Melihat Hutan dengan Mata Orangutan, Tema Kegiatan Pusat Penelitian Orangutan Tahun 2017

Posted By Rizda 04 October 2017 - 12:00 am

FORDA (03/10/2017)_Sebagai upaya penyelamatan orangutan, awal tahun 2017 lalu, Badan Litbang dan Inovasi bersama mitra membangun Pusat Penelitian Orangutan (Orangutan Research Center) di KHDTK Samboja. Tahun ini, Pusat Penelitian Orangutan telah menginisiasi kegiatan penelitian dengan tema “melihat hutan dengan mata orangutan”.

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi normal orangutan yang akan mendampingi anaknya sampai usia kurang lebih 8 tahun. Pada masa-masa penting tersebut anak orangutan akan diajarkan cara-cara untuk mengenali pakan, dimana dan kapan akan menemukan pakan, serta bagaimana cara memprosesnya.

Dengan demikian, anak orangutan akan memiliki kemampuan dasar yang diperlukan saat dewasa nanti. Sayangnya, anak orangutan yang kehilangan induk atau orangutan sitaan umumnya kehilangan kemampuan tersebut sehingga dapat mempengaruhi kemampuannya bertahan hidup.

Mengatasi permasalahan tersebut, ada dua cara yang biasanya dilakukan untuk membantu orangutan rehabilitan yaitu trial and error serta dengan bantuan manusia, dalam hal ini adalah pengasuh. Secara khusus, penelitian bertujuan untuk membantu orangutan rehabilitan untuk mendapatkan kembali keterampilan (terkait pakan) yang diperlukan nanti saat dilepasliarkan.

Ke depan, topik penelitian potensial yang akan dilakukan antara lain penelitian tentang perilaku orangutan rehabilitan di sekolah, akademi hutan, dan area pelepasliaran, penelitian terkait kesehatan orang utan, penelitian tentang kelayakan area pelepasliaran, termasuk evaluasi tentang migrasi koridor, serta penelitian tentang populasi orang utan paska pelepasliaran.***

 

Artikel Terkait:

Selamatkan Orangutan, BLI dan Mitra Bangun Pusat Penelitian Orangutan di KHDTK Samboja

Di Pusat Penelitian Orangutan, Proses Rehabilitasi Meniru Perkembangan Alaminya

Write a comment

Komentar