Tingkatkan Interaksi yang Sinergis, Pimpinan KLHK Gelar Dialog dengan Media

Posted By lusi 27 February 2017 - 01:31 am

Jakarta, Biro Humas Kementerian LHK, Minggu, 26 Februari 2017: Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada para media binaan Kementerian LHK yang selama ini telah bekerja mendukung publikasi informasi kinerja KLHK. Dalam acara Dialog Pimpinan Kementerian LHK dengan Media yang digelar Kamis (23/02/2017) di Taman Wisata Alam (TWA) Telaga Patengan, Menteri LHK mengatakan pentingnya keterbukaan informasi yang didukung dengan narasumber dan data-data yang kuat. 

 
“Hal (dialog) ini merupakan sebuah permulaan untuk interaksi yang baik dan lebih terbuka antara pimpinan di KLHK dan media. Selama ini sudah ada interaksi dengan media, namun belum dapat terlayani dengan optimal, karena banyaknya kesibukan-kesibukan yang tidak dapat ditinggalkan”, ujar Siti Nurbaya.
 
Mendukung pernyataan Siti Nurbaya, Sekretaris Jenderal KLHK Bambang Hendroyono menyampaikan bahwa KLHK bersepakat untuk membuka saluran informasi kepada media sedekat-dekatnya dan seluas-luasnya dalam hal dukungan data dan informasi. “Saat ini sedang dilakukan pembenahan pengelolaan sistem informasi, yang disiapkan oleh Biro Humas KLHK dengan menjalin kontak person pada setiap unit Eselon I teknis. Ketika muncul isu-isu bidang lingkungan hidup dan kehutanan di publik, mohon agar media dapat mendukungnya dengan baik”, jelas Bambang.
 
Dialog ini mengundang para pimpinan Eselon I, Eselon II, dan 15 media yang tergabung dalam Forum Wartawan LHK sebagai media mitra KLHK, dan lima media lokal. Ketua Forum Wartawan LHK berterima kasih atas diselenggarakannya acara ini, dan disampaikan bahwa komunikasi dengan para pimpinan KLHK selama ini telah berjalan dengan baik, tetapi masih perlu diefektifkan dengan waktu tenggat masing-masing media untuk publikasi yang optimal. 
 
Dalam rangka memperkuat publikasi data dan informasi bidang LHK, pada kesempatan ini masing-masing Direktur Jenderal dan Kepala Badan menyampaikan paparan terkait program kerja dan isu strategis di bidangnya. Dengan demikian, diharapkan hal-hal tersebut dapat terinformasikan kepada publik dengan baik. 
 
“Peran KLHK dalam mendukung pembangunan, selain dalam pengelolaan lahan hutan, juga terkait erat dengan penyelesaian permasalahan lingkungan, seperti pencemaran limbah, pengelolaan sampah, dampak perubahan iklim, dan bahkan upaya penegakan hukum dalam menangani tindak pidana LHK”, Bambang menambahkan. 
 
Beberapa hal penting yang dapat menjadi perhatian dalam menjalankan program kerja KLHK antara lain yaitu :
1. Pengelolaan sumber daya berbasis potensi untuk pemanfaatan secara berkelanjutan.
2. Optimalisasi Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) untuk bekerja pada tingkat tapak dan peningkatan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). 
3. Aplikasi perencanaan daerah dan perencanaan lingkungan dalam tata lingkungan. 
4. Monitoring media dalam reforma agraria agar tepat sasaran.
5. Pemerataan ekonomi masyarakat dengan memberikan akses kelola terhadap hutan melalui perhutanan sosial. 
6. Pengelolaan sampah bersama komunitas-komunitas secara gotong royong dan bertanggung jawab.
7. Pengelolaan limbah yang inovatif dalam mengurangi pencemaran lingkungan.
8. Penegakan hukum yang cepat dan tegas terhadap pelaku tindak pidana LHK melalui instrumen administrastif dan hukum pidana atau perdata.
9. Dukungan anggaran dalam kinerja KLHK melalui peningkatan APBN dengan skala prioritas. 
10. Pentingnya akuisisi perubahan iklim dalam pembangunan, program kampung iklim, dan penggabungan sistem informasi indeks kerentanan perubahan iklim, 
11. Peningkatan inovasi penelitian bidang LHK yang dapat mendukung upaya penegakan hukum. 
12. Perlindungan konservasi keanekaragaman hayati di dalam kawasan konservasi dan kawasan ekosistem esensial. 
 
Acara dialog juga diperkaya dengan agenda pelepasliaran satwa Elang Jawa, penanaman pohon di kawasan TWA Telaga Patengan, Provinsi Jawa Barat, dialog dengan masyarakat Tani Hutan di sekitar kawasan, serta kunjungan ke obyek wisata Kawah Putih yang dikelola Perum Perhutani, pada hari Jum’at (24/02/2017). Dengan adanya dialog ini, diharapkan segala informasi bidang LHK dapat diterima dengan baik oleh media untuk dapat dikemas menjadi berita yang positif sekaligus media edukasi bagi publik. (***)
Write a comment

Komentar