KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN

Ministry of Environment and Forestry Republic of Indonesia
www.menlhk.go.id

Berita LHK
Posted by Rizda Hutagalung - 10:15 am, 31. July 2018 - 46 klik

KLHK Libatkan Masyarakat Jaga Kelestarian Cagar Alam Pagerwunung Darupono

Jakarta, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Senin, 30 Juli 2018. Cagar Alam (CA) Pagerwunung Darupono terkenal dengan koleksi tanaman pohon Jati (Tectona grandis) yang berumur tua, hingga puluhan tahun, dan memiliki ukuran besar. Hal ini ditunjang kondisi geografisnya yang berada di daerah dataran rendah, dengan ketinggian antara 150-175 meter di atas permukaan laut, dan memiliki jenis tanah latosol (inceptisol). 
 
Kawasan konservasi yang terletak di Desa Darupono, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah ini memiliki luas sekitar 33,2 Ha. Potensi flora yang dimiliki oleh CA Pagerwunung Darupono, Kendal, Jawa Tengah ini antara lain Jati (Tectona grandis), Sonokeling (Dalbergia latifolia), Bendo (Artocarpus elastica), Kelayu, Jengkol (Archidendron pauciflorum), dan Salam (Syzygium polyanthum).
 
Di bawah pengelolaan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Tengah, upaya pelestarian CA Pagerwunung Darupono ini juga dilakukan bersama masyarakat di desa-desa penyangga, salah satunya dengan penanaman pohon.
 
"Melalui program pembinaan masyarakat, desa-desa penyangga kawasan cagar alam ini, masyarakat akan lebih sejahtera tanpa harus merusak kawasan konservasinya,” ujar kepala BKSDA Jawa Tengah, Suharman.
 
Sejalan dengan hal tersebut, Direktur Jenderal Pengendalian Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (PDASHL) KLHK, Ida Bagus Putera Prathama, menyatakan bahwa KLHK berupaya agar di dalam pengelolaan kawasan berkomitmen untuk melibatkan instansi terkait dan masyarakat sekitar kawasan konservasi cagar alam.
 
Putera juga menyampaikan bahwa pihaknya akan berupaya melayani permintaan bibit yang dilakukan oleh masyarakat melalui Balai BPDASHL Pemali Jratun. “Tentunya kita berupaya untuk menyediakan bibit yang diperlukan oleh masyarakat di hutan dataran rendah ini, seperti Jati, Mahoni, dan juga bibit buah-buahan seperti mangga, keinginan masyarakat terus kita upayakan,” kata Putera, saat mendampingi kunjungan kerja Komisi IV DPR RI ke lokasi cagar alam, Senin, (30/7).
 
Tim kunjungan kerja Komisi IV DPR RI dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Viva Yoga Mauladi. Dalam kesempatan ini, anggota Komisi IV DPR RI bersama KLHK dan masyarakat setempat juga melakukan diskusi mengenai pemberdayaan masyarakat.
 
Selain tumbuhan, CA Pagerwunung Darupono juga memiliki potensi fauna yang melimpah. Beberapa hewan yang tercatat menghuni kawasan konservasi ini diantaranya jenis mamalia seperti Kijang ( Muntiacus muntjak), Babi Hutan (Sus scrofa), Monyet Ekor Panjang (Macaca Fascicularis), hingga reptil seperti Biawak (Varanus sp). Terdapat juga berbagai jenis burung seperti Sesap Madu (Meliphagidae) dan Kutilang (Pycnonotus aurigaster).
 
Sumber: http://ppid.menlhk.go.id/siaran_pers/browse/1391