KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN

Ministry of Environment and Forestry Republic of Indonesia
www.menlhk.go.id

Berita Litbang
Posted by Rizda Hutagalung - 11:41 am, 08. February 2018 - 172 klik

TVRI Sumatera Utara Syuting Wisata Ilmiah KHDTK Aek Nauli

BP2LHK Aek Nauli (Aek Nauli, 05/02/2018)_Dengan semakin dikenalnya program edutainment/wisata ilmiah yang sudah dikembangkan di kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Aek Nauli, Senin (05/02), BP2LHK Aek Nauli dikunjungi oleh salah satu media televisi, yaitu TVRI lokal Sumatera Utara (Sumut). Kunjungan tim TVRI Sumut yang dipimpin oleh R. Siahaan (manager) dan Narto (produser) ini dalam rangka syuting wisata ilmiah.

Menurut Siahaan, kunjungan ini adalah bentuk program dari TVRI Sumut dalam membantu penyiaran kegiatan kehutanan di Provinsi Sumatera Utara, khususnya yang berkaitan dengan wisata. “Äda program TVRI yang namanya Pesona Indonesia, nantinya kegiatan yang ada di BP2LHK Aek Nauli bisa kita sisipkan dalam program siaran tersebut asal berkaitan dengan wisata,” kata Siahaan.

Diterima langsung oleh Kepala BP2LHK Aek Nauli, Pratiara, S.Hut, MSi memaparkan bahwa banyak kegiatan yang dilakukan oleh BP2LHK Aek Nauli, baik yang sudah dilaksanakan ataupun yang baru akan dilaksanakan tahun depan.

“Di sini kita mengemasnya dalam bentuk edutainment/wisata ilimiah. Yang sudah berjalan sekarang ada wisata ilmiah panen madu, konservasi  gajah, panen kemenyan, dan panen tusam,” ungkap Pratiara.

Selanjutnya dijelaskan juga bahwa di BP2LHK Aek Nauli ada juga area Camping Ground yang hampir tiap Sabtu-Minggu ada saja yang melaksanakan perkemahan. “Ke depannya akan ada juga wisata ilmiah penangkaran rusa, canopy bridge, panorama, dan lin-lain,” jelas Pratiara.

Dengan adanya kegiatan wisata ilimiah yang dikembangkan di KHDTK Aek Nauli ini, diharapkan nantinya dapat menunjang wisata ke Danau Toba. Harapannya sebelum menikmati Danau Toba, wisatawan juga punya pilihan mampir dulu berwisata ke Aek Nauli. Oleh-oleh yang bisa dibawa wisatawanpun bisa beragam, tidak hanya andaliman, kacang sihobuk, dan mangga parapat, tapi juga bisa membawa madu, kacang macadamia dan parfum kemenyan.

Selesai berdiskusi, dengan peralatan lengkap termasuk kamera drone dan go pro tim TVRI langsung melaksanakan syuting ke lapangan di lokasi wisata ilmiah pertama yaitu panen madu. Tim TVRI sangat antusias dalam melaksanakan syuting panen madu ini. “Pertama kali saya melihat dan merasakan madu yang asli, takut juga panennya tapi rasa madunya mantap sekali, ini harus banyak kita promosikan ke masyarakat,” kata Siahaan.

Setelah itu syuting dilanjutkan ke wisata ilmiah pemanenan kemenyan. Dimulai dari pembersihan batang sampai membuat koakan tempat getah keluar, yang kali ini dilakukan oleh Selamat Tobing, salah satu Teknisi Litkayasa. Kemudian syuting ke area konservasi  gajah yang dibuat semenarik dan sealami mungkin, yang salah satunya adalah atraksi gajah mengoyak kulit dan merobohkan pohon. Terakhir dilanjutkan melihat dan syuting tanaman pohon macadamia. Disela-sela syuting ini, TVRI juga  menawarkan jika nantinya BP2LHK Aek Nauli ada kegiatan yang bagus, TVRI siap untuk mendukung dalam melakukan penyiaran dan TVRI juga siap bekerjasama dalam hal pembuatan video-video kegiatan BP2LHK Aek Nauli jika diperlukan.***MB