KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN

Ministry of Environment and Forestry Republic of Indonesia
www.menlhk.go.id

Fokus Litbang
Posted by Rizda Hutagalung - 12:00 am, 04. July 2018 - 269 klik

Lantik Peneliti Ahli Utama, Kepala BLI Dorong Peneliti LHK Berprestasi Global agar Jadi Barometer Tingkat Dunia

BLI (Jakarta, 4/7/2018)_Kepala Badan Litbang dan Inovasi (BLI), Dr. Agus Justianto, Rabu (4/7/2018) pagi melaksanakan pelantikan fungsional Peneliti Ahli Utama di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta. 1 orang peneliti yang dilantik yaitu Ir. Ngatiman, MP., dari Balai Besar Litbang Ekosistem Hutan Dipterokarpa (B2P2EHD) dengan kepakaran Hama dan Penyakit Hutan.

Dalam arahannya, Agus mengatakan, peneliti adalah ujung tombak bagi pengembangan litbang dan inovasi dengan harus selalu mengembangkan diri dan kepakarannya serta berpikir global dan visioner jauh ke depan di dalam mengembangkan IPTEK yang dibutuhkan oleh masyarakat.

“Peneliti harus mampu menjadi problem solver atas permasalahan yang berkembang di masyarakat sesuai dengan tugas dan kewenangannya. Serta menjadi pakar atau spesialis di bidangnya dalam mengembangkan jejaring penelitian dan kerjasama, baik di level nasional maupun di level internasional,” kata Agus.

Terkait itu, Agus berharap dalam beberapa tahun ke depan, lahir peneliti yang memiliki prestasi tingkat dunia, sehingga Indonesia akan menjadi barometer dan kiblat dunia Internasional penelitian bidang lingkungan hidup dan kehutanan. “Sebagai negara besar dengan bonus demografi dan negara mega biodiversity, hal tersebut bukanlah hal yang sulit untuk kita wujudkan,” kata Agus.

Menurutnya, untuk mewujudkan hal tersebut, kuantitas dan kualitas hasil penelitian harus ditingkatkan. Salah satunya melalui peningkatan publikasi ilmiah internasional bereputasi dan penemuan inovasi bertaraf internasional.

Agus juga menekankan, dalam perkembangan IPTEK dan peradaban kehidupan manusia yang sangat pesat, peneliti dituntut untuk mampu beradaptasi dan memegang peranan yang penting di dalam kemajuan IPTEK.

“Peneliti di Indonesia tidak boleh tertinggal dengan negara maju dan negara berkembang lainnya di dalam pengembangan IPTEK. Peneliti harus mampu menjadi pemain utama di dalam setiap perkembangan IPTEK di dunia,” tambah Agus.

Berdasarkan data dari Kemenristekdikti tahun 2017, jumlah publikasi ilmiah Indonesia di tingkat Asean hanya berada di peringkat ke-tiga dengan jumlah 11.865 publikasi di bawah Malaysia dan Singapura. Badan Litbang dan Inovasi KLHK sebagai sebuah lembaga penelitian memiliki kewajiban untuk berkontribusi meningkatkan jumlah publikasi Indonesia di level dunia dan di situlah tugas berat disematkan di pundak peneliti.

Pelantikan jabatan fungsional ini merupakan tindak lanjut dari PP Nomor 11 tahun 2017 tentang Manajeman Pegawai Negeri Sipil. Di BLI, ini merupakan pelantikan yang kedua, setelah yang pertama pada Desember 2017 lalu. Sebagai informasi, sampai Juni 2018, peneliti BLI berjumlah 486 orang, dengan jumlah peneliti utama 56 orang.

Di akhir sambutannya, Agus mengucapkan selamat kepada Ir. Ngatiman, M.P. atas pelantikannya sebagai Peneliti Ahli Utama. “Tugas berat berada di pundak Bapak dan Ibu semua, semoga ini menjadikan tantangan, bukan sebuah beban untuk mewujudkan apa yang kita cita – citakan bersama,” tutup Agus.***MSC