KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN

Ministry of Environment and Forestry Republic of Indonesia
www.menlhk.go.id

Berita Litbang
Posted by Rizda Hutagalung - 11:00 am, 08. February 2018 - 189 klik

B2P2EHD Dipercaya Mengembangkan Tanaman Dipterokarpa di Miniatur Hutan Hujan Tropis Kalsel

B2P2EHD (Samarinda, 07/02/2018)_Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan akan mengembangkan jenis-jenis endemik Kalimantan yang didominasi oleh jenis dipterokarpa pada Miniatur Hutan Hujan Tropis seluas ± 90 Ha. Pengembangan tanaman dipterokarpa di Hutan Kota yang berada di Kawasan  Perkantoran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan ini dipercayakan kepada Balai Besar Litbang Ekosistem Hutan Dipterokarpa.

Ini disampaikan Fathimatuzzahra, Kabid. PDAS RHL, Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan saat berkunjung ke kantor B2P2EHD, Senin (05/02). Kurang lebih 25 orang yang turut hadir dalam kunjungan tersebut, yaitu dari Balai Pengelolaan Hutan Produksi Wilayah IX, Taman Hutan Raya Sultan Adam dan UPT KPHP Pulau Laut Sebuku. Kunjungan ini bertujuan untuk menjalin kerjasama untuk penanaman tanaman jenis- jenis dipterokarpa pada beberapa lokasi di Kalimantan Selatan.

“Diharapkan Kerjasama ini dapat berjalan terjalin dengan baik dan memberikan manfaat sehingga cita- cita Bapak Gubernur untuk membangun Miniatur Hutan Tropis khusus tanaman endemik Kalimantan dapat terwujud,” kata Fathimatuzzahra.

Fathimatuzzahra menyampaikan bahwa operasional pemeliharaan jenis dipterokarpa pada pengelolaan Pembangunan Model Unit Manajemen Hutan Meranti (PMHM) seluas  ± 15.00 Ha telah diserahkan kepada Pemerintah Povinsi Kalimantan Selatan. Demikian juga dengan pembinaan jenis dipterokarpa pada Taman Hutan Raya Sultan Adam  yang merupakan the last frontier Hutan Hujan Tropika  di Kalimantan Selatan.

Kepala B2P2EHD, Ahmad Saerozi dalam sambutannya mengatakan bahwa B2P2EHD mendapat kehormatan untuk menjalin kerjasama ini. Ini merupakan ajang pembuktian bagi peneliti dan teknisi untuk mengaplikasikan kepakaran dan hasil penelitiannya di tengah masyarakat.

“Diharapkan melalui kerjasama ini, sebagai pembuktian bahwa B2P2EHD menjadi pusat iptek dipterokarpa di Indonesia,” kata Saerozi.

Acara dilanjutkan dengan mengunjungi widyawisata B2P2EHD diantaranya Arboretum Sempaja, kebun benih, persemaian dan laboratorium teknologi hasil hutan untuk menikmati produk andalan B2P2EHD seperti teh irai dan bolu pasak bumi. Setelah itu dilakukan penyusunan draft Nota Kesepahaman dan Pakta Perjanjian Kerjasama (PKS) antara B2P2EHD Samarinda dengan Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan.***HRA & MAR