KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN

Ministry of Environment and Forestry Republic of Indonesia
www.menlhk.go.id

Fokus Litbang
Posted by Muhamad Sahri Chair - 02:06 pm, 29. September 2018 - 191 klik

Xylarium Bogoriense No.1 Dunia, Menteri LHK Kukuhkan dengan Tandatangan di Prasasti

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Dr. Siti Nurbaya, mengukuhkan Xylarium Bogoriense 1915 yang dikelola oleh Puslitbang Hasil Hutan menjadi No.1 dunia dengan menandatangani prasasti deklarasi Xylarium Bogoriense di gelaran kegiatan agenda sinergi nasional Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH), dunia usaha, masyarakat dengan dukungan teknologi untuk hutan mensejahterakan masyarakat di Hutan Pinus Mangunan, Yogyakarta, 28 September 2018.

Acara agenda sinergi nasional ini dibuka oleh Presiden Joko Widodo dan dihadiri kurang lebih 5.500 orang yang terdiri dari Pemerintah daerah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Asosiai, Koperasi, KPH, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), UMKM dan swasta.

Menteri LHK menyampaikan bahwa Xylarium Bogoriense merupakan perpustakaan kayu sebagai rujukan data dan jenis pemetaan kayu yang saat ini dimiliki oleh Indonesia. Peringkat No. 1 di dunia diperoleh Xylarium Bogoriense dinyatakan oleh International Assosiation of Wood Anatomists (IAWA) yang memberikan keterangan bahwa saat ini Xylairum Bogoriense merupakan xylarium no 1 di dunia dengan koleksi kayu sebanyak 192.395 spesimen.

“Sebagai pembanding, Xylarium Belanda memiliki 125.000 spesimen, Amerika Serikat 105.000 spesimen dan Belgia 69.000 spesimen” lanjut Siti.

Di hadapan Presiden dan peserta, Menteri LHK menyampaikan bahwa pada acara sesi pagi  telah dideklarasikan Xylarium Bogoriense menjadi xylarium no.1 dunia, serta menyerahkan penghargaan kepada pengumpul spesimen kayu xylarium terbanyak yaitu Rektor Universitas Riau, Kepala Dinas Kehutanan Jawa Timur dan Direktur Perum Perhutani.

Siti menambahkan bahwa Xylarium ini juga telah tercatat dalam Index Xylariorum, Institutional Wood Collection sejak Edisi I Tahun 1957.

Lebih lanjut Kepala Pusat Litbang Hasil Hutan menginfomrasikan bagaimana proses contoh kayu dikumpulkan, yaitu dikumpulkan oleh para peneliti, pejabat kehutanan daerah, panglong, administrator, dinas kehutanan, perguruan tinggi, Perhutani, Inhutani, KPH, HPH/HTI, industri, dan perorangan sejak tahun 1914 hingga saat ini.

Prasasti Deklarasi Xylarium Bogoriense yang ditandatangani Menteri LHK terbuat dari kayu Leci/Lici (Litchi chinensis) dengan ukuran diameter 108 (terbesar) dan 90 (terkecil). Pohon yang aslinya berasal dari China ini ditanam di Kebun Raya Bogor pada tahun 1923. Pohon ini merupakan salah satu pohon tertua di Kebun Raya Bogor dan telah tumbang akibat cuaca pada tahun 2018.

Selain itu Menteri LHK juga menandatangani prasasti Festival KPH Tingkat Nasional dan Pameran Usaha Kehutanan (Pusaka) Tahun 2018. ***