KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN

Ministry of Environment and Forestry Republic of Indonesia
www.menlhk.go.id

Berita
Posted by Rizda Hutagalung - 12:46 pm, 16. May 2018 - 38 klik

Sejumlah Wilayah Gelar Apel Siaga Antisipasi Karhutla

Nomor : SP. 253/HUMAS/PP/HMS.3/05/2018
Jakarta, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Selasa, 15 Mei 2018. Memasuki musim kemarau, kesiapsiagaan pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus ditingkatkan, terutama di wilayah-wilayah rawan. Pemerintah Daerah dan Kementerian LHK bersama instansi terkait lainnya terus lakukan berbagai upaya dalam rangka persiapan penanganan karhutla.
 
Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan, Raffles B. Panjaitan, menyampaikan bahwa dalam pengendalian karhutla, diperlukan komitmen dan sinergi yang kuat dari para pihak di tingkat tapak. “Dengan sinergi yang baik di tingkat tapak, diharapkan upaya pencegahan karhutla dapat dilakukan secara optimal sehingga karhutla akan mudah untuk ditanggulangi”, ungkap Raffles. 
 
Sebagai upaya pencegahan karhutla di tingkat tapak, Kementerian LHK telah melaksanakan patroli terpadu pencegahan karhutla bersama para pihak. Patroli terpadu dilaksanakan di wilayah-wilayah desa rawan sebagai bentuk antisipasi kejadian kebakaran di musim kemarau. Di wilayah Pulang Pisau, Provinsi Kalimantan Tengah misalnya, patroli terpadu telah berjalan sejak pertengahan April lalu. Begitu juga di wilayah Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan, sejak awal Mei telah melaksanakan patroli terpadu.
 
Dalam rangka meningkatkan komitmen dan sinergi pengendalian karhutla, Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau juga menyelenggarakan Apel Siaga Pencegahan dan Kesiapsiagaan Karhutla Kabupatan Pulang Pisau Tahun 2018, di Stadion HM Sanusi, Kabupaten Pulang Pisau, (14/05).
 
Dalam apel tersebut, Bupati Pulang Pisau, Muhammad Hatta menghimbau kepada peserta apel agar upaya pencegahan karhutla dapat dilaksanakan sedini mungkin dengan melibatkan semua unsur yang ada, seperti yaitu TNI, POLRI, Manggala Agni, Pemerintah Kabupaten sampai tingkat desa, unit-unit usaha, dan juga organisasi kemasyarakatan. “Diharapkan parapihak ini membangun sinergi dan secara terpadu melakukan pencegahan karhutla di tingkat tapak”, ujar Hatta.
 
Pada kesempatan tersebut, turut disiagakan peralatan dan kendaraan pemadaman karhutla, antara lain 12 unit mobil satgas karhutla, 20 unit kendaraan roda dua, delapan unit mesin pemadam, serta beberapa set peralatan tangan. Dalam rangkaian Apel siaga tersebut, dilakukan simulasi yang dipimpin oleh Bupati Pulang Pisau dan diikuti peserta apel.
 
Apel mengikutsertakan para pihak terkait, antara lain anggota Kodim Kapuas, anggota Polres Pulang Pisau, anggota Satpol PP Pulang Pisau, anggota Manggala Agni Kapuas, Masyarakat Peduli Api (MPA) Desa Taruna dan Tumbang Nusa, anggota Tagana Pulang Pisau, anggota Dinas Perhubungan, anggota Damkar BPBD Pulang Pisau, serta anggota Dinas Kesehatan Pulang Pisau. 
 
Dalam apel siaga tersebut juga turut mengundang intansi-instansi di wilayah Kabupaten Pulang Pisau, seperti BPBD Propinsi Kalimantan Tengah, Kejaksaan Negeri, Polres Pulang Pisau, Kodim Kapuas, SKPD terkait lingkup Kabupaten Pulang Pisau, Daops Manggala Agni Kapuas, Camat lingkup kabupaten Pulang Pisau, KonRamil lingkup Kabupaten Pulang Pisau, Polsek lingkup kabupaten Pulang Pisau, serta Media massa.
 
Di Musi Banyuasin, apel siaga diselenggarakan di lapangan PT. Hindoli Kecamatan Sungai Lilin, Kabupaten Muba. Bertindak selaku pimpinan apel Kapolda Sumatera Selatan dan Pangdam Sriwijaya dengan peserta apel antara lain BPBD Muba, TNI, POLRI, RPK Perkebunan/HTI, Manggala Agni, MPA, Kelompok Tani Peduli Api (KTPA), Pramuka, KNPI, serta Club Motor Sei Lilin. 
 
Dalam acara apel siaga, dilakukan penandatanganan kesepakatan bersama para pihak dalam upaya pengendalian karhutla. Dilakukan juga pengecekan sarana pengendalian karhutla, dan diakhiri dengan simulasi pemadaman gabungan oleh Manggala Agni, TNI, POLRI, BPBD, MPA. Simulasi water bombing oleh helikopter salah satu perusahaan pemegang konsesi turut melengkapi acara apel tersebut.
 
Bertempat di halaman Kantor Bupati Muaro Jambi, juga dilaksanakan Apel Siaga Bencana Karhutla Tingkat Kabupaten Muaro Jambi, (14/05). Dipimpin Wakil Bupati Muaro Jambi, Apel diikuti oleh TNI (Kodim 0415/BTH), POLRI (Polres Muaro Jambi), BPBD Muaro Jambi, SATPOL PP Muaro Jambi, TAGANA Muaro Jambi, Dinas Perhubungan Muaro Jambi, Damkar Muaro Jambi, KPHP Muaro Jambi, BASARNAS, Perusahaan bidang Perkebunan dan juga bidang Kehutanan wilayah Kabupaten Muaro Jambi, serta perwakilan MPA wilayah Kabupaten Muaro Jambi. Manggala Agni Daops Kota Jambi juga mengambil peranan penting dalam apel siaga ini. 
 
Dalam apel siaga semua sepakat dan kembali menegaskan bahwa semua pihak bertekad bersama-sama membangun koordinasi dan sinergi yang baik guna mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
 
Sementara itu, pantauan Posko Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan KLHK pada Senin (14/05/2018) pukul 20.00 WIB, mendeteksi ada dua hotspot yang terpantau satelit NOAA-19 di wilayah Jambi. Sementara Satelit TERRA-AQUA (NASA) mendeteksi tiga hotspot di wilayah Sumatera Selatan, Jambi dan Sumatera Barat. 
 
Penanggung jawab berita:
Kepala Biro Humas Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan,
Djati Witjaksono Hadi – 081375633330
 
Sumber: http://ppid.menlhk.go.id/siaran_pers/browse/1231