Akrabkan Diri dengan Media, BLI Adakan Jumpa Pers

Posted By Tuti 08 March 2017 - 09:21 am

FORDA (Bogor, 08/03/2017)_Bebagai cara dilakukan oleh Badan Litbang dan Inovasi (BLI) untuk mengekspose hasil penelitiannya sehingga dapat dimanfaatkan oleh pengguna. Salah satunya adalah merangkul media. Terkait hal tersebut, BLI telah mengadakan acara “Jumpa Pers Badan Litbang dan Inovasi” di Kampus BLI Gunung Batu – Bogor, Rabu (08/03).

Trigger (picu) kegiatan ini adalah dari Mas Subagyo (Pers Antara) pada saat dialog pimpinan KLHK dengan media di Ciwidey (23/03),”kata Dr. Henri Bastaman, M.Es., Kepala BLI (Kabadan) saat menyampaikan sambutannya.  

Disadari bahwa dalam pertemuan tersebut, Subagyo menyatakan bahwa litbang tidak dikenal dan diketahui oleh media, padahal litbang strategis untuk mengangkat berita positif di KLHK. Selain itu, litbang juga dikenal sebagai rumah hantu dimana ada ketakutan media untuk berkunjung karena birokrasinya agak rumit, sedangkan media berkeinginan prosedurnya simple/sederhana.

“Ini yang kita sebut Kampus BLI Gunung Batu. Menurut saya eksotik. Satu komplek yang lengkap dimana ada arboretum, herbarium dan xylarium,”kata Kabadan memperkenalkan Kampus BLI Gunung Batu.

Kabadan menyatakan bahwa kampus BLI Gunung Batu Bogor ini sudah digunakan untuk kegiatan riset sejak tahun 1913 yang saat itu dikenal dengan Bosbouw Proef Station Voor Het Boswezen. Banyak teknologi di masa lampau dan sebagian besar peninggalan Belanda masih digunakan oleh BLI, meskipun sudah ketinggalan.

“Untuk lebih mengenal BLI, nanti ada kesempatan untuk keliling. Saya harapkan apa yang kita lihat bisa mentrigger lebih dalam ada apa di BLI,”kata Kabadan.

“Semoga kita bisa ketemu format. Kami betul hargai dan apresiasi Mas Subagyo, bagaimana kita ekspose hasil litbang karena materinya banyak tapi komunikasinya perlu upaya lebih dari bidang lainnya,”tambah Kabadan.

Kabadan berharap bahwa kegiatan jumpa pers dengan BLI bisa dilaksanakan secara rutin tiap bulan sekali untuk meningkatkan diseminasi hasil litbang. Bahkan lokasinya tidak hanya di Kampus BLI Gunung Batu-Bogor, tetapi bisa juga di UPT BLI yang ada di daerah. Rencananya bulan depan akan dilaksanakan di Yogya.

Acara yang dihadiri oleh kurang lebih 19 orang dari 17 media tersebut dimeriahkan dengan dialog interaktif “Ekspedisi Keanekaragaman Hayati Pulau Pejantan” yang disampaikan oleh Dr. Ir. Hendra Gunawan, M.Si., Peneliti Pusat Litbang Hutan (P3H) sekaligus Ketua Tim Ekspedisi dan  “Perlindungan Ekosistem Esensial di Pulau Pejantan” oleh Ir. Antung Deddy Radianyah, MP., Direktur Bina Pengelolaan Ekosistem Esensial.

Selain itu, kegiatan tersebut juga dimeriahkan dengan pelepasan 4 (empat) ekor rusa timor (cervus timorensis) serta penanaman 3 jenis tanaman oleh media, yaitu jamblang, kapur dan gandaria.

Rusa timor yang dilepas pada kegiatan tersebut terdiri dari 3 ekor indukan dan 1 ekor anakan. Pelepasan rusa timor tersebut dilakukan oleh Kabadan, wartawan Antara (Subagyo) dan Reporter Kompas TV (Mutiara). Keberadaan rusa timor ini bertujuan untuk memperlihatkan kepada masyarakat bahwa di Kampus BLI Gunung Batu – Bogor ada research center terutama terkait konservasi.

“Ini bisa memotivasi masyarakat tentang konservasi lingkungan sehingga akan tertanam jiwa riset konservasi alam dan cinta terhadap lingkungan,”kata Dr. Kirsfianti L.Ginoga, M.Sc., Kepala Pusat Litbang Hutan (P3H).

Kirsfianti berharap dengan keberadaan rusa timor di Kampus BLI Gunung Batu Bogor ini bisa lebih mendekatkan riset kepada masyarakat.

Kegiatan jumpa pers ditutup dengan kunjungan ke beberapa laboratorium, yaitu herbarium, koffco, mikroba/gaharu, ruang display hasil hutan serta xylarium. ***THS.

 

Artikel tekait:

Media diharapkan bisa Diseminasikan Hasil Litbang

Write a comment

Komentar