KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN

Ministry of Environment and Forestry Republic of Indonesia
www.menlhk.go.id

Fokus Litbang
Posted by Rizda Hutagalung - 30. January 2019 - 1793 klik

Kepala BLI: Prestasi Dimulai dari Kemauan dan Bijak Memanfaatkan Momentum

BLI (Serpong, Januari 2019)_Dalam arahannya pada Pembinaan Pegawai dan Apresiasi Capaian Kinerja Pusat Litbang Kualitas dan Laboratorium Lingkungan (P3KLL) di Kawasan Puspiptek Serpong, Selasa (29/01/2019), Kepala Badan Litbang dan Inovasi (BLI) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Dr. Agus Justianto kembali menegaskan bahwa prestasi dimulai dari kemauan dan bijak memanfaatkan momentum.

“Prestasi dimulai dari kemauan, niat yang kuat yang diikuti dengan upaya-upaya. Ini adalah salah satu kunci keberhasilan menurut saya. Saya melihat potensi untuk jadi nomor satu di P3KLL ini semakin mendekat, kenapa? karena  sudah dimulai dengan niat dan kemauan,” tegas Agus yang disambut tepuk tangan para pegawai P3KLL.

Baca juga: Kepala Badan: Kunci Keberhasilan Ada 5K

Sebelumnya, kepada Kepala Badan, jajaran struktural P3KLL menyampaikan bahwa saat ini P3KLL sedang berproses menuju Badan Layanan Umum (BLU) karena fungsinya sebagai laboratorium rujukan. Selain itu, bersama instansi terkait, P3KLL akan merancang semacam pusat penelitian merkuri.

“Menurut saya, ini bukan sekedar impian, tapi harus diwujudkan, segera. Jangan kita kehilangan momentum. Mewujudkan ini adalah salah satu tugas manajemen, dan tugas kita bersama,” kata Agus yang sangat mendukung P3KLL menjadi Badan Layanan Umum (BLU) dan rencana terkait pusat penelitian merkuri tersebut.

Baca juga: Pacu Motivasi Peneliti, Kepala BLI: Mental “Be Number One” Penting untuk Berprestasi

Untuk itu, Agus menyatakan perlunya revitalisasi laboratorium, agar tetap eksis. Selain itu, menurutnya dukungan SDM tidak kalah penting.

“Ini penting, mengingat eselon 1 lingkup KLHK seperti Ditjen PSLB3 (Pengelolaan Sampah, Limbah, Bahan Berbahaya dan Beracun), dan Ditjen Gakkum (Penegakan Hukum) dalam melaksanakan fungsinya selama ini sangat terbantu dengan apa yang dilakukan P3KLL sebagai laboratorium rujukan,”  tambah Agus yang melihat potensi dan kinerja P3KLL mulai dari Pusarpedal, saat masih Kementerian Lingkungan Hidup dulu sudah tidak diragukan lagi.

Baca juga: Jadilah Peneliti Keren, untuk Hadapi Era Industri 4.0

Dengan suasana yang santai, di bawah naungan pepohonan dan ‘payung-payung fantasi berwarna-warni’ yang bergantungan, kepada pihak manajemen, Agus meminta agar menggali potensi yang ada di P3KLL. Agus juga mengingatkan agar membuat kebijakan yang mendukung bagi peningkatan kapasitas individu, karena itu akan berdampak pada peningkatan kapasitas institusi.

“Para pejabat harus mengeluarkan aura positif supaya potensi positif keluar semua sehingga memberi pengaruh positif kepada yang lain. Jika itu terjadi, ada potensi dan pengaruh positif, menjadi nomor satu bukanlah hal yang mustahil,” kata Agus yang memiliki visi menjadikan BLI sebagai policy think-tank bagi KLHK ini.

Baca juga: Strategi Menghadapi Era Disrupsi

Mengakhiri arahannya, Agus mengajak semua yang hadir untuk responsif, bisa mengikuti perubahan dan berkarya dalam lingkup yang lebih luas. “Bagaimanapun, perubahan adalah suatu keniscayaan. Dalam hidup ini kita harus berinteraksi. Tidak cukup dalam komunitas lokal, kita harus berinteraksi dengan komunitas di tingkat nasional, dan global,” kata Agus menutup arahannya.***RH