KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN

Ministry of Environment and Forestry Republic of Indonesia
www.menlhk.go.id

Berita Litbang
Posted by sahri - 06:00 am, 11. January 2018 - 683 klik

Strategi BLI “menjual” hasil riset untuk pengambilan kebijakan di KLHK

FORDA (Manado, 11/1/2018)_Badan Penelitian, Pengembangan dan Inovasi (BLI) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) telah banyak menghasilkan karya-karya yang hebat, tetapi belum sepenuhnya dimasukkan dalam kebijakan-kebijakan di KLHK. Hal ini mendorong Kepala BLI, Dr. Agus Justianto membangun strategi untuk “menjual” hasil riset BLI agar dapat termanfaatkan oleh semua pengguna.

“Hasil riset BLI sangat bagus, hal ini membuat kita seperti berada di atas Menara Gading, Kita harus sadari hal ini. Untuk membuat BLI menjadi terdepan, kita harus “jual” dengan cara sebarkan/diseminasikan hasil riset tersebut kepada semua pihak diantaranya, Pembuat Kebijakan, Unit Eselon I KLHK lain, Kementerian/Lembaga lain dan Stakeholders” ujar Dr. Agus pada acara pembinaan pegawai di Balai Penelitian dan Pengembangan LHK (BP2LHK) Manado, di Ruang Rapat BP2LHK Manado, 10/1.

Menurut Dr. Agus, Peranan BLI sangat penting dalam pengambilan kebijakan di KLHK, BLI harus memiliki visi agar setiap kebijakan KLHK yang dihasilkan dapat melibatkan kajian riset BLI. “BLI harus memposisikan diri sebagai unit Eselon I KLHK yang terdepan dalam hal IPTEK.” Tambah Dr. Agus.

Lebih lanjut, Dr. Agus menyatakan kesiapannya menjadi marketing “jualan” hasil riset BLI, dalam dinamika pengambilan keputusan yang sangat cepat, Litbang harus ada di sana, banyak cara yang dapat dilakukan, bangun komunikasi public lebih intens baik dengan Eselon I KLHK lain maupun di KLHK. “tidak hanya saya, semua pihak di BLI juga harus siap menjadi marketing untuk mempromosikan keunggulan2 litbang” sambung Dr. Agus.

Dr. Agus juga berpesan kepada Peneliti yang  hadir di acara, selalu tingkatkan kapasitas diri, asah kemampuan dalam setiap kesempatan yang ada. Beliau juga memberikan kunci sukses dalam bidang pekerjaan. Dr. Agus mengatakan, “ada 5 K, agar kita mampu menghadapi disruption yang saat ini sedang ada, jangan takut, era ini akan terlewati dan keseimbangan akan kembali”.

5K tersebut adalah, Keinginan, Kemampuan, Kesempatan, Kedisiplinan dan Kehendak Allah, 5K adalah kunci sukses yang terlihat sangat sederhana, tetapi apabila dilaksanakan dengan segenap hati maka akan menghasilkan manfaat untuk orang banyak.

Di akhir sambutannya, Dr. Agus berpesan, “jadilah pemenang, kalian adalah orang-orang terpilih dan teruji hasilkan value yang potensial, selalu berfikiran inovatif dan kreatif. Berkompetisilah dengan pihak lain baik local, nasional maupun global. Apabila berhasil melewati masa disruption tersebut, kemenangan pasti akan diraih.” Kata Dr. Agus di akhir kata sambutannya.

Setelah melakukan kegiatan pembinaan pegawai BP2LHK Manado, Kepala BLI didampingi oleh Sekretaris BLI, Kapuslitbang Hutan, Kepala P3KLL, meresmikan papan nama tulisan BP2LHK Manado yang terpasang di halaman kantor BP2LHK Manado dengan memotong pita.

Pembinaan pegawai BP2LHK Manado ini dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan kunjungan Menteri LHK dan Dewan Pertimbangan Presiden untuk memberikan nama anak Anoa yang terlahir 2 bulan yang lalu. ***MSC