Selamatkan Orangutan, BLI dan Mitra Bangun Pusat Penelitian Orangutan di KHDTK Samboja

Posted By Rizda 03 October 2017 - 12:00 am

FORDA (03/10/2017)_Sebagai upaya penyelamatan orangutan, awal tahun 2017 lalu, Badan Litbang dan Inovasi melalui Balai Penelitian dan Pengembangan Teknologi Konservasi Sumber Daya Alam (Balitek KSDA) bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Timur, dan Yayasan Jejak Pulang membangun Pusat Penelitian Orangutan (Orangutan Research Center) di Samboja.

Pusat Penelitian Orangutan ini merupakan pusat rehabilitasi dan reintroduksi yang diinisiasi oleh pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Pusat Penelitian Orangutan memiliki tiga kegiatan utama yang mencakup rehabilitasi dan reintroduksi, penelitian, serta edukasi.

Pusat penelitian ini memiliki peran penting sebagai penyedia ilmu pengetahuan dan teknologi terkait metode rehabilitasi dan reintroduksi termasuk metode pada tahapan pelepasliaran. Selain itu, Pusat Penelitian Orang utan juga berperan sebagai wadah bagi peneliti untuk terlibat aktif dalam kegiatan penelitian terkait rehabilitasi dan reintroduksi orang utan.

Pusat Penelitian Orangutan yang berlokasi di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Samboja Km. 6 Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur ini secara teknis dikelola oleh Balitek KSDA. Bagi Balitek KSDA Samboja, keberadaan Pusat Penelitian Orangutan ini membantu upaya perlindungan terhadap kawasan KHDTK karena dilengkapi dengan sistem pengamanan yang cukup baik dan tenaga pengamanan yang berpengalaman.

Saat ini, di Pusat Penelitian Orangutan ada 6 orangutan dengan latar belakang yang berbeda-beda, yaitu Robin, Amalia, Eska, Tegar, Cantik dan Gonda.

 

Artikel Terkait:

Melihat Hutan dengan Mata Orangutan, Tema Kegiatan Pusat Penelitian Orangutan Tahun 2017

Di Pusat Penelitian Orangutan, Proses Rehabilitasi Meniru Perkembangan Alaminya

Write a comment

Komentar