Dientry oleh Risda Hutagalung - 27 June, 2019 - 287 klik
Menteri LHK Apresiasi Pengelolaan Aek Nauli Elephant Conservation Camp

BP2LHK Aek Nauli (Aek Nauli, Juni 2019)_Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Dr. Siti Nurbaya Bakar mengapresiasi pengelolaan Aek Nauli Elephant Conservation Camp (ANECC). Hal ini disampaikannya saat berkunjung ke ANECC yang berada di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Aek Nauli, Rabu (26/6/2019), sebelum menghadiri Pencanangan Pengembangan Tanaman Macadamia untuk Rehabilitasi Hutan dan Lahan sekaligus Peringatan Hari Penanggulangan Degradasi Lahan dan Kekeringan Sedunia di Persemaian Permanen Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai – Hutan (BPDASHL) Asahan Barumun, di Desa Huta Ginjang, Kab. Tapanuli Utara.

“Terima kasih kepada Balai KSDA (Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam/BBKSDA Sumatera Utara) dan Balai Litbang (Balai Litbang LHK/BP2LHK Aek Nauli) yang sudah mengelola ANECC dengan baik. Ini sudah bagus, mirip dengan yang pernah saya lihat di Chiang Mai, Thailand. Namun karena ini untuk edukasi atauwisata ilmiah, jadi yang sangat perlu diperhatikan adalah soal “kesejahteraan gajahnya”, karena gajah merupakan salah satu satwa yang menjadi perhatian dunia internasional,” kata Menteri Siti.

Walaupun sudah bagus, menurut Menteri Siti, ada beberapa hal yang perlu diperbaiki dan ditambahkan, antara lain penambahan sarana prasarana, perbaikan papan informasi, dan juga perbanyakan brosur. Selain itu, menurut Siti, ANECC harus dikembangkan dengan smart sesuai keinginan anak muda millenials  dan kreatif sehingga menjadi lebih menarik.

Didampingi oleh Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan, Ir. Raffles B. Panjaitan, Kepala BBKSDA Sumatera Utara,  Dr. Hotmauli Sianturi dan Kasubbag. Tata Usaha BP2LHK Aek Nauli, Yessy Arina, SE, Menteri Siti disambut dengan pengalungan bunga oleh Figo, gajah jantan yang ada di ANECC.

Di ANECC, Menteri Siti menyaksikan langsung atraksi edukasi gajah dan ikut memberi makan gajah sambil mendengarkan penjelasan tentang program wisata edukasi/ilmiah oleh koordinator ANECC.

Sebagai informasi, ANECC merupakan program wisata dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk mendukung wisata Danau Toba melalui pengembangan konservasi gajah jinak (Gajah Sumatera) di KHDTK Aek Nauli. Program ini merupakan kerja sama tiga pihak, yaitu BBKSDA Sumatera Utara, BP2LHK Aek Nauli, dan Veterinary Society for Sumatran Wildlife Conservation (Vesswic).

Di akhir kunjungan, Menteri Siti dan rombongan melakukan foto bersama dengan gajah, mahout (pawang gajah) dan Tim ANECC.***MB