KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN

Ministry of Environment and Forestry Republic of Indonesia
www.menlhk.go.id

Fokus Litbang
Posted by Master Administrator - 18. January 2019 - 2357 klik

Strategi Menghadapi Era Disrupsi

BLI (Bogor, Januari 2019)_Saat ini kita sedang menghadapi era disrupsi. Suatu era dimana sedang terjadi perubahan yang fundamental atau mendasar. Bahkan, tidak sekadar berubah, melainkan langsung menggeser atau menggantikan yang sudah berdiri sebelumnya dalam waktu yang cepat. Bagaimana strategi Badan Litbang dan Inovasi (BLI) menghadapi era disrupsi ini?

Ada 3 strategi yang dapat diterapkan dalam menghadapi era disrupsi, demikian disampaikan oleh Dr. Agus Justianto, Kepala BLI, saat memberikan arahan dalam acara "Sarapan”, Syukur dan Harapan Puslitbang Hutan (P3H), Jum’at (18/1). Strategi ini merujuk pada Buku Terbaru Rhenald Kasali: Self Disruption.

Pertama, jangan merasa nyaman dengan situasi yang ada. Ini sering terjadi pada organisasi yang sudah lama berdiri, merasa bahwa dirinya tidak perlu lagi membuat banyak inovasi. Kedua, jangan takut untuk melakukan perubahan, dan ketiga menciptakan inovasi atau membentuk ulang.

“Dari 3 strategi tadi menurut Renald Kassali, ini membuat era disrupsi menjadi peluang. Oleh karena itu kita harus menyadari berada bahwa kita di berada dalam dunia yang berubah cepat, kita tidak boleh lengah, dan harus bisa tetap optimis,” tegas Agus.

Sebagai institusi yang menyandang nama inovasi, Agus mendorong seluruh jajarannya untuk melakukan inovasi. “Inovasi bukan hanya bisa dilakukan oleh teman-teman peneliti, siapa saja bisa melakukan inovasi dari hal-hal sederhana,” pesannya.

Agus berharap, meski tantangan 2019 yang dihadapi BLI cukup berat karena berbagai keterbatasan, namun sebagai insan litbang, tetap harus optimis, kreatif dan inovatif.

Terkait capaian P3H di 2018, Agus menyampaikan apreasinya. Keberhasilan P3H meraih akrediatasi Komite Nasional Akreditasi Pranata Penelitian dan Pengembangan (KNAPP) dan sebagai lembaga yang ditetapkan menjadi Pusat Unggulan IPTEK (PUI) 2019-2021, menunjukkan P3H telah bekerja dengan baik.

“Saya lihat banyak peneliti Puslitbang Hutan yang sangat produktif, dengan ragam temuan-temuan yang masih perlu kita sebarluaskan karena belum banyak yang mengetahuinya. Belum lama kita juga diberi apresiasi dari Komisi VII DPR bahwa banyaknya hasil Litbang yang sangat menakjubkan,” ujar Agus

"Sarapan”, Syukur dan Harapan, adalah acara yang digelar oleh Puslitbang Hutan (P3H) menyambut 2019. Bersyukur atas pencapaian 2018 sekaligus refleksi dan harapan untuk yang capaian yang lebih baik di 2019. Semuanya untuk mendukung pembangunan hutan dan lingkungan Indonesia. Acara ini dihadiri oleh Kepala Badan Litbang dan Inovasi (BLI), Sekretaris BLI serta jajaran struktural dan seluruh pegawai P3H.

Dalam acara ini, selain dilakukan diskusi rencana kerja P3H 2019, juga dilakukan pemberian Apresiasi Pegawai Teladan. Apresiasi diberikan kepada dua orang pegawai yang berdedikasi tinggi pada Pusat Litbang Hutan tahun 2018 yaitu Saudara Iskandar dan Saudara Sumardi. *(DP)