KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN

Ministry of Environment and Forestry Republic of Indonesia
www.menlhk.go.id

Berita LHK
Posted by Rizda Hutagalung - 12:00 am, 07. June 2018 - 44 klik

Dua Orangutan Lahir Alami di TN Gunung Leuser

Jakarta, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Kamis, 7 Juni 2018.
Kini populasi satwa liar Orangutan di Taman Nasional Gunung Leuser semakin bertambah, seiring peristiwa kelahiran alami bayi Orangutan, di Pusat Pengamatan Orangutan Sumatera (PPOS), yang berbatasan langsung dengan Resort Bukit Lawang Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah V – Bohorok Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (BBTNGL).
 
Tepatnya tiga hari yang lalu (04/06/2018), kedua bayi tersebut dilahirkan dari dua induk orangutan bernama Wati (12 tahun) dan Ratna (31 tahun). Kelahiran bayi Wati merupakan yang pertama kali, sedangkan bagi Ratna, ini merupakan anak yang kedelapan. Hingga saat ini masih belum dapat diketahui jenis kelamin dari dua bayi orangutan tersebut, karena masih di bawah perlindungan yang kuat dari kedua induknya.
 
"Saat ini kami pun tidak terlalu memaksakan untuk mengetahui jenis kelamin bayi Orangutan yang baru lahir tersebut, agar tidak terlalu memberi tekanan pada induk dan anakannya", tutur Hotmauli Sianturi, Plt. Kepala BBTNGL.
 
Diterangkannya, PPOS merupakan bagian dari wilayah zona pemanfaatan TN Gunung Leuser, yang digunakan untuk ekowisata, dan umum dikunjungi turis lokal dan mancanegara.
 
Meskipun ramai dikunjungi, Hotmauli menambahkan, keberadaan satwa Orangutan di lokasi tersebut, tetap bergantung pada pakan alami yang ada di dalam kawasan, sebagai bentuk penerapan upaya konservasi seutuhnya. Terkait hal ini, BBTNGL melakukan monitoring rutin, termasuk ketersediaan pakan alami dan perkembangan populasi Orangutan, sebagai bahan pertimbangan kegiatan pengkayaan habitat dan upaya konservasi lainnya.(*)
 
Sumber: http://ppid.menlhk.go.id/siaran_pers/browse/1282