KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN

Ministry of Environment and Forestry Republic of Indonesia
www.menlhk.go.id

Fokus Litbang
Posted by Rizda Hutagalung - 10:32 am, 26. April 2018 - 181 klik

Menteri Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Fiji Tertarik Jalin Kerjasama Analisis DNA dengan B2P2BPTH Yogyakarta

B2P2BPTH (Yogyakarta, 25/04/2018)_Menteri Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Fiji, Mr. Osea Naiqamu dan rombongan delegasi Fiji tertarik menjalin kerjasama terkait analisis DNA dengan Balai Besar Litbang Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan (B2P2BPTH) Yogyakarta. Hal tersebut diungkapkan Osea pada saat mengunjungi kantor dan Laboratorium Genetika Molekuler B2P2BPTH Yogyakarta, Selasa (24/04/2018).

Osea mengatakan, untuk mengontrol keluar-masuknya materi genetik di Fiji ada sebuah badan khusus yang di sebut Biosecurity Authority of Fiji. “Namun, dalam praktiknya lembaga tersebut belum menggunakan penanda DNA sebagai alat bantu pemeriksaan karena Fiji  tidak mempunyai alat untuk melacak DNA, maka dari itu pengecekan menggunakan penanda DNA menjadi suatu yang penting dilakukan,” kata Osea.

Oleh karena itu, Osea tertarik untuk menjalin kerjasama antara Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Indonesia dengan Ministry of Agriculture, Fisheries, and Forestry Fiji terkait analisis DNA.

Pada saat mengunjungi laboratorium genetika molekuler, Osea kagum melihat fasiitas/peralatan DNA yang ada dan pihaknya tertarik. Kedepan, Osea berniat mengirim tenaga untuk belajar dan mendalami genetika molekuler, atau sebaliknya peneliti B2P2BPTH diundang sebagai narasumber ke Fiji. Kelak hal ini bisa direalisasikan dalam sebuah skema kerjasama.

Kegiatan ini dilakukan delegasi Fiji disela-sela mengikuti The 3rd Asia-Pacific Rainforest Summit (APRS). Sebelumnya, rombongan delegasi Fiji diterima oleh Kepala B2P2BPTH, Ir. Tandya Tjahjana, M.Si, yang memberikan penjelasan singkat tentang profil B2P2BPTH. Pada kesempatan itu Mr. Osea Naiqamu didampingi oleh Duta Besar Fiji untuk Indonesia  dan staf Kementerian Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Fiji.

Selain mengunjungi Laboratorium Genetika Molekuler, Osea juga melakukan penanaman di areal arboretum B2P2BPTH. Kali ini pohon yang ditanam adalah salah satu koleksi tanaman langka yaitu si “Peluru Meriam” yang mempunyai nama latin Couroupita guianensis.  Pohon ini termasuk keluarga Lecythydaceae, marga Couroupita. Di Indonesia dikenal dengan nama pohon Sala, sedangkan di India disebut Shiv Kamal atau “Kailaspati”.***MNA