Kebangkitan Sektor Kehutanan dan Pelestarian Lingkungan

Posted By Rizda 14 April 2017 - 12:00 am

FORDA (Jakarta, 13/04/2017)_Mengusung tema “Kebangkitan Sektor Kehutanan dan Pelestarian Lingkungan”, The 9th IndoGreen Environment & Forestry Expo 2017 merupakan salah satu upaya penyebarluasan informasi di bidang lingkungan hidup dan kehutanan.

Kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisasikan program pemerintah di bidang lingkungan hidup dan kehutanan, peningkatan partisipasi masyarakat dan dunia usaha dalam pengelolaan hutan dan pelestarian lingkungan, serta penyebarluasan informasi tentang potensi usaha pengelolaan hasil hutan. Selain itu, juga untuk memfasilitasi investasi sektor kehutanan, menciptakan pola kemitraan dalam pengelolaan hutan dan hasil hutan serta menjadi media pengayaan pengetahuan tentang pengelolaan hutan lestari.

Demikian sambutan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) yang dibacakan Sekretaris Jenderal Kementerian LHK, Dr. Ir. Bambang Hendroyono, MM. saat membuka pameran IndoGreen Environment & Forestry Expo ke-9 Tahun 2017 di Hall B Jakarta Convention Center, Senayan Jakarta, Kamis (13/4).

“Pameran ini juga menampilkan potensi sumber daya hutan dan pemanfaatannya dari hulu hingga ke hilir, yang merupakan momentum yang tepat untuk mempererat kesatuan langkah institusi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kementerian Kehutanan yang telah bergabung menjadi KLHK,” kata Bambang.

Sebagaimana diketahui, hutan memiliki potensi yang sangat tinggi. Selain sebagai sumber energi terbarukan yang dapat mensubstitusi energi bahan bakar fosil, pohon sebagai peneduh juga turut menurunkan emisi as rumah kaca.

Dalam pameran ini, Badan Litbang dan Inovasi berkontribusi memperkenalkan hasil penelitian dari berbagai aspek, salah satunya tentang struktur anatomi kayu dan fosil kayu. Kepada pengunjung, dijelaskan sekilas bagaimana cara mengidentifikasi jenis kayu dan fosil kayu serta manfaatnya. Dengan mengidentifikasi jenis kayu dan umurnya, dapat diketahui jenis pohon apa yang tumbuh di suatu daerah pada masa lalu, dimana saat ini jenis-jenis itu sudah punah.

Pada pembukaan kegiatan ini, KLHK meluncurkan dua sarana publikasi, yaitu penerbitan Majalah Hijau  dan website Pojok Iklim.  Penerbitan Majalah Hijau dengan ikon Serangga Capung ini adalah bentuk pelayanan informasi publik dalam memperoleh informasi yang lebih mendetail terkait program-program pembangunan bidang LHK dan kinerja yang dilaksanakan oleh KLHK.

Majalah Hijau ini dapat diunduh pada website ppid.menlhk.go.id. Sedangkan Pojok Iklim yang dapat diakses melalui website pojokiklim.menlhk.go.id. lahir karena para pemangku kepentingan menginginkan adanya sarana diskusi tentang perubahan iklim melalui media komunikasi.

Yang istimewa dari kegiatan kali ini adalah keikutsertaan 30 Taman Nasional yang memberikan edukasi dan informasi tentang keindahan taman nasional yang ada di Indonesia.

Kegiatan rutin yang diselenggarakan KLHK bekerjasama dengan PT.  Wahyu Promo Citra sejak tahun 2009 ini diikuti 98 peserta yaitu lingkup KLHK, BUMN/BUMS, asosiasi, lembaga penelitian. Selain itu turut hadir perusahaan kehutanan, pertambangan dan perusahaan lain yang memiliki perhatian pada pelestarian lingkungan dan pengelolaan hutan. Pihak swasta yang hadir diharapkan dapat mendukung peningkatan kesadaran masyarakat dalam terus melestarikan dan menjaga lingkungan.

Pameran yang digelar selama 4 hari, 13-16 April 2017 ini dimeriahkan oleh sejumlah acara pendukung, diantaranya talkshow, kunjungan ke Taman Nasional, presentasi, Business Matching, seminar dan bedah buku, lomba menggambar, lomba fotografi, Green Acoustic Festifal, dongeng, dan dimeriahkan pula oleh Fun Dance & DJ Performance.***LG

 

Write a comment

Komentar