KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN

Ministry of Environment and Forestry Republic of Indonesia
www.menlhk.go.id

Fokus Litbang
Posted by Rizda Hutagalung - 11:03 am, 28. February 2018 - 266 klik

Hasil Riset Memadai, BLI KLHK Ikut dalam Konsorsium Perluasan Riset Aksi Paludikultur Berbasis Kesatuan Hidrologis Gambut

BP2LHK Banjarbaru (Banjarbaru, Februari 2018)_Bersama 4 institusi perguruan tinggi yang bekerja sama dengan Badan Restorasi Gambut (BRG), 3 unit pelaksana teknis (UPT) Badan Litbang dan Inovasi (BLI), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) ikut dalam Konsorsium Perluasan Riset Aksi Paludikultur Berbasis Kesatuan Hidrologis Gambut. 3 UPT tersebut, yaitu Pusat Litbang Hutan, Balai Litbang LHK (BP2LHK) Banjarbaru dan Palembang.

Hal ini merupakan hasil akhir dari pertemuan, koordinasi dan diskusi terfokus bertema “Membangun Konsorsium Perluasan Riset Aksi Paudikultur Berbasis Kesatuan Hidrologis Gambut” yang diadakan BRG bekerjasama dengan Winrock International di Riau, 12-15 Februari 2018.

Acara ini adalah tindak lanjut dari pertemuan Kick of Meeting Konsorsium Paludikultur BRG November 2017 dalam kerangka kerja sama antara BRG dan Winrock International dalam membangun konsorsium perluasan riset aksi paludikultur berbasis kesatuan hidrologis gambut.

Sebagaimana diketahui, sebagai salah satu teknik restorasi dan budidaya di lahan gambut, paludikultur mampu mengembalikan kondisi biofisik, fungsi ekologis, dan bahkan berpotensi mengembalikan fungsi ekonomi ekosistem gambut.

Pada pertemuan pada 12-15 Februari 2018 tersebut, peneliti Pusat Litbang Hutan, Dr. Yunita memaparkan hasil riset, peluang dan tantangan paludilultur di Indonesia. BP2LHK Banjarbaru juga aktif dalam acara tersebut. Pada forum tersebut, Tri Wira Yuwati, peneliti madya BP2LHK Banjarbaru memaparkan kegiatan dan hasil yang telah dicapai dari  riset paludikultur BP2LHK Banjarbaru.

”Kegiatan riset paludikutur BP2LHK Banjarbaru telah dilaksanakan di beberapa wilayah di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah dan memberikan hasil yang sangat memuaskan,” papar Tri Wira Yuwati.

Kegiatan riset paludikultur di BP2LHK Banjarbaru sendiri meliputi 5 kegiatan yaitu kajian model-model paludikultur pada beberapa tipologi gambut; Kajian teknik budidaya komoditas unggulan paludikultur; Pembangunan demplot paludikultur; Analisis ekonomi model-model paludikultur; dan analisis biofisik dan produktivitas lahan setiap model paludikultur.

Selain pemaparan oleh instansi terkait, forum ini juga melakukan kunjungan lapangan ke  Tanjung leban kab Bengkalis (bekas sawit yang ditanami 20 jenis tanaman lokal) dan ke Tanjung Medan, kab. Siak untuk melihat proyek kerjasama Winrock Internasional  dan Perkumpulan Elang tentang  green farming pada eks kebun sawit.

Di akhir diskusi, disetujui terbentuknya konsorsium riset aksi paludikultur dengan core nya adalah 7 institusi yang bekerjasama dengan BRG, Winrock Internasional l dan Perkumpulan Elang. Selain itu juga akan diadakan pertemuan rutin dan koordinasi minimal 6 bulan sekali, penerbitan publikasi baik berupa prosiding atau buku  dan pembuatan road map penelitian paludikultur.

7 institusi yang bekerja sama dengan BRG yang dilibatkan yaitu Puslitbang Hutan, BP2LHK Banjarbaru, BP2LHK Palembang, Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Universitas Jambi, Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Institut teknologi Bandung (ITB).

Diharapkan dengan adanya kerja sama ini, program restorasi gambut serta kegiatan pembangunan berkelanjutan di beberapa lokasi prioritas restorasi gambut dapat terlaksana dan menjadi pembelajaran bagi pihak-pihak terkait.***