KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN

Ministry of Environment and Forestry Republic of Indonesia
www.menlhk.go.id

Berita Litbang
Posted by Rizda Hutagalung - 12:00 am, 02. June 2018 - 111 klik

P3KLL Kejar Gelar Pusat Unggulan Iptek (PUI)

P3KLL (Serpong, 5/2018)_Sebagai salah satu unit Pusat Litbang Badan Litbang dan Inovasi (BLI) KLHK, Pusat Litbang Kualitas dan Laboratorium Lingkungan (P3KLL) turut serta dalam seleksi Pusat Unggulan Iptek (PUI). Hanya dalam waktu 10 hari yang tersedia, Tim PUI P3KLL mempersiapkan proposal dan borang yang disubmit secara online, Jumat (11/5/2018) lalu.

Pengumpulan data, dokumen dan informasi lainnya dilakukan tim yang terdiri dari Rina, Alfons, Dewi, Edi, Wita dan Hanny secara all out. Seluruh staf terkait juga mendukung penuh persiapan data dan dokumen yang diperlukan. Tidak kalah penting coaching unlimited dari Krisdianto, peneliti Puslitbang Hasil Hutan (P3HH) yang sangat membantu.

Hal ini dilakukan untuk memenuhi data pendukung dengan komposisi scoring mencakup kapasitas lembaga (20%), kapasitas litbang (30%) dan kapasitas diseminasi (50%). Herman Hermawan, Kepala P3KLL mengapresiasi usaha yang telah dicurahkan dan berharap proses seleksi ke depan apapun hasilnya adalah yang terbaik bagi kemajuan P3KLL.

Apa itu PUI? Pusat Unggulan Iptek (PUI) adalah suatu organisasi atau lembaga yang melaksanakan kegiatan-kegiatan riset bertaraf internasional pada bidang spesifik secara multi dan interdisiplin dengan standar hasil yang sangat tinggi serta relevan dengan kebutuhan pengguna Iptek. 

Selain untuk meningkatkan 3 kapasitas tersebut di atas, adapun manfaat yang akan diperoleh lembaga litbang kalau menjadi Pusat Unggulan Iptek diantaranya: Memperoleh dana insentif operasional Pengembangan Pusat Unggulan Iptek Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi setiap tahun selama maksimum 3 (tiga) tahun. Diharapkan lembaga litbang menyediakan dana pendampingan sebesar minimum 10% dari total dana insentif yang diperoleh; Kemudahan (prioritas) mendapatkan program insentif lain yang ada di Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi; dan mendapatkan pembinaan secara kelembagaan dengan tujuan meningkatkan kinerja (output) lembaga litbang dari sisi akademik dan komersialisasi hasil litbang sehingga dapat berkontribusi lebih besar dalam pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.***