Konversi Lahan untuk Pemukiman, Ancaman Serius Bagi Ketahanan Pangan

Posted By Tuti 15 March 2017 - 01:11 am

Balitek DAS (Solo, 14/03/2017)_Kebutuhan pemukiman di Indonesia semakin tahun semakin meningkat seiring dengan pertumbuhan penduduk yang juga semakin meningkat. Bahkan untuk memenuhi kebutuhan tersebut, banyak lahan yang dikonversi sehingga mengganggu pemenuhan kebutuhan manusia lainnya, seperti pemenuhan pangan.

“Konversi lahan, terutama pertanian untuk pemukiman merupakan ancaman serius terhadap ketahanan pangan nasional karena dampaknya bersifat permanen,”kata Alvian F.A., Peneliti Balai Litbang Teknologi  Pengelolaan (Balitek) DAS.

Lebih lanjut, Alvian menyatakan bahwa selain faktor pertumbuhan penduduk masih ada faktor lain mempengaruhi konversi lahan yaitu adanya pengaruh investor asing kepada para petani untuk menjual lahannya dengan harga yang tinggi.

“Fenomena ini menyebabkan perubahan pada sistem penghidupan petani,”kata Alvian.

“Banyak petani, terutama petani kecil dengan sumberdaya alam dan finansial terbatas, serta tingkat pendidikan yang rendah mencari tamahan pendapatan di luar kegiatan tani,”tambahnya.

Alvian menyatakan bahwa berkurangnya minat kerja pada sektor pertanian juga terjadi pada generasi muda. Banyak pemuda yang lebih suka pindah ke kota atau kerja di sektor industri atau lainnya. Kondisi ini menyebabkan penurunan jumlah tenaga kerja pada sektor pertanian.

“Keterbatasan sumber daya lahan, tenaga kerja dan anggaran menyebabkan produktifitas usaha tani sulit ditingkatkan, sehingga tidak bisa mengimbangi pemenuhan kebutuhan pangan saat ini,”kata Alvian.

Terkait hal tersebut, Alvian berharap bahwa agar pemerintah setempat sebaiknya mematuhi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), tegas dalam memberikan perijinan kepada developer perumahan, serta  memberikan dukungan kepada petani. Dukungan tersebut bisa berupa pembangunan sarana infrastruktur pengairan serta intensifikasi agar petani dapat menerapkannya sehingga hasil panen dapat meningkat.

“Pembangunan wilayah pada dasarnya tidak hanya membangun kemakmuran wilayahnya saja tetapi juga membangun kemakmuran penduduk di dalam wilayah tersebut,”tegas Alvian. ****

 

Informasi Selengkapnya:

Balai Litbang Teknologi Pengelolaan DAS

url : http://dassolo.litbang.menlhk.go.id atau  http://balitekdas.org

Jl. Jend. A. Yani Pabelan Kotak Pos 295, Surakarta 57012, Telp.  0271 - 716709, Fax.   0271 - 716959

Write a comment

Komentar