KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN

Ministry of Environment and Forestry Republic of Indonesia
www.menlhk.go.id

Fokus Litbang
Posted by Author - 12:32 pm, 19. January 2018 - 365 klik

Kepala BRG: Plot Pengelolaan Lahan Gambut BP2LHK Palembang Bisa Dijadikan Model dan Siap Ditunjukkan pada Dunia

BP2LHK Palembang (Palembang, 18/01/2018)_Kepala BRG, M. Nazir Foead mengatakan bahwa plot pilot project pengelolaan lahan gambut Balai Litbang LHK (BP2LHK) Palembang sudah bisa dijadikan model dan sudah siap untuk ditunjukkan ke dunia. Ini disampaikannya saat mengunjungi Kebun Konservasi Plasma Nutfah (KKPN) BP2LHK bersama perwakilan CIRAD (Centre de Coopération Internationale en Recherche Agronomique pour le Développement) dan Kedutaan Besar Prancis, Rabu (17/01).

Namun keberlanjutan program ini, tidak cukup hanya dibiayai oleh APBN saja, perlu melibatkan dunia usaha, yang berarti harus memperhitungkan untung ruginya. Karenanya, model yang diterapkan di plot pilot project ini dianggap mampu menarik dunia usaha untuk ikut terlibat.

“Lembaga keuangan dari Eropa, Amerika dan Jepang sudah siap membantu Indonesia merestorasi lahan gambutnya. Namun, dana yang akan ditanamkan ini bukanlah berupa hibah murni tapi investasi. Model ini memang membutuhkan creative financing agar berhasil dalam tujuannya,” kata Nazir.

Kunjungan kerja ini bertujuan untuk mendiskusikan upaya-upaya kolaborasi apa yang harus dilakukan untuk kegiatan restorasi di masa yang akan datang, sekaligus untuk mendapatkan dukungan dari Gubernur Sumatera Selatan.  

Selain berdiskusi dengan aparat pemerintah daerah setempat, rombongan ini juga menyempatkan diri berkunjung ke Kebun Konservasi Plasma Nutfah (KKPN) yang dikelola Balai Litbang LHK (BP2LHK) Palembang dan Plot Pilot Project kerjasama BRG dengan Balai Litbang LHK Palembang di Sepucuk, Ogan Komering Ilir.

Dalam sambutannya, Kepala BP2LHK Palembang, Ir. Tabroni. M.M menjelaskan bahwa pembangunan KKPN ini sudah dimulai sejak tahun 2009, jauh sebelum gaung restorasi dimulai. Ketika kebakaran hebat yang terjadi di tahun 2015, plot ini menjadi salah satu titik balik kegiatan restorasi lahan gambut, khususnya di Sumatera Selatan.

“Balai Litbang LHK Palembang saat ini sudah mengkoleksi 25 jenis endemik tanaman gambut di lahan seluas 20 ha ini, dan masih akan kita kembangkan dengan target menanam 85 jenis endemik lainnya,” kata Tabroni.

Dijelaskan lebih lanjut bahwa pembangunan plot pilot project kerjasama BRG dengan Balai Litbang LHK Palembang merupakan aplikasi dari hasil riset lahan gambut yang selama ini dilakukan oleh Balai Litbang LHK Palembang.

Penjelasan lebih detil dikemukakan oleh ketua tim penelitian lahan gambut Balai Litbang LHK Palembang, Ir. Bastoni, M.Si. Bastoni yang merasa cukup bangga karena berkat keseriusan Badan Litbang dan Inovasi KLHK beserta semua pihak yang terkait, kegiatan revegetasi selama 7,5 tahun membuahkan hasil yang positif sehingga dapat dijadikan salah satu model untuk kegiatan revegetasi.

“KKPN dan plot pilot project ini bisa dianggap sebagai humas pasif nya KLHK, karena sudah banyak kalangan akademisi maupun masyarakat umum yang berkunjung kesini untuk melihat bagaimana mengelola lahan gambut dengan baik dan benar,” jelas Bastoni.

Lebih lanjut Bastoni menjelaskan bahwa tidak hanya implementasi R3 dari BRG yang berhasil diaplikasikan di plot tersebut, namun juga berhasil mengintegrasikan tiga bidang lainnya yaitu pertanian, kehutanan dan perikanan.  

Di ajang konferensi international UNFCCC (United Nations Framework Convention on Climate Change) ke 21 akhir tahun 2015 yang lalu, Presiden Joko Widodo menegaskan kembali komitmen Indonesia untuk menanggulangi kebakaran di lahan gambut dan merestorasi lahan gambut yang terdegradasi.

Salah satu provinsi prioritas yang ditetapkan Badan Restorasi Gambut dalam kegiatan restorasi adalah Provinsi Sumatera Selatan, dimana 616.000 ha ditargetkan dapat direstorasi. Dengan dukungan ilmu pengetahuan dan teknologi dari multi stakeholders diharapkan mampu  menyukseskan program restorasi gambut.***FA