( Buku Iptek )

In–Situ and Ex–Situ Conservation of Aquilaria and Gyrinops: A Review

👤Rizda 🕔 2011-06-29 07:53:01 Sampul_Insitu_and_Eksitu_Conservartion.jpg

Agarwood is a high value non-timber forest product, produced from natural infestation and artificial inoculation with microorganism. Seven genera, Aquilaria, Gyrinops, Aetoxylon, Gonystylus, Eukbia, Wikstroemia and Paleria have been known as source of agarwood. However, current primary producer of agarwood are from Aquilaria and Gyrinops. Since the value of this NTFP is relatively high, the collections of agarwood from the wild since last two decades have been severe and the method of collection is mostly unsustainable.

Unsustainable collection and the presence of various disturbances of the habitat have made the population and habitat of the species and genera of Aquilaria and Gyrinops rapidly decreased and in some extent may have gone to extinct. In order to conserve and rescue the species, population and habitats, several field actions are needed to be carried out. Reviews of on the status of the species, population and habitats have been conducted. Some necessary information may have not been incorporated in this review, however the status of conservation of the species, population and habitat in general have been captured in the review.

 

http://www.forda-mof.org atau www.litbang.dephut.go.id

Badan Penelitian dan Pengembangan Kehutanan

Forestry Research and Development Agency (FORDA)

Agarwood Bibliography A Compilation of Abstracts on Agarwood Studies

👤Rizda 🕔 2011-06-29 07:53:01 Sampul_Agarwood_Bibliography_A_Compilation.jpg

“Agarwood Bibliography: A compilation of Abstract on Agarwood studies” is one of the outputs of the “Promoting Conservation of Plant Genetic Resources of Aquilaria and Gyrinops Species in Indonesia”, funded by ITTO.

The Bibliography covers 126 references of agarwood on ecology, genetic, silviculture, agarwood formation, chemical compound, and social economy that were published from 2000 to 2014. Included references range from published document, theses, dissertation, journal articles, to project reports and conference papers. The bibliography represents the collection of information concerning the progress of agarwood technology from various scientific publications.

http://www.forda-mof.org atau www.litbang.dephut.go.id

Badan Penelitian dan Pengembangan Kehutanan

Forestry Research and Development Agency (FORDA)

Tembesu, Kayu Raja Andalan Sumatera

👤Rizda 🕔 2011-06-29 07:53:01 coverdepan-compres.jpg

Tembesu (Fragraea fragrans Roxb.) merupakan salah satu jenis tanaman yang banyak dimanfaatkan dan mempunyai nilai ekonomi tinggi sehingga potensial dikembangkan di wilayah Sumatera Bagian Selatan. Secara sosial tembesu telah dikenal dan kayunya telah banyak dimanfaatkan oleh masyarakat.

Balai Penelitian Kehutanan (BPK) Palembang sebagai salah satu Unit Pelaksana Teknis Badan Penelitian dan Pengembangan Kehutanan telah benyak meneliti tembesu. Secara detail, hasil-hasil penelitian tersebut dituangkan di dalam buku ini yang dikemas dalam bentuk bunga rampai, mengupas tuntas berbagai aspek tembesu mulai dari pengenalan dan ekologi, perbenihan, budidaya, perlindungan, hasil dan pertumbuhan serta sosial, ekonomi dan kebijakan.

http://www.forda-mof.org atau www.litbang.dephut.go.id

Badan Penelitian dan Pengembangan Kehutanan

Forestry Research and Development Agency (FORDA)

Seri 5 Iptek Kehutanan

👤priyo 🕔 2011-06-29 07:53:01 sampul_seri_iptek_V.jpg

Sebagai salah satu upaya mewujudkan komitmen untuk meningkatkan kemanfaatan dan penerapan hasil litbang, Badan Penelitian dan Pengembangan Kehutanan secara berkala telah melakukan diseminasi hasil-hasil IPTEK kehutanan kepada para pengguna di berbagai tingkatan.

Seri 5 IPTEK Kehutanan ini merupakan salah satu dari buku seri kumpulan IPTEK hasil litbang Kehutanan yang merupakan bentuk diseminasi hasil litbang. Seri 5 IPTEK hanya memuat informasi makro dari topik-topik hasil litbang, informasi yang lebih kecil dapat diperoleh melalui institusi atau unit kerja, sedangkan komunikasi interaktif bisa dilakukan dengan peneliti terkait yang disebutkan dalam buku ini.

IPTEK yang diuraikan dalam buku ini masih bersifat parsial, untuk memudahkan penerapannya yang spesifik. Rangkaian hasil penelitian yang lebih holistik dan terintegratif akan disajikan dalam bentuk lain.

Seri IPTEK ini disusun sesuai perkembangan perolehan IPTEK hasil litbang sehingga bisa menjadi dokumentasi yang bisa dimanfaatkan oleh semua pihak. Dengan demikian saran dan masukan tetap diharapkan untuk
penyempurnaan selanjutnya.

 

http://www.forda-mof.org atau www.litbang.dephut.go.id

Badan Penelitian dan Pengembangan Kehutanan

Forestry Research and Development Agency (FORDA)

 

 

Kearifan Tradisional dalam Budidaya Lebah Hutan Apis dorsata

👤Rizda 🕔 2011-06-29 07:53:01 kearifan_tradisional_dlm_budidaya_lebah_hutan.jpg

Permasalahan pokok dalam pengembangan lebah hutan adalah kerusakan habitat A. dorsata akibat tingginya laju deforestasi. Teknik pemanen madu yang tidak berazaskan kelestarian juga merupakan ancaman bagi kelangsungan hidup lebah hutan. Permasalahan lain yang tidak kurang pentingnya adalah kualitas madu lebah hutan yang rendah akibat pemanenan dan penanganan pasca panen yang kurang baik.

Rehabilitasi hutan dan perbaikan teknik pengelolaan lebah hutan adalah upaya terbaik untuk memulihkan potensi dan meningkatkan kuantitas dan kualitas produk lebah hutan. Seiring dengan gerakan rehabilitasi hutan dan lahan yang terus  yang terus dilakukan pemerintah, berbagai upaya untuk memajukan dan meningkatkan pengelolaan lebah hutan, termasuk penerbitan buku ini diharapkan akan meningkatkan meningkatkan potensi dan produktivitas salah satu salah satu komoditas hasil hutan bukan kayu yang sangat berharga ini.

Manual Pembangunan Plot Konservasi In-Situ Shorea Penghasil Tengkawang

👤Rizda 🕔 2011-06-29 07:53:01 Konservasi_InSitu_Shorea_Penghasil_Tengkawang.jpg

Buku panduan ini memuat tahapan kegiatan dalam rangka “Pembangunan Plot Konservasi In-Situ Shorea Penghasil Tengkawang” dan beberapa kegiatan lapangan terkait, yang merupakan bagian dari program kegiatan dalam proyek International Tropical Timber Organization (ITTO) PD 586/10 Rev.1 (F), bekerja sama dengan Balai Besar Penelitian Dipterokarpa.

Buku panduan ini diharapkan dapat mempermudah dan memperlancar pelaksanaan konservasi sumber daya genetik tengkawang secara in-situ. Di samping itu, diharapkan pula agar para pemangku kepentingan dapat memaklumi dan saling berkoordinasi sesuai dengan kompetensi masing-masing sehingga tujuan untuk melestarikan sumberdaya genetik tengkawang dapat tercapai.

Manual Pembangunan Plot Konservasi Eks-Situ Shorea Penghasil Tengkawang

👤Rizda 🕔 2011-06-29 07:53:01 konservasi_eksitu_shorea_penghasil_tengkawang.jpg

Buku panduan ini diharapkan dapat memberikan informasi dan pengetahuan dasar yang bermanfaat dalam pembangunan plot konservasi eks-situ Shorea penghasil tengkawang. Dengan adanya buku ini, diharapkan pula akan menjadi pedoman bagi berbagai pihak yang ingin membangun plot konservasi eks-situ, khususnya jenis Shorea penghasil tengkawang, sebagai bentuk dukungan pada program konservasi keragaman genetik tengkawang, sekaligus memenuhi kebutuhan para tenaga teknis di lapangan.

Teknologi Tepat Guna Tengkawang

👤Rizda 🕔 2011-06-29 07:53:01 cover_teknologi_tepat_guna_tengkawang.jpg

Tengkawang adalah salah satu jenis Dipterokarpa yang berada di Kalimantan dan beberapa tersebar di daerah Sumatera. Buah Tengkawang merupakan salah satu hasil hutan bukan kayu (HHBK) yang dikumpulkan dan digunakan oleh masyarakat lokal sekitar hutan sebagai salah satu sumber kehidupan. Buah Tengkawang dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan makanan seperti brownies, topping ice cream, keripik, cokelat dan kosmetik. Selain itu lemak buah Tengkawang juga dapat digunakan sebagai minyak sayur dan obat-obatan.

Buku ini memuat beberapa hasil olahan dari buah dan lemak Tengkawang berikut cara membuatnya.

Panduan Identifikasi Jenis Pohon Tengkawang

👤Rizda 🕔 2011-06-29 07:53:01 panduan_identifikasi_jenis_pohon_tengkawang.jpg

Buku panduan ini diharapkan dapat memberikan informasi dan pengetahuan dasar yang bermanfaat di bidang pengenalan jenis-jenis famili Dipterocarpaceae, khususnya jenis Shorea penghasil tengkawang. Dengan adanya buku ini, diharapkan pula akan meminimalkan terjadinya kesalahan tebang yang sering terjadi dalam pemanfaatannya, mengingat jenis tengkawang merupakan jenis yang dilindungi dan terancam punah, meskipun dari segi pemanfaatan kayunya sangat komersial. Di samping itu, buku ini hadir sebagai bentuk dukungan pada program konservasi keragaman genetik tengkawang, sekaligus memenuhi kebutuhan para tenaga teknis di lapangan.

Swara Samboja: Kemana Arah Penelitian Keanekaragaman Hayati Indonesia?

👤Rizda 🕔 2011-06-29 07:53:01 cover_Swara_samboja_3.1.2014.jpg

Fokus pada kemana arah penelitian keanekaragaman hayati Indonesia?, Swara Samboja edisi kali ini mengemukakan strategi penelitian bertajuk “Mengembangkan Penelitian Keanekaragaman Hayati” yang ditulis oleh Prof. Dr. Hadi S. Alikodra, Guru Besar Bidang Ekologi dan Satwa Liar, IPB. Selain itu, Tri Atmoko, Peneliti Balitek KSDA akan menambah wawasan kita dengan paparannya “Satwa sebagai Obyek Penelitian: Bioetika dan Pemanfaatannya”.