Logo Pusat Unggulan Iptek, Modal Penting Mendapatkan Dana Litbang Alternatif

Posted By Rizda 03 August 2017 - 08:44 am

B2P2BPTH (Yogyakarta, 01/08/2017)_Ke depan, PUI akan menjadi modal penting bagi institusi litbang dan Perguruan Tinggi di Indonesia untuk mendapatkan sumber anggaran litbang alternatif mengingat sekarang sumber dana APBN/APBD semakin menurun setiap tahunnya. 

Hal ini disampaikan Yudho Baskoro, Msi, MPP, anggota tim Pusat Unggulan Iptek (PUI) Kemenristek Dikti saat berkunjung ke kantor B2P2BPTH, Yogyakarta, Senin (31/07). 

Salah satu contohnya, dampak logo PUI yang telah disandang Balai Besar Litbang Bioteknologi dan Pemuliaan tanaman Hutan (B2P2BPTH) Yogyakarta pada tahun 2016 ini telah dirasakan langsung, yaitu ketika pendanaan proposal litbang kayuputih disetujui oleh Kementerian Ristek Dikti. 

“B2P2BPTH Yogyakarta termasuk 3 lembaga yang ditetapkan langsung sebagai PUI dengan nilai akhir 831,53 point. Artinya harus tetap dipertahankan agar dalam evaluasi akhir tahun bisa mempertankan nilai yang telah dicapai,” kata Yudho.

Terkait itu, Prof. Dr. Ir. Moh. Na’iem, Guru Besar Fakultas Kehutanan UGM selaku anggota supervisor kegiatan supervisi dan monitoring PUI mengatakan, capaian hasil litbang B2P2BPTH Yogyakarta telah diakui, tidak hanya lingkup nasional, tapi juga internasional. Salah satunya adalah penelitian di laboratorium DNA yang sekarang tidak hanya menangani flora namun juga fauna.

“Sumberdaya peneliti yang mumpuni dalam jumlah yang cukup dan sarana laboratorium DNA yang canggih mungkin di Indonesia belum ada yang menyaingi,” kata Prof. Na’iem. 

Terkait itu, Dr. Anto Rimbawanto, peneliti B2P2BPTH berharap potensi besar yang dimiliki B2P2BPTH ini harus didukung oleh anggaran yang layak. “Bagaimana mungkin kita bisa menghasilkan jurnal internasional jika anggaran penelitiannya sangat terbatas?,” kata Dr. Anto Rimbawanto, peneliti B2P2BPTH. 

“Para peneliti harus mulai gresek-gresek  untuk mencari sumber dana alternatif memanfaatkan PUI yang disandang oleh kantor kita,” tambah Dr. Anto. 

PUI merupakan salah satu sumber anggaran yang sangat dibutuhkan dalam mendukung penguatan kapasitas internal lembaga, penguatan kapasitas riset dan pengembangan, serta penguatan kapasitas diseminasi. 

Dari Yudho diketahui bahwa pada tahun ini kategori PUI selain untuk perguruan tinggi dan litbang juga ada PUI daerah. 

“Ini merupakan aspirasi anggota DPR agar Menristek Dikti memberi kesempatan kepada daerah untuk meningkatkan kualitas hasil ipteknya dalam mendukung perkembangan daerah di seluruh Indonesia,” kata Yudho. 

Berdasarkan laporan Priyo Kusemedi, S.Hut, MP, Kabag. Umum B2P2BPTH bahwa realisasi keuangan kegiatan PUI Pemuliaan tanaman Hutan Tropis tahun 2017 tahap pertama telah mencapai 98%. 

“Beberapa kegiatan yang sudah dilakukan antara lain penyusunan beberapa SOP, FGD Pembangunan Sumber Benih, Workshop DNA Forensik Flora dan Fauna, pameran dalam rangka 200 Kebun Raya Bogor, partisipasi para peneliti dan pameran dalam rangka IUFRO INAFOR 2017, dan Workshop Bioinformatika,” kata Priyo. 

Acara ini dihadiri oleh anggota tim sekretariat PUI B2P2BPTH yang terdiri dari unsur peneliti, pejabat struktural dan staf serta Prof. Dr. Ir. Moh. Na’iem selaku anggota supervisor PUI Pemuliaan tanaman Hutan Tropis.***LH

Write a comment

Komentar