Komitmen Semua Unsur, Kunci Mempertahankan Gelar Pusat Unggulan IPTEK

Posted By Rizda 17 February 2017 - 11:05 am

B2P2BPTH (Yogyakarta, 16/02/2017)_Menurut Yudho Baskoro, MSi, MPP. dari Kemenristek DIKTI, komitmen semua unsur pada instansi atau lembaga penelitian yang mendapatkan sertifikat dan plakat Pusat Unggulan Iptek (PUI) merupakan kunci untuk dapat mempertahankannya. Komitmen ini mulai dari kegiatan pengisian borang, penyusunan proposal, masterplan, rencana kerja, penandatanganan kontrak serta pelaksanaan dan evaluasi kegiatan.

Hal ini disampaikan Yudho saat memberikan Asistensi Teknis Penajaman Fokus PUI tahun 2017 di Ruang Rapat Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Pemuliaan tanaman Hutan (B2P2BPTH) Yogyakarta, Selasa (14/02).

B2P2BPTH Yogyakarta merupakan salah satu dari 3 lembaga yang ditetapkan sebagai peraih gelar PUI langsung dengan nilai akhir 831,53. Untuk dapat mempertahankan nilai tersebut, maka selain komitmen bersama juga perlu kerja keras dalam memenuhi beberapa capaian indikator kinerja per tahun yang sudah ditetapkan.

“Oleh karena itu, harus punya strategi bersama bagaimana bisa mencapai beberapa indikator kinerja seperti 20 publikasi ilmiah nasional, 5 publikasi ilmiah internasional, 5 kerjasama nasional, 1 kerjasama internasional, 3 orang sebagai narasumber/pembicara, dan 5 pemakalah dalam 1 tahun,” kata Yudho kepada wakil dari 3 instansi penelitian di DIY peraih PUI yang hadir.

3 instansi/lembaga penelitian tersebut yaitu B2P2BPTH Yogyakarta; Balai Besar Kulit, Karet dan Plastik, Kementerian Perindustrian; serta Balai Penelitian Teknologi Bahan Alam, LIPI.

Menanggapi hal tersebut, Ir. Tandya Tjahjana, M.Si, Kepala B2P2BPTH dalam sambutan pembukaannya berharap ke-3 lembaga peraih PUI baru yang ada di DIY ini dapat saling bersinergi. Hal ini penting agar peran inovasi dan teknologi yang dihasilkan dapat memiliki manfaat nyata pada pengguna akan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi.

“Pemanfaatan inovasi dalam negeri akan memberi dampak signifikan pada pertumbuhan ekonomi bangsa sehingga semakin bisa bersaing di tingkat global, seperti di era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) sekarang ini,” harap Tandya.

Acara ditutup dengan pemberian cenderamata berupa beberapa publikasi yang dihasilkan B2P2BPTH oleh Kepala B2P2BPTH kepada Yudho Baskoro, Msi, MPP dan 2 perwakilan instansi peraih PUI yang hadir pada acara ini.***

Write a comment

Komentar