KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN

Ministry of Environment and Forestry Republic of Indonesia
www.menlhk.go.id

Fokus Litbang
Posted by Rizda Hutagalung - 12:00 am, 08. November 2018 - 86 klik

BLI Kembali Lahirkan Dua Profesor Riset

BLI (Jakarta, November 2018)_Badan Litbang dan Inovasi (BLI) kembali melahirkan dua profesor riset. Rabu siang (7/11/2018), di hadapan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), dua orang peneliti BLI dikukuhkan menjadi profesor riset (Prof. Riset) oleh Wakil Kepala LIPI selaku Ketua Majelis Pengukuhan Profesor Riset. 

Dua peneliti tersebut: Dr. Drs. Acep Akbar, M.P dengan kepakaran Bidang Kebakaran Hutan dan Dr. Drs. Djarwanto, M.Si dengan kepakaran bidang Biodeteriorasi dan Pengawetan Lignoselulosa dikukuhkan menjadi profesor riset setelah menyampaikan orasinya di Auditorium Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta.

Acep Akbar yang merupakan peneliti Balai Litbang LHK Banjarbaru menyampaikan orasinya berjudul “Pencegahan Kebakaran Hutan Melalui Penerapan Teknik Silvikultur Tepat Guna dalam Mengelola Hutan Tanaman”. Sementara Djarwanto yang merupakan peneliti Pusat Litbang Hasil Hutan menyampaikan orasinya yang berjudul “Jamur Pelapuk dan Pelestarian Sumber Daya Hutan”.

“Sebagai Profesor Riset, harapan besar bangsa ada di pundak Bapak-Bapak, saya mengharapkan terobosan dan penemuan baru di bidang IPTEK lingkungan hidup dan kehutanan serta pemecahan masalah terhadap masalah faktual lingkungan hidup dan kehutanan yang terjadi di lapangan,” kata Menteri LHK, Dr. Siti Nurbaya menyambut baik pengukuhan tersebut.

Sebagai ujung tombak bagi litbang dan inovasi, menurut Menteri Siti, peneliti harus selalu mengembangkan diri dan kepakarannya serta berpikir global dan visioner jauh ke depan dalam mengembangkan IPTEK yang dibutuhkan oleh masyarakat dan kebutuhan Eselon I lingkup Kementerian LHK dan menjadi rekomendasi kebijakan bagi Menteri.

“Peneliti harus mampu menjadi problem solver atas permasalahan yang berkembang di masyarakat sesuai dengan tugas dan kewenangannya. Peneliti harus mampu menjadi pakar atau spesialis di bidang nya dan mampu mengembangkan jejaring penelitian dan kerjasama baik di level nasional maupun internasional,” kata Menteri Siti memotivasi seluruh peneliti.

“Sekali lagi saya ucapkan selamat atas pelantikan Saudara Dr. Drs. Acep Akbar, M.P dan Saudara Dr. Drs. Djarwanto, M.Si sebagai profesor riset lingkup Badan Litbang dan Inovasi. Tugas berat berada di pundak Bapak – Bapak semua, semoga ini tantangan ini bisa kita wujudkan bersama. Selamat bekerja dan terus berkarya, Indonesia dan dunia menunggu kontribusi nyata kita,” pungkas Menteri Siti.

Sebelumnya, Kepala LIPI, Dr. Laksana Tri Handoko dalam sambutannya juga mengucapkan selamat kepada kedua profesor riset yang baru dikukuhkan, dan apresiasi setinggi-tingginya kepada KLHK, khususnya BLI.

“Saya ucapkan selamat, semoga pengukuhan ini tidak menjadi akhir dalam karir peneliti, melainkan menjadi sebuah permulaan untuk menemukan hal-hal baru dan termasuk regenerasi,” kata Laksana.

“Banyak sekali problem dan tantangan yang memang harus dijawab oleh kita para peneliti untuk memberikan solusi,” tambah Laksana sambil menyampaikan beberapa regulasi baru tentang peneliti, diantaranya perubahan sistem penilaian yaitu dengan sistem portofolio dan perlunya peningkatan kualifikasi pendidikan peneliti.

“Pada regulasi yang baru, kita lebih memprioritaskan substansinya. Dengan sistem portofolio diharapkan sinergi dan kolaborasi penelitian bisa ditingkatkan untuk menjawab tantangan dan problem,” tambah Laksana.

Sebagai informasi, kedua peneliti BLI yang baru dikukuhkan ini menjadi profesor riset yang ke-497 dan ke-498 dari 8.734 peneliti di Indonesia. Dengan pengukuhan ini, statistik BLI mencatat, sampai saat ini BLI telah melahirkan 21 orang profesor riset, 10 orang masih aktif dan 11 orang lainnya sudah pensiun. Profesor riset yang masih aktif turut hadir dalam prosesi pengukuhan dua profesor riset yang baru ini.

Selain Kepala BLI, Sekretaris BLI selaku panitera, para Kepala Pusat Litbang dan Kepala Balai Litbang lingkup BLI, para pejabat eselon I lingkup KLHK juga hadir dalam acara ini. Untuk memfasilitasi para peneliti yang tidak dapat hadir pada kesempatan tersebut dan untuk menjangkau lebih banyak pemirsa, acara yang dihadiri lebih dari 250 tamu undangan ini ditayangkan secara live streaming di akun facebook page BLI.***RH