Kemitraan Kehutanan, Alternatif Solusi Perambahan Lahan di KHDTK Labanan

Posted By Rizda 10 October 2017 - 04:13 am

B2P2EHD (Samarinda, 08/10/2017)_Salah satu permasalahan KHDTK Labanan adalah adanya okupasi seperti perambahan lahan dalam kawasan yang dilakukan oleh masyarakat. Balai Besar Litbang Ekosistem Hutan Dipterokarpa (B2P2EHD) Samarinda sebagai pengelola KHDTK Labanan telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut, salah satunya dengan pola kemitraan kehutanan.

Dalam kunjungannya ke Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK), Sekretaris Badan Litbang dan Inovasi (BLI) berkesempatan juga mengunjungi plot kemitraan kehutanan yang ada di sana. Kegiatan kemitraan ini diinisiasi sejak tahun 2015 dan dilakukan oleh peneliti B2P2EHD yakni Catur Budi Wiati, S.Hut, M.Sc.

Dalam arahannya langsung di lokasi kemitraan Dr. Sylvana Ratina, Sekretaris BLI mengatakan bahwa kegiatan semacam ini harus terus dilakukan. “Sekarang bukan jamannya lagi dengan kekerasan, rangkul mereka dan berikan akses yang cukup. Jangan lupa harus sesuai koridor peraturan yang berlaku,” kata Sekbadan.

Kitab Surat, salah satu anggota kemitraan menyampaikan terimakasih dan harapannya. “Semoga kegiatan ini terus berjalan, masyarakat siap dan sebenarnya hanya butuh lahan untuk hidup dan bercocok tanam,” kata Kitab saat kunjungan ke plot kemitraannya.

Sekretaris Badan Litbang dan Inovasi juga berkesempatan untuk menemui warga dusun Nyapa Indah yang sangat antusias mengikuti acara ini.

Mentan Samuel, Kepala Kampung Dusun Nyapa Indah, berharap semua warganya bisa ikut dalam program ini. Saat ini dari total warga yang terdaftar sebanyak 60 KK baru 27 KK yang bisa ikut dalam program ini. “Warga siap berpartisipasi dan menjaga hutan KHDTK ini,” tegas Mentan Samuel.***

Write a comment

Komentar