KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN

Ministry of Environment and Forestry Republic of Indonesia
www.menlhk.go.id

Fokus Litbang
Posted by Rizda Hutagalung - 12:00 am, 20. April 2018 - 333 klik

Bappenas: PLTMH Berbasis Partisipasi Masyarakat Menjaga Hutan, Salah Satu Inovasi Litbang KLHK yang Membanggakan

BLI (Bulukumba, 19/04/2018)_Mewakili Direktur Bidang Lingkungan Hidup Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Erik Armundito, Perencana Madya pada Direktorat Lingkungan Hidup Bappenas, mengapresiasi inovasi, hasil litbang yang dilakukan oleh Badan Litbang dan Inovasi (BLI) KLHK di Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Menurutnya, PLTMH berbasis partisipasi masyarakat dalam menjaga dan melestarikan hutan adalah salah satu inovasi BLI yang membanggakan dan patut diterapkan di tempat lain. 

“Hari ini kita melihat hasil litbang dan inovasi di sini, berupa PLTMH (Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro), sampai pada pengembangannya yaitu alat pengolah kopi menggunakan listrik dari mikrohidro. Ini adalah salah satu inovasi BLI yang bisa kita banggakan,” kata Erik dalam sambutannya saat meninjau salah satu lokasi pembangunan mikrohidro di Na’na, kampung terpencil di Bulukumba, Kamis (19/04/2018). 

PLTMH ini telah menghasilkan 57 KVA atau 5.700 watt. 113 Kepala Keluarga di 4 kampung telah memanfaatkannya untuk penerangan dan mendukung peningkatan nilai tambah hasil pertanian mereka. Setelah menikmati manfaat PLTMH ini, masyarakat desa di tempat ini malah menolak instalasi listrik PLN. Masyarakat lebih memilih PLTMH karena lebih murah, per keluarga hanya dipungut 10 ribu per bulan sebagai biaya pemeliharaan. 

Untuk itu, Erik berpesan agar BLI KLHK tidak berhenti di sini. Inovasi perlu dikembangkan terus agar dapat diterapkan di tempat lain. “Dan saya dengar, keberhasilan hasil litbang ini akan direplikasi pemerintah setempat di beberapa tempat lain. Itu cukup menunjukkan bahwa hasil itu sudah sangat baik,” tambah Erik. 

Pada kegiatan Press Tour BLI ini, Erik juga menyampaikan apresiasinya kepada masyarakat di daerah ini, para pendamping dan semua pihak yang mendukung berhasilnya pembangunan PLTMH ini. Erik berpesan agar tetap menjaga semangatnya dalam menjaga hutan. 

Kepada para awak media/pers yang mengikuti Press Tour untuk meliput kegiatan ini, Erik berharap kegiatan ini dapat disebarluaskan di media-media nasional maupun lokal. Wartawan diharapkan dapat menyampaikan bukan hanya berita kegiatannya, tetapi semangat masyarakatnya dalam menjaga hutan. 

“Melalui pemberitaan yang dilakukan, saya berharap, bisa membuat masyarakat di seluruh Indonesia penasaran apa yang terjadi di sini, sehingga mereka bisa melihat semangat masyarakat yang ada di sini sehingga berkeinginan menduplikasi apa yang berhasil di sini,” kata Erik. 

Senada dengan itu, Wakil Bupati Bulukumba, Tommy Satria Yulianto dalam sambutannya mengatakan bahwa kunjungan BLI dan jajarannya ini sebagai upaya memastikan sekaligus memberikan bukti bahwa melestarikan hutan bukan sebatas menjaga pohon dan hewannya. “Tetapi juga memastikan bagaimana masyarakat di sekitar hutan itu mampu diberdayakan dan berinteraksi secara langsung dan mendapatkan manfaat baik secara langsung pada nilai-nilai hutannya maupun tidak langsung pada upaya-upaya mereka dalam menjaga hutan di sekitar mereka,” kata Tommy. 

Atas nama Pemda Bulukumba, Tommy berterima kasih kepada Badan Litbang dan Inovasi KLHK, terutama Balai Litbang LHK Makassar yang sejak 2015 eksis membantu masyarakat membangun mikrohidro, bersama LSM pendamping dan masyarakat setempat. “Semoga ini bisa menjadi model dan contoh untuk diterapkan di tempat lain, yang dapat kita sebarluaskan di daerah lain yang memiliki potensi yang sama,” kata Tommy. 

Hunggul Yudono, peneliti Balai Litbang LHK Makassar yang menggagas pembangunan PLTMH berbasis partisipasi masyarakat dalam manjaga hutan ini menjelaskan bahwa keberhasilan ini diharapkan dapat mendukung pencapaian Nawacita, agenda prioritas Presiden Jokowi. Hal ini mengingat “Pembangunan Desa dan Pedesaan” dan “Kedaulatan Pangan dan Energi” masuk dalam program Prioritas Nasional sebagai jabaran dari Nawacita ketiga “Membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat wilayah dan desa dalam kerangka negara kesatuan” dan Nawacita ketujuh “Mewujudkan kemandirian ekonomi dengan mempercepat sektor strategis ekonomi domestik”.

"Beberapa nilai strategis yang terdapat dalam PLTMH BP2LHK Makassar ini, yaitu kontribusi dalam program ketahanan energi; peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan; peningkatan persepsi masyarakat terhadap hutan dan kehutanan; dan penggalangan sinergitas dalam perencanaan dan pelaksanaan (LSM, masyarakat, Pemda, Politisi); serta peningkatan kemampuan masyarakat untuk melaksanakan kegiatan produktif," jelas Hunggul. 

Pengelolaan lingkungan dilakukan untuk menjamin kontinuitas air sebagai energi penggerak PLTMH. Kegiatan dilakukan melalui upaya perlindungan hutan, mata air, dan lahan di sekitarnya. Untuk meningkatkan dampak positif bagi masyarakat, unit mikrohidro yang dihasilkan tidak hanya digunakan untuk menghasilkan listrik sumber penerangan rumah tangga, melainkan juga untuk menggerakkan ekonomi produktif. Ekonomi produktif dikembangkan berbasis potensi sumberdaya lokal.***RH

 

Berita Terkait:

Pemda Bulukumba Akan Mereplikasi PLTMH Berbasis Partisipasi Masyarakat Menjaga Hutan, Inovasi Litbang KLHK

Giatkan Partisipasi Masyarakat Menjaga Hutan, Mikrohidro BP2LHK Makassar Dukung Pencapaian Nawacita

Buku Panduan Lengkap Pengembangan PLTMH

Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) Partisipatif

Berbagai Manfaat Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH)

Dukung Pencapaian Prinas, BKSDA Sultra Bangun PLTMH Bekerjasama dengan BP2LHK Makassar