Pelatihan Penerapan dan Akreditasi Jurnal Elektronik untuk Tingkatkan Jurnal Ilmiah Terakreditasi Nasional dan Internasional

Posted By lusi 08 September 2017 - 12:00 am

FORDA (Bogor, 7/9/2017)_Dalam rangka meningkatkan jurnal ilmiah terakreditasi nasional dan internasional, Direktorat Pengelolaaan Kekayaan Intelektual, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) mengadakan Pelatihan Penerapan dan Akreditasi Jurnal Elektronik di Auditorium R. Soediarto, Kampus BLI, Jl. Gunung Batu No. 5 Bogor, Kamis (07/09).

Dikatakan Suwitno, SE., Kasubdit Fasilitasi Jurnal Ilmiah, Ditjen Penguatan Riset dan Pengembangan, Kemenristekdikti saat membuka pelatihan, “Ini merupakan tahun pertama kami melakukan sosialisasi tata kelola jurnal dengan Open Journal System (OJS) untuk jurnal-jurnal yang dikelola oleh litbang atau kementerian/lembaga lainnya.”

Sampai saat ini masih ada 2 (dua) lembaga yang mengakreditasi jurnal, yaitu LIPI dan Kemenristekdikti. LIPI dengan Perka LIPI No. 3 Tahun 2014, sedangkan RISTEKDIKTI dengan Perdirjen DIKTI No. 1 Tahun 2014. Namun meskipun ada 2 lembaga akreditasi yang berbeda, tidak menjadikan masalah dalam penilaian karena pada dasarnya tata kelola jurnal instrumennya sama. “Harapan ke depan kita akan menggabungkannya.” Lanjut Suwitno.

Suwitno juga mengucapkan selamat karena hampir seluruh jurnal sudah terakreditasi LIPI, sekaligus mengharapkan agar jurnal yang sudah terakreditasi LIPI tersebut juga didaftarkan ke Sistem Akreditasi Jurnal (Arjuna) dan Sistem Indeksasi Sitasi (Sinta) sehingga jurnal tersebut bisa memiliki 2 (dua) akreditasi, baik LIPI maupun Kemenristekdikti.

Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Sosial Ekonomi dan Perubahan Iklim, Dr. Syaiful Anwar, M.Sc. dalam sambutannya menyambut baik pelatihan ini.

Dikatakan Syaiful, “Sebagai lembaga litbang kementerian, dalam pengelolaan jurnal ilmiah selama ini berkiblat dan melakukan akreditasi jurnal ke LIPI sebagai pembina pengelola jurnal lingkup kementerian/lembaga. Pelatihan ini akan membuka peluang Badan Penelitian, Pengembangan dan Inovasi (BLI) untuk menjajaki pengajuan akreditasi jurnal pada Kemenristek DIKTI.”

Lebih lanjut Syaiful mengatakan, “Saat ini BLI mengelola 18 jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh satker lingkup BLI yang tersebar di seluruh Indonesia, sebagai salah satu diseminasi hasil riset BLI. 17 jurnal tergabung dalam satu portal e-jurnal, Portal Publikasi BLI (www.ejurnal.forda-mof.org) dan 1 jurnal tidak tergabung dalam Portal Publikasi BLI (karena sudah launching sebelum portal publikasi diresmikan).

Dari 18 jurnal tersebut, 7 jurnal telah terakreditasi LIPI dan 11 Jurnal belum terakreditasi karena berbagai hal. Salah satu jurnal BLI yang berbahasa Inggris, Indonesia Journal of Forestry Research (IJFR) sudah mendapat status Jurnal Internasional dari LIPI, sedangkan Jurnal Penelitian Wallacea selain terakreditasi LIPI juga telah terakreditasi RISTEKDIKTI,” Kata Syaiful.

Syaiful berharap, “Tindak lanjut hasil pelatihan ini dapat digunakan untuk memperbaiki dan melengkapi portal masing-masing jurnal untuk memenuhi persyaratan akreditasi, disamping itu peserta juga mendapatkan pemahaman dan solusi dalam mengelola jurnal elektronik untuk mempertahankan dan mendapatkan kembali akreditasinya, baik akreditasi LIPI maupun DIKTI, dan para peserta juga dapat saling sharing pengelolaan jurnal di instansi masing-masing, sehingga bisa menjadi solusi atas permasalahan pada jurnal lainnya.” Kata Syaiful.

Diakhir sambutan Syaiful juga berharap pelatihan ini dapat berjalan efektif dan masing-masing fihak dapat mengimplementasikan proses bisnis e-jurnal dan melakukan akreditasi secara elektronik. Selain itu, pelatihan ini juga bermanfaat dan perlu diupayakan terus menerus terutama kepada para pihak yang terlibat dalam proses penerbitan jurnal, terutama dewan redaksi, mitra bestari dan sekretariat redaksi pengelola jurnal.”

Pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan mutu manajemen pengelolaan jurnal ilmiah ini menghadirkan narasumber dari Tim Pakar Kemenristekdikti, Perguruan Tinggi dan LIPI, dengan materi : 1) Pengenalan Sistem Akreditasi Jurnal dan Sistem Indeksasi dan Sitasi (Sinta) oleh Prof. Agus Subekti dari Universitas Jember; 2) Verifikasi dan Evaluasi Diri Arjuna dan Kelengkapannya oleh Lukman dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia; 3) Gaya Selingkung Portal E-Journal sesuai Instrumen Akreditasi Arjuna oleh Kahar Mudzakhar dari Universias Jember; 4) Setup Website E-Journal  dan Kelengkapannya sesuai yang dibutuhkan Akreditasi Arjuna oleh Daniel Oranova Siahaan dari Institut Teknologi Surabaya; dan 5) Uploud Dokumen Review per artikel per reviewer oleh Achmad Maududie dari Universias Jember.

Pelatihan diikuti oleh + 50 orang pengelola jurnal ilmiah lingkup Litbang dari seluruh Kementerian dan Lembaga yang telah menggunakan aplikasi jurnal elektronik.***LG

Write a comment

Komentar