Pasca Terbit Perdana, JPKS Bersiap 'Telur'kan Nomor Kedua

Posted By Rizda 11 October 2017 - 03:50 am

BP2LHK Palembang (Palembang, 09/10/2017)_Setelah diluncurkan secara resmi, Selasa (19/09/2017) lalu, kini Jurnal Penelitian Kehutanan Sumatrana (JPKS) bisa dinikmati pembaca melalui website resmi JPKS di http://ejournal.forda-mof.org/ejournal-litbang/index.php/JPKS. Saat ini pengelola bersiap-siap ‘menelurkan’ nomor keduanya.

“Edisi perdana JPKS sudah kita terbitkan, ini berkat kerja keras semua pihak, baik yang terlibat maupun yang tidak terlibat. Sekarang kita lagi bersemangat mengerjakan edisi keduanya,” kata Dr. Mamat Rahmat selaku Ketua Editor JPKS.

Lebih lanjut beliau juga menjelaskan bahwa saat ini JPKS sedang me-review beberapa karya tulis ilmiah yang akan diterbitkan di Volume 1 Nomor 2 JPKS nantinya. “Di nomor kedua ini, Dewan Redaksi sudah semakin akrab dengan perangkat online JPKS, sehingga ke depannya proses review diharapkan lebih lancar dan cepat,” kata Mamat.

JPKS yang diprakarsai oleh tiga Balai Litbang LHK di Sumatra yaitu Balai Litbang LHK Palembang, Balai Litbang LHK Aek Nauli dan Balai Litbang Teknologi Serat Tanaman Hutan ini menjadi salah satu jurnal online yang diterbitkan oleh Badan Litbang dan Inovasi, KLHK.

JPKS dibangun dengan semangat untuk mendukung pengelolaan hutan berkelanjutan, pelestarian flora dan fauna, serta perbaikan kualitas lingkungan. Bertolak dari semangat tersebut, JPKS dipersiapkan untuk menampung karya tulis ilmiah bidang kehutanan umum yang meliputi aspek konservasi, silvikultur, perlindungan hutan, biometrika, teknologi bahan baku, serta sosial ekonomi dan kebijakan kehutanan.

Edisi perdana JPKS menyajikan enam karya tulis ilmiah yang membahas aspek silvikultur, biometrika, perlindungan hutan dan teknologi bahan baku. Secara umum, karya tulis ilmiah tersebut mendedah manfaat hutan sebagai produsen hasil hutan bukan kayu, manfaat hutan sebagai penyedia jasa penyerapan karbon, perlindungan tanaman penghasil energi terbarukan dan pemanfaatan bahan-bahan alami dalam pengolahan kayu kurang komersial.

Aswandi Anas dan Cut Rizlani Kholibrina menulis dua buah karya tulis ilmiah di jurnal ini. Tulisan pertama mereka berjudul “Faktor-faktor Fenotipe dan Lingkungan Penentu Produktivitas Resin Kemenyan Toba (Styrax sumatrana J.J. Sm)”, sedangkan tulisan kedua berjudul “Model Penduga Produktivitas Getah Kemenyan Toba (Styrax sumatrana J.J. SM) di Sumatera Utara”.

“Korelasi Genetik Pertumbuhan dan Produksi Getah pada Uji Keturunan Pinus merkusii di KPH Banyumas Barat” ditulis oleh Imam Muslimin. Sedangkan Hengki Siahaan dan Agus Sumadi menulis “Serapan Karbon Hutan Tanaman Krasikarpa pada Lahan Basah di Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan”. Artikel terakhir terdaftar atas nama Agus Wahyudi dengan judul “Pengaruh Suhu dan Waktu Pengempaan terhadap Sifat Papan Serat Kerapatan Sedang dari Kayu Mahang dengan Perekat Asam Malat”.***FA

Write a comment

Komentar