KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN

Ministry of Environment and Forestry Republic of Indonesia
www.menlhk.go.id

Fokus Litbang
Posted by Rizda Hutagalung - 10:21 am, 15. March 2018 - 257 klik

Renungan Suci Rimbawan: Introspeksi Diri dan Kontemplasi Pembangunan Lingkungan Hidup dan Kehutanan

BLI (Bogor, 14 Maret 2018)_Renungan Suci Rimbawan merupakan bentuk introspeksi diri sekaligus kontemplasi untuk berpikir dengan benak yang bersih terhadap apa yang telah dilakukan rimbawan dalam membangun kehutanan yang lestari dan menjaga lingkungan hidup untuk kemaslahatan umat manusia. Hal ini disampaikan Kepala Badan Litbang dan Inovasi (BLI) (Kabadan), Dr. Agus Justianto dalam sambutannya pada acara Renungan Suci Rimbawan di Kampus Litbang, Bogor, Rabu (14/03/2018) pagi. 

“Renungan suci juga dilaksanakan untuk mengenang jasa para pahlawan rimbawan yang dengan penuh dedikasi menjalankan tugas negara, namun harus kehilangan nyawa, dan gugur meninggalkan keluarga yang dicintainya,” kata Kabadan. 

Oleh karena itu, Agus berharap, semangat para pahlawan yang gugur dapat memacu para rimbawan dalam bekerja. Kepada BLI, Agus berharap, semangat itu dapat memicu jajarannya untuk terus menciptakan inovasi-inovasi melalui penelitian dan pengembangan. Dengan demikian dapat berkontribusi dalam pembangunan, terutama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

Terkait hal itu, kepada Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) yang memimpin acara tersebut, Kabadan melaporkan bahwa dalam berkiprah lebih dari 100 tahun, BLI telah menghasilkan banyak inovasi. 

“Inovasi, hasil-hasil penelitian dan pengembangan BLI telah dimanfaatkan oleh berbagai pihak, terutama pengambil kebijakan, swasta kehutanan dan masyarakat lainnya. Sebagian diantaranya telah terangkum dalam buku 200 Inovasi Badan Litbang dan Inovasi,” jelas Kabadan. 

Beberapa hasil litbang yang telah mendapatkan sambutan hangat dari berbagai pihak diantaranya pengembangan aren untuk bioethanol dan produk turunan lainnya bekerjasama dengan 6 Pusat Unggulan IPTEK dari 4 Kementerian/LPNK, serta penangkaran Anoa, Rusa dan Kura-Kura Leher Ular Rote. Selain itu juga ada inovasi budidaya gaharu, pengelolaan hutan rawa gambut, varietas unggul tanaman, pengembangan hasil hutan bukan kayu dan produk turunannya, wisata ilmiah di KHDTK, arboretum dan Hutan Penelitian, dan publikasi jurnal ilmiah terakreditasi nasional dan internasional. 

Dalam rangka peningkatan inovasi-inovasi, Kabadan menegaskan, BLI akan terus berkolaborasi dan bersinergi dengan instansi pemerintah, swasta maupun lembaga swadaya masyarakat. Sebagai cinderamata, pada kesempatan ini, Kabadan memberikan 200 Inovasi Badan Litbang dan Inovasi, Buku KHDTK dan beberapa produk inovasi yang dihasilkan BLI kepada Menteri Siti. 

Acara dilanjutkan dengan pembacaan kronologis riwayat rimbawan yang gugur dan hilang dalam tugas diiringi lagu gugur bunga dan pembacaan puisi oleh staf BLI. Setelah memberikan sambutannya, Menteri LHK, Dr. Siti Nurbaya didampingi Kepala BLI melakukan peletakan karangan bunga. Sebagai bentuk simpatinya, Menteri Siti memberikan santunan kepada keluarga para pahlawan rimbawan, baik dari intansi KLHK maupun dari pribadi. 

Diinformasikan, selama kurun waktu tahun 1972-2017, tercatat sebanyak 17 petugas yang telah gugur dan hilang dalam menjalankan tugas di lapangan. Mengakhiri acara, keluarga para pahlawan rimbawan yang hadir berfoto bersama Menteri LHK, sesepuh rimbawan dan seluruh jajaran KLHK.***RH

 

Berita Terkait:

Menteri LHK Amanatkan Lima Hal dalam Renungan Suci Rimbawan 2018

 

Ikut Kami