Penandatanganan Prasasti Pusat Penelitian Orangutan dan Kerjasama Balitek KSDA dengan Para Pihak

Posted By Rizda 15 March 2017 - 04:13 am

Balitek KSDA (Samboja, 11/03/2017)_Masih dalam rangkaian kunjungan kerjanya, setelah meresmikan "Trek Henry Bastaman" di KHDTK Samboja, Kepala Badan Litbang dan Inovasi (BLI) melakukan penandatanganan prasasti yang akan disematkan pada monumen patung orangutan warisan Will Smith, pendiri Herbarium Wanariset dan Yayasan Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF). 

Patung ini diletakkan di halaman kantor Balitek KSDA sebagai tanda peresmian Balitek KSDA sebagai Pusat Penelitian Orangutan (Orangutan Research Center). 

Selain itu, dalam mendukung upaya konservasi sumber daya alam, Kabadan juga melakukan penandatanganan Mou kerjasama Balitek KSDA dengan para pihak. 

Dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Timur dan Yayasan Jejak Pulang, Balitek KSDA bekerjasama tentang konservasi dan penelitian orangutan dan habitatnya. Dengan Akademi Farmasi Samarinda, Balitek KSDA bekerjasama tentang penelitian, pengembangan, dan pendidikan di bidang tumbuhan obat. 

Kerjasama lainnya, yaitu dengan Pertamina Refinery Unit V Balikpapan tentang pengelolaan dan pengembangan Hutan Gunung Sepuluh Timur Wana Patra Lestari sebagai area konservasi flora dan fauna situs sejarah Sumur Mathilda. 

"Kerjasama Konservasi dan Penelitian Orangutan beserta Habitatnya dilakukan untuk mendukung upaya perlindungan orangutan beserta habitatnya, mendukung upaya penyelamatan rehabilitasi, reintroduksi dan pelepasliaran orangutan di wilayah kerja BKSDA Kalimantan Timur, selain itu untuk memperoleh paket ilmu pengetahuan dan teknologi konservasi orangutan beserta habitatnya," kata Fransisca Emilia, S.Hut, M.Si, bagian Kerjasama Balitek KSDA. 

Terkait penelitian, pengembangan dan pendidikan dalam bidang tumbuhan obat, Sisca menegaskan bahwa kerjasama ini dilakukan dalam ruang lingkup penelitian dan pengembangan tumbuhan obat dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia antar kedua lembaga. 

"Kerja sama dengan Pertamina dilakukan untuk mendukung pengelolaan dan pengembangan Hutan Gunung Sepuluh Timur Wana Patra Lestari sebagai ara konservasi flora dan fauna situs sejarah Sumur Mathilda. Kerja sama ini diawali dengan identifikasi kondisi dan potensi flora, fauna dan sosial budaya situs sejarah Sumur Mathilda di area konservasi Revinery Unit (RU) V, interpretasi lingkungan di area konservasi RU V, program konservasi alam, dan publikasi hasil penelitian," jelas Sisca. 

Dalam kunjungan kali ini, Kabadan juga melakukan pembinaan pegawai Balitek KSDA dan mengunjungi Herbarium Wanariset Samboja.***ADS

Write a comment

Komentar