan

19-11-2013 | 492 Klik

Dalam rangka mendukung One Map Policy dan agar WEBGIS Kementerian Kehutanan sebagai sarana penyebarluasan data spasial kehutanan dapat dikenal luas, Direktorat Jenderal Planologi Kehutanan akan menyelenggarakan Sosialisasi WEBGIS Kementerian Kehutanan, Senin (25/11) di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta.

Baca Selanjutnya »

Alamat website Ditjen Pembendaharaan, Kementerian Keuangan

13-11-2013 | 669 Klik

Untuk meningkatkan pelayanan kepada pemangku kepentingan terkait fungsi pelaksanaan anggaran, Direktorat Ditjen Anggaran Perbendaharaan, Kementerian Keuangan menyediakan layanan pusat bantuan (Helpdesk).

Baca Selanjutnya »

Data Penggunaan Kawasan Hutan Periode September 2013

13-11-2013 | 251 Klik

Data penggunaan Kawasan Hutan Periode September 2013: Perkembangan Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan untuk Pertambangan dan Non Pertambangan s.d September 2013; Rekapitulasi Realisasi Jumlah SSBP dari Wajib Bayar dan Jumlah Setoran/Pembayaran PNBPP PKH September 2013; dan Peta Perkembangan Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan Per-provinsi s.d September 2013.

Baca Selanjutnya »