KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN

Ministry of Environment and Forestry Republic of Indonesia
www.menlhk.go.id

Berita
Posted by Rizda Hutagalung - 08:32 am, 31. July 2018 - 87 klik

Generasi Muda Harus Belajar kepada Alam

Nomor : SP.409/HUMAS/PP/HMS.3/07/2018
Jakarta, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Senin, 30 Juli 2018. Minat generasi milenial Indonesia dalam berwisata belakangan ini meningkat. Khususnya dalam wisata di alam seperti pendakian gunung, aktifitas di pantai dan laut, termasuk juga wisata di kawasan konservasi.
 
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BP2SDM) KLHK, Helmi Basalamah yang mewakili KLHK mengatakan bahwa masyarakat harus diberikan edukasi untuk menghargai alam. Hal itu disampaikan pada saat menghadiri acara Jambore Jejak Petualang, salah satu program televisi swasta di Gunung Prau dataran tinggi Dieng, Wonosobo, Jawa Tengah (29/7/2018).
 
"Kita mengenal pepatah Minang, Alam Takambang jadi Guru, alam adalah guru, dari alam kita belajar", ujar Helmi. Menurutnya dengan menghargai alam, berarti menghargai ciptaan Tuhan, sehingga tidak akan terpikir untuk merusaknya.
 
KLHK mendukung penyelenggaraan Jambore Jejak Petualang tahun 2018, karena telah 5 tahun tidak ada Jambore Jejak Petualang. Jambore JP yang diikuti oleh lebih dari 300 orang dari berbagai daerah, memiliki agenda yang padat seperti, coaching clinic teknik survival di alam bebas, teknik menghadapi satwa liar, hingga bersih gunung dari sampah hasil camping.
 
Jejak Petualang yang tayang sejak 16 tahun yang lalu, konsisten menyuguhkan edukasi bagaimana cara menghargai alam keoada masyarakat yang menontonnya. Acara semacam ini dapat memberikan informasi kepada masyarakat, apa yang boleh dan tidak boleh dimanfaatkan manusia terhadap sumber daya alam.
 
"Ada flora fauna Indonesia yang dilindungi dan dilarang pemanfaatannya, karena jika rusak dapat mengancam keseimbangan ekositem", terang Helmi.
 
Berkaitan dengan wisata alam, Direktur Pemanfaatan Jasa Lingkungan Hutan Konservasi (PJLHK) KLHK, Dody Wahyu menyampaikan bahwa pertumbuhan pariwisata alam di Indonesia sangat baik. Pertumbuhannya mencapai angka 22%. Angka pertumbuhan ini adalah yang tertinggi nomor dua di Asia setelah Vietnam (23%). Tahun 2017, tercatat kurang lebih 17 juta wisatawan nusantara yang berkunjung ke wisata alam, 430 ribu diantaranya mengunjungi Kawasan Konservasi seperti Taman Nasional.(*)
 
Penanggung jawab berita: 
Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Kementerian LHK
Djati Witjaksono Hadi 081977933330

Sumber: http://ppid.menlhk.go.id/siaran_pers/browse/1388